alexametrics
28 C
Gresik
Sunday, 22 May 2022

Mahasiswa UMG Ajak Warga Bikin Handsanitizer dari Daun Mangrove

GRESIK – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melaksanakan kegiatan KKN tematik di Desa Karangkiring. Pada KKN kali ini, para mahasiswa mengajak warga membuat handsanitizer dari daun mangrove.

Hal ini mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Karangkiring Dedik Hartono. Menurutnya kesadaran warga desa dalam menghadapi masa pandemi covid-19 masih kurang. Maka dari itu pihak desa berharap ada inovasi dari mahasiswa KKN UMG.

Moch Ivan Eka Surya Rachmana salah satu peserta KKN mengatakan Handsanitizer dari Daun Mangrove ini dipilih karena di Desa Karangkiring banyak tumbuhan mangrove. “Jadi saya mempunyai inovasi untuk mengubahnya menjadi handsanitizer” ujarnya.

Lebih lanjut, handsanitizer ini dibuat dari daun mangrove kering yang diambil sarinya dengan tambahan alkohol 70%, gliserol, dan essential oil yang bahan-bahan itu semua mudah ditemukan dan murah harganya. Supaya meningkatkan budaya menyemprot handsanitizer sehabis berpergian jauh sebelum masuk ke dalam rumah.

Handsanitizer inovasi KKN Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik

Handsanitizer dari daun mangrove ini merupakan salah satu alternative yang dapat digunakan untuk membersihkan tangan apabila sedang bepergian dan tidak terdapat sabun untuk mencuci tangan. Daun mangrove khususnya di desa karangkiring mengandung senyawa fenolik dan flavanoid yang merupakan senyawa anti bakteri. Produk ini diformulasikan dengan kandungan ekstrak daun mangrove yang kaya akan antioksidan, zat antibakterial dan anti inflamasi sehingga berfungsi membersihkan tangan dari virus, kuman, dan bakteri.

Sementara itu, Nuruddin, ST.,MT selaku pendamping KKN menjelaskan, banyak ide inovatif yang dimiliki mahasiswa UMG. Pihaknya bertanggung jawab untuk mengarahkan dan memberikan pembobotan sesuai keilmuan. “Agar para mahasiswa dapat mengembangkan ide tersebut, untuk menghasilkan inovasi-inovasi dengan memanfaatkan sumber daya alam sekitar,” ungkap dia. (*)

 

GRESIK – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melaksanakan kegiatan KKN tematik di Desa Karangkiring. Pada KKN kali ini, para mahasiswa mengajak warga membuat handsanitizer dari daun mangrove.

Hal ini mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Karangkiring Dedik Hartono. Menurutnya kesadaran warga desa dalam menghadapi masa pandemi covid-19 masih kurang. Maka dari itu pihak desa berharap ada inovasi dari mahasiswa KKN UMG.

Moch Ivan Eka Surya Rachmana salah satu peserta KKN mengatakan Handsanitizer dari Daun Mangrove ini dipilih karena di Desa Karangkiring banyak tumbuhan mangrove. “Jadi saya mempunyai inovasi untuk mengubahnya menjadi handsanitizer” ujarnya.

-

Lebih lanjut, handsanitizer ini dibuat dari daun mangrove kering yang diambil sarinya dengan tambahan alkohol 70%, gliserol, dan essential oil yang bahan-bahan itu semua mudah ditemukan dan murah harganya. Supaya meningkatkan budaya menyemprot handsanitizer sehabis berpergian jauh sebelum masuk ke dalam rumah.

Handsanitizer inovasi KKN Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik

Handsanitizer dari daun mangrove ini merupakan salah satu alternative yang dapat digunakan untuk membersihkan tangan apabila sedang bepergian dan tidak terdapat sabun untuk mencuci tangan. Daun mangrove khususnya di desa karangkiring mengandung senyawa fenolik dan flavanoid yang merupakan senyawa anti bakteri. Produk ini diformulasikan dengan kandungan ekstrak daun mangrove yang kaya akan antioksidan, zat antibakterial dan anti inflamasi sehingga berfungsi membersihkan tangan dari virus, kuman, dan bakteri.

Sementara itu, Nuruddin, ST.,MT selaku pendamping KKN menjelaskan, banyak ide inovatif yang dimiliki mahasiswa UMG. Pihaknya bertanggung jawab untuk mengarahkan dan memberikan pembobotan sesuai keilmuan. “Agar para mahasiswa dapat mengembangkan ide tersebut, untuk menghasilkan inovasi-inovasi dengan memanfaatkan sumber daya alam sekitar,” ungkap dia. (*)

 

Most Read

Berita Terbaru

/