25 C
Gresik
Monday, 30 January 2023

Geram, Ratusan Ultrasmania Gresik Menuntut Liga 2 Dilanjutkan

GRESIK-Ratusan Ultras Gresik turun ke jalan untuk berdemo menuntut agar liga 2 tetap dilanjutkan. Dengan membawa spanduk bertuliskan PSSI Miskin Prestasi, Kembalikan Liga 2 serta PSSI Tak Becus’, dan PSSI Ladang Korupsi’, sekitar 250 orang massa suporter ultras mendatangi kantor Askab PSSI Kabupaten Gresik. Dengan mengenakan jersey kebanggaan warna kuning, Suporter meneriakan yel-yel salam satu jiwa dan meminta liga 2 tetap dilanjutkan.

Ketua Umum Ultras Gresik Thoriqi Fajrin kedatangan dirinya bersama suporter Ultras Gresik ke Askab PSSI Gresik mendorong supaya liga 2 tetap dilanjutkan. “Melalui aspirasi ini, kami meminta PSSI Askab PSSI Kabupaten Gresik meneruskan ke Asprov PSSI Jatim lalu dilanjutkan ke PSSI pusat,” ujarnya, Kamis (19/01).

Selain melakukan orasi, perwakilan suporter ultras dan pengurus PSSI Kabupaten Gresik melakukan kesepakatan bersama menandatangi surat pernyataan.  Ada empat tuntutan suporter ultras yang disampaikan. Pertama, menolak dengan tegas pemberhentian liga 2 dan 3 musim 2022-2023. Kedua, hasil pernyataan ini akan diteruskan ke Asprov PSSI Jatim. Selanjutnya, menyerukan kepada seluruh wadah suporter Indonesia melakukan pernyataan bersama. Terakhir, mendorong pengelolah sepak bola liga 2 dan 3 bersama-sama melakukan upaya hukum ke agar liga 2 tetap dilanjutkan.

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Kabupaten Gresik Rofiqi mengungkapkan pihaknya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh suporter ultras mendukung kelanjutan liga 2. Bahkan, pihaknya juga membuat keputusan bersama yang ditandatangani oleh Ketua Askab PSSI Gresik, Ketua KONI, dan Ketua Umum Ultras Gresik serta manajemen Gresik United. “Kami setuju liga 2 dilanjutkan. Sebagai bentuk keseriusannya Askab PSSI Kabupaten Gresik menandatangani kesepakatan bersama lalu diteruskan ke Asprov PSSI Jatim dan PSSI pusat,” ungkapnya.

Lima poin yang ditandatangani bersama antara lain Askab PSSI Kabupaten Gresik mendukung penuh aksi suporter ultras. Selanjutnya, Askab PSSI Gresik bersama-sama dengan suporter ultras dan seluruh stake holder sepak bola Indonesia menolak pemberhentian liga 2. Kemudian mendukung liga 1 dihentikan apabila liga 2 dan 3 tidak dilanjutkan. Mendesak pemerintah melalui Kemenpora untuk berkomunikasi dengan PSSI mengupayakan liga 2 dilanjutkan. Poin terakhir mengapresiasi suporter ultras sebagai suporter garda terdepan menyuarakan gerakan aksi suporter secara nasional.(yud/han)

GRESIK-Ratusan Ultras Gresik turun ke jalan untuk berdemo menuntut agar liga 2 tetap dilanjutkan. Dengan membawa spanduk bertuliskan PSSI Miskin Prestasi, Kembalikan Liga 2 serta PSSI Tak Becus’, dan PSSI Ladang Korupsi’, sekitar 250 orang massa suporter ultras mendatangi kantor Askab PSSI Kabupaten Gresik. Dengan mengenakan jersey kebanggaan warna kuning, Suporter meneriakan yel-yel salam satu jiwa dan meminta liga 2 tetap dilanjutkan.

Ketua Umum Ultras Gresik Thoriqi Fajrin kedatangan dirinya bersama suporter Ultras Gresik ke Askab PSSI Gresik mendorong supaya liga 2 tetap dilanjutkan. “Melalui aspirasi ini, kami meminta PSSI Askab PSSI Kabupaten Gresik meneruskan ke Asprov PSSI Jatim lalu dilanjutkan ke PSSI pusat,” ujarnya, Kamis (19/01).

Selain melakukan orasi, perwakilan suporter ultras dan pengurus PSSI Kabupaten Gresik melakukan kesepakatan bersama menandatangi surat pernyataan.  Ada empat tuntutan suporter ultras yang disampaikan. Pertama, menolak dengan tegas pemberhentian liga 2 dan 3 musim 2022-2023. Kedua, hasil pernyataan ini akan diteruskan ke Asprov PSSI Jatim. Selanjutnya, menyerukan kepada seluruh wadah suporter Indonesia melakukan pernyataan bersama. Terakhir, mendorong pengelolah sepak bola liga 2 dan 3 bersama-sama melakukan upaya hukum ke agar liga 2 tetap dilanjutkan.

-

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Kabupaten Gresik Rofiqi mengungkapkan pihaknya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh suporter ultras mendukung kelanjutan liga 2. Bahkan, pihaknya juga membuat keputusan bersama yang ditandatangani oleh Ketua Askab PSSI Gresik, Ketua KONI, dan Ketua Umum Ultras Gresik serta manajemen Gresik United. “Kami setuju liga 2 dilanjutkan. Sebagai bentuk keseriusannya Askab PSSI Kabupaten Gresik menandatangani kesepakatan bersama lalu diteruskan ke Asprov PSSI Jatim dan PSSI pusat,” ungkapnya.

Lima poin yang ditandatangani bersama antara lain Askab PSSI Kabupaten Gresik mendukung penuh aksi suporter ultras. Selanjutnya, Askab PSSI Gresik bersama-sama dengan suporter ultras dan seluruh stake holder sepak bola Indonesia menolak pemberhentian liga 2. Kemudian mendukung liga 1 dihentikan apabila liga 2 dan 3 tidak dilanjutkan. Mendesak pemerintah melalui Kemenpora untuk berkomunikasi dengan PSSI mengupayakan liga 2 dilanjutkan. Poin terakhir mengapresiasi suporter ultras sebagai suporter garda terdepan menyuarakan gerakan aksi suporter secara nasional.(yud/han)

Most Read

Berita Terbaru