alexametrics
28 C
Gresik
Tuesday, 5 July 2022

Sudah Setahun PSSI Gresik Vakum Tanpa Kegiatan

GRESIK – Pandemi covid-19 membuat Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Gresik tidak memiliki kegiatan. Bagaimana tidak, hingga kini Polisi masih belum juga memberikan izin keramaian. Sehingga, baik liga I maupun Liga 2 tidak bisa bergulir.

“Kondisi ini sangat berpengaruh pada pembibitan pemain muda. Mereka selama satu tahun ini lebih banyak menganggur,” ujar Sekretaris PSSI Gresik Syamsul Arifin.

Dikatakan, pihaknya berharap segera ada solusi terhadap pandemi covid-19. Serta meminta agar liga tetap bisa diputar tahun ini. “Harapan kami tetap agar liga bisa diputar tahun ini. Agar para pemain bisa kembali turun lapangan,” ungkap dia.

Sementara itu, CEO PSG Gresik FC, Bisri Affandi mengatakan pihaknya memilih mematuhi dan mengikuti apapun yang sudah menjadi keputusan pemerintah dan PSSI. Karena semua demi kebaikan  bersama. “Mau bagaimana lagi, kondisinya memang seperti ini. Kami ikut aturan saja,” terangnya.

Menurut dia, pihaknya sebenarnya sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk bertarung pada liga 2. “Kalau dibilang rugi ya rugi. Tapi mau bagaimana lagi. Demi keselamatan bersama semua harus mengikuti anjuran pemerintah,” imbuhnya. (jar/rof)

GRESIK – Pandemi covid-19 membuat Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Gresik tidak memiliki kegiatan. Bagaimana tidak, hingga kini Polisi masih belum juga memberikan izin keramaian. Sehingga, baik liga I maupun Liga 2 tidak bisa bergulir.

“Kondisi ini sangat berpengaruh pada pembibitan pemain muda. Mereka selama satu tahun ini lebih banyak menganggur,” ujar Sekretaris PSSI Gresik Syamsul Arifin.

Dikatakan, pihaknya berharap segera ada solusi terhadap pandemi covid-19. Serta meminta agar liga tetap bisa diputar tahun ini. “Harapan kami tetap agar liga bisa diputar tahun ini. Agar para pemain bisa kembali turun lapangan,” ungkap dia.

-

Sementara itu, CEO PSG Gresik FC, Bisri Affandi mengatakan pihaknya memilih mematuhi dan mengikuti apapun yang sudah menjadi keputusan pemerintah dan PSSI. Karena semua demi kebaikan  bersama. “Mau bagaimana lagi, kondisinya memang seperti ini. Kami ikut aturan saja,” terangnya.

Menurut dia, pihaknya sebenarnya sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk bertarung pada liga 2. “Kalau dibilang rugi ya rugi. Tapi mau bagaimana lagi. Demi keselamatan bersama semua harus mengikuti anjuran pemerintah,” imbuhnya. (jar/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/