alexametrics
28 C
Gresik
Sunday, 22 May 2022

Woww..Perbaikan Gedung Sekolah di Gresik Butuh Anggaran Rp 300 M

GRESIK-Kerusakan gedung sekolah banyak terjadi akhir-akhir ini. Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik telah menghitung kebutuhan anggaran untuk memperbaiki. Nominalnya cukup besar mencapai Rp 300 miliar.

Data Dinas Pendidikan Pemkab Gresik akhir 2021 kemarin, tercatat setidaknya 399 sekolah butuh perbaikan. Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Gresik S Hariyanto menyampaikan apabila untuk menuntaskan rehabilitasi sekolah itu setidaknya dibutuhkan anggaran sebesar Rp 300 miliar. Jelas dana sebesar itu tidak mungkin bisa dilaksanakan dalam waktu satu tahun anggaran. “Anggaran itu, untuk rehab baik kategori rusak sedang dan berat,” ujar Hariyanto di kantornya, Jumat (21/1).

Namun, pihaknya tidak bisa terlalu berharap banyak bisa menuntaskan jika bergantung dari alokasi APBD Gresik maupun dana alokasi khusus (DAK) dari APBN. Sebab, alokasi anggarannya sangat terbatas. Apalagi, jika ketergantungan alokasi dana dari APBD Gresik.

“Kalau kami mengandalkan bantuan dari APBN,  butuh waktu selama 10 tahun ke depan baru bisa tuntas. Dengan dana perbandingan DAK yang turun selama ini,” jelasnya.

Meski demikian, Hariyanto menyebut memiliki solusi yang sudah dipertimbangkan. Yakni melakukan kolaborasi dengan perusahaan melalui dana corporate social responbility (CSR).

“Makanya, kami juga minta dukungan dari Komisi IV,” katanya.

Untuk tahun 2022 ini, Dispendik menyiapkan anggaran sekitar Rp 30 miliar untuk rehab gedung SD dan SMP. Karena masih banyak, Dispendik memprioritaskan kondisi ruangan yang rusak berat lebih dahulu. “Kemarin sudah kami petakan, tetap melalui tahap verifikasi lapangan juga,” imbuhnya. (fir/rof)

GRESIK-Kerusakan gedung sekolah banyak terjadi akhir-akhir ini. Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik telah menghitung kebutuhan anggaran untuk memperbaiki. Nominalnya cukup besar mencapai Rp 300 miliar.

Data Dinas Pendidikan Pemkab Gresik akhir 2021 kemarin, tercatat setidaknya 399 sekolah butuh perbaikan. Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Gresik S Hariyanto menyampaikan apabila untuk menuntaskan rehabilitasi sekolah itu setidaknya dibutuhkan anggaran sebesar Rp 300 miliar. Jelas dana sebesar itu tidak mungkin bisa dilaksanakan dalam waktu satu tahun anggaran. “Anggaran itu, untuk rehab baik kategori rusak sedang dan berat,” ujar Hariyanto di kantornya, Jumat (21/1).

Namun, pihaknya tidak bisa terlalu berharap banyak bisa menuntaskan jika bergantung dari alokasi APBD Gresik maupun dana alokasi khusus (DAK) dari APBN. Sebab, alokasi anggarannya sangat terbatas. Apalagi, jika ketergantungan alokasi dana dari APBD Gresik.

-

“Kalau kami mengandalkan bantuan dari APBN,  butuh waktu selama 10 tahun ke depan baru bisa tuntas. Dengan dana perbandingan DAK yang turun selama ini,” jelasnya.

Meski demikian, Hariyanto menyebut memiliki solusi yang sudah dipertimbangkan. Yakni melakukan kolaborasi dengan perusahaan melalui dana corporate social responbility (CSR).

“Makanya, kami juga minta dukungan dari Komisi IV,” katanya.

Untuk tahun 2022 ini, Dispendik menyiapkan anggaran sekitar Rp 30 miliar untuk rehab gedung SD dan SMP. Karena masih banyak, Dispendik memprioritaskan kondisi ruangan yang rusak berat lebih dahulu. “Kemarin sudah kami petakan, tetap melalui tahap verifikasi lapangan juga,” imbuhnya. (fir/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/