alexametrics
30 C
Gresik
Saturday, 23 October 2021

AKSI Gresik Launching Program Penguatan Ekosistem Kewirausahaan

GRESIK – Perguruan Tinggi Vokasi Akademi Komunias Semen Indonesia (AKSI) Gresik menggelar launching program penguatan ekosistem kewirausahaan di hotel Horison Jumat (24/9). Kegiatan tersebut bertema “Pembentukan Keahlian Technopreneurship Dalam Peningkatan Ketrampilan Mahasiswa Bidang Usaha Kontraktor”.

Launching tersebut dihadiri Direktur AKSI Gresik Eko Wirantono, ST, MM, Ketua Senat AKSI Dr. Ir. Gatot Kustyadji, SE, M.Si, Ketua Semen Indonesia Foundation Guntoro, S.T, M.M, Kepala Diskoperindag Kabupaten Gresik Ir. Agus Budiono, MM, beserta para peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, alumni, dan perwakilan dari delapan perusahaan mitra.

Ketua pelaksana Farid Mujayyin, M Pd menyampaikan program kewirausahaan dari Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri oleh Dirjen Pendidikan Vokasi ini bertujuan membangun ekosistem kewirausahaan di Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV). “Alhamdulillah, AKSI Gresik diberi kesempatan oleh Dirjen Pendidikan Vokasi, melalui program ini diharapkan bisa menghasilkan lulusan yang kreatif, inovatif, mandiri dan adaptif,” terang Farid.

Dalam kegiatan tersebut berlangsung juga pemberian atribut Program Penguatan Ekosistem kewirausahaan kepada perwakilan peserta. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU)oleh Direktur AKSI Gresik Eko Wirantono, ST, MM dengan delapan perusahaan mitra yakni PT Swadaya Graha, Bank BNI Kantor Cabang Gresik, PT Lintas Sinergi Mandiri, Bengkel Las Rizqy Lumintu, BPWS Dinas PU, Koperasi Esgepride, CV. Juragan Angin Nitrogen, dan CV. Weldci Pratama.

“Harapannya mudah mudahan program dan kemitraan dengan delapan perusahaan ini bisa berjalan dengan baik,” kata Direktur AKSI Gresik Eko Wirantono, ST, MM.

Sementara itu Agus Susilohadi selaku Koordinator Kemitraan dan Pemasaran Direktorat Mitras DUDI melalui zoom mengutarakan bahwa pola pikir pendidikan vokasi harus berfokus mengimplementasikan Ekosistem kewirausahaan. “Selama pandemi ini banyak pengangguran yang sebagian besar terdiri dari lulusan diploma maupun sarjana. Saya harapkan melalui program ini bisa memiliki banyak manfaat,” ujarnya.

Sebelum ditutup Ketua Senat AKSI Gresik Gatot Kustiyadi memberikan seminar mengenai keberlanjutan program penguatan Ekosistem Kewirausahaan PTPPV disertai rencana meliputi meningkatkan minat mahasiswa dalam berwirausaha, mengembangkan program kewirausahaan dasar kemitraan dengan perusahaan, dan menghasilkan mahasiswa yang memiliki keahlian technopreneurship  bidang usaha kontraktor. (rir/han)


GRESIK – Perguruan Tinggi Vokasi Akademi Komunias Semen Indonesia (AKSI) Gresik menggelar launching program penguatan ekosistem kewirausahaan di hotel Horison Jumat (24/9). Kegiatan tersebut bertema “Pembentukan Keahlian Technopreneurship Dalam Peningkatan Ketrampilan Mahasiswa Bidang Usaha Kontraktor”.

Launching tersebut dihadiri Direktur AKSI Gresik Eko Wirantono, ST, MM, Ketua Senat AKSI Dr. Ir. Gatot Kustyadji, SE, M.Si, Ketua Semen Indonesia Foundation Guntoro, S.T, M.M, Kepala Diskoperindag Kabupaten Gresik Ir. Agus Budiono, MM, beserta para peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, alumni, dan perwakilan dari delapan perusahaan mitra.

Ketua pelaksana Farid Mujayyin, M Pd menyampaikan program kewirausahaan dari Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri oleh Dirjen Pendidikan Vokasi ini bertujuan membangun ekosistem kewirausahaan di Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV). “Alhamdulillah, AKSI Gresik diberi kesempatan oleh Dirjen Pendidikan Vokasi, melalui program ini diharapkan bisa menghasilkan lulusan yang kreatif, inovatif, mandiri dan adaptif,” terang Farid.

-

Dalam kegiatan tersebut berlangsung juga pemberian atribut Program Penguatan Ekosistem kewirausahaan kepada perwakilan peserta. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU)oleh Direktur AKSI Gresik Eko Wirantono, ST, MM dengan delapan perusahaan mitra yakni PT Swadaya Graha, Bank BNI Kantor Cabang Gresik, PT Lintas Sinergi Mandiri, Bengkel Las Rizqy Lumintu, BPWS Dinas PU, Koperasi Esgepride, CV. Juragan Angin Nitrogen, dan CV. Weldci Pratama.

“Harapannya mudah mudahan program dan kemitraan dengan delapan perusahaan ini bisa berjalan dengan baik,” kata Direktur AKSI Gresik Eko Wirantono, ST, MM.

Sementara itu Agus Susilohadi selaku Koordinator Kemitraan dan Pemasaran Direktorat Mitras DUDI melalui zoom mengutarakan bahwa pola pikir pendidikan vokasi harus berfokus mengimplementasikan Ekosistem kewirausahaan. “Selama pandemi ini banyak pengangguran yang sebagian besar terdiri dari lulusan diploma maupun sarjana. Saya harapkan melalui program ini bisa memiliki banyak manfaat,” ujarnya.

Sebelum ditutup Ketua Senat AKSI Gresik Gatot Kustiyadi memberikan seminar mengenai keberlanjutan program penguatan Ekosistem Kewirausahaan PTPPV disertai rencana meliputi meningkatkan minat mahasiswa dalam berwirausaha, mengembangkan program kewirausahaan dasar kemitraan dengan perusahaan, dan menghasilkan mahasiswa yang memiliki keahlian technopreneurship  bidang usaha kontraktor. (rir/han)


Most Read

Berita HITS

Berita Terbaru