alexametrics
32 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Pelajar Terpapar Covid-19 Kian Banyak, PTM 50 Persen Berlaku Lagi

GRESIK-Pemerintah Kabupaten Gresik melakukan tracing Covid 19 pada ratusan siswa di Gresik. Hasilnya, sedikitnya 64 siswa dinyatakan positif Covid-19. Untuk itu Dinas Pendidikan Pemkab Gresik mengeluarkan edaran pembelajaran tatap muka (PTM) 50 persen. Hal tersebut mengacu pada Intruksi Menteri Dalam Negeri nomor 02 Tahun 2022.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S Hariyanto mengatakan untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) diberlangsungkan 50 persen.

“Ada  sekitar 64 siswa dari berbagai wilayah di sekolah-sekolah Kabupaten Gresik yang terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Harianto.

Dikatakan, jika ditemukan klaster di sekolah menurut Hariyanto, maka diterapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan sekolah ditutup. Sejauh ini ada 2 sekolah yang dinyatakan sebagai klaster Covid 19.

“Apabila terjadi klaster penyebaran Covid-19 dalam suatu sekolah, maka akan kami berlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama 14 hari, dan apabila tidak termasuk klaster maka kita berlakukan PJJ selama 5 hari,” terangnya.

Dengan melihat status level 2 PPKM di Gresik, Hariyanto menghimbau kepada seluruh pengawas dalam dunia pendidikan untuk lebih progresif, karena pembelajaran jarak jauh ini kurang efektif.

“Dengan diberlakukannya pembelajaran jarak jauh, tentu ada kelemahan dalam proses belajar-mengajar, untuk menanggapi hal itu pengawas harus selalu melakukan monitoring dan evaluasi dalam perkembangan peserta didiknya,” pungkasnya (fir/han)

GRESIK-Pemerintah Kabupaten Gresik melakukan tracing Covid 19 pada ratusan siswa di Gresik. Hasilnya, sedikitnya 64 siswa dinyatakan positif Covid-19. Untuk itu Dinas Pendidikan Pemkab Gresik mengeluarkan edaran pembelajaran tatap muka (PTM) 50 persen. Hal tersebut mengacu pada Intruksi Menteri Dalam Negeri nomor 02 Tahun 2022.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S Hariyanto mengatakan untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) diberlangsungkan 50 persen.

“Ada  sekitar 64 siswa dari berbagai wilayah di sekolah-sekolah Kabupaten Gresik yang terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Harianto.

-

Dikatakan, jika ditemukan klaster di sekolah menurut Hariyanto, maka diterapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan sekolah ditutup. Sejauh ini ada 2 sekolah yang dinyatakan sebagai klaster Covid 19.

“Apabila terjadi klaster penyebaran Covid-19 dalam suatu sekolah, maka akan kami berlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama 14 hari, dan apabila tidak termasuk klaster maka kita berlakukan PJJ selama 5 hari,” terangnya.

Dengan melihat status level 2 PPKM di Gresik, Hariyanto menghimbau kepada seluruh pengawas dalam dunia pendidikan untuk lebih progresif, karena pembelajaran jarak jauh ini kurang efektif.

“Dengan diberlakukannya pembelajaran jarak jauh, tentu ada kelemahan dalam proses belajar-mengajar, untuk menanggapi hal itu pengawas harus selalu melakukan monitoring dan evaluasi dalam perkembangan peserta didiknya,” pungkasnya (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/