alexametrics
32 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Hari Pertama Ujian Sekolah Tingkat SMP di Gresik Berjalan Lancar

GRESIK – Ujian sekolah (US) untuk menentukan kelulusan siswa SMP sederajat dimulai pagi kemarin (11/4). Seperti di SMPN 2 Gresik misalnya, seluruh siswa melakukan US. Hanya saja dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pagi dan sesi kedua siang.

Dalam sehari, siswa bakal mengerjakan sebanyak dua ujian mata pelajaran. Dalam seminggu, sebelas mata pelajaran harus dikerjakan siswa untuk bisa lulus ke jenjang pendidikan berikutnya.

Kepala SMPN 2 Gresik Beri Avita Prasetya mengatakan, selain ujian sekolah, penentuan kelulusan siswa ini juga menggunakan assesmen yang sudah dilakukan saat kelas VIII lalu. Menurutnya, pandemi sejak 2020 itu sangat berdampak pada pendidikan siswa. Selain akademisi, karakter juga sangat berdampak.

Karena itu, dalam ujian sekolah kali ini diakui sedikit dirasakan berat oleh siswa. Beri menyebut, berdasarkan hasil evaluasi pada ujian akhir semester lalu, siswa yang remidial mengalami peningkatan.

“Tentu meningkat, karena efektifitas belajar daring tidak seperti tatap muka. Karena itu, kepedulian para guru disini sangat berperan agar ketika ujian kelulusan bisa maksimal,” ujarnya.

Dalam ujian sekolah ini pun demikian, dari segi waktu mengerjakan soal juga disesuaikan. Selain itu, jumlah materi soal juga mengalami penyesuaian.

“Namun kami tetap optimis, bisa meluluskan siswa dengan nilai maksimal,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemkab Gresik Nur Maslichah mengatakan, pelaksanaan ujian sekolah ini dilakukan selama satu minggu. Setiap harinya para siswa akan mengerjakan sebanyak dua mata pelajaran.

“Pengerjaannya saat ini banyak yang menggunakan komputer. Ada juga yang menggunakan gadget,” kata Nur Maslichah . (fir/rof)

 

GRESIK – Ujian sekolah (US) untuk menentukan kelulusan siswa SMP sederajat dimulai pagi kemarin (11/4). Seperti di SMPN 2 Gresik misalnya, seluruh siswa melakukan US. Hanya saja dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pagi dan sesi kedua siang.

Dalam sehari, siswa bakal mengerjakan sebanyak dua ujian mata pelajaran. Dalam seminggu, sebelas mata pelajaran harus dikerjakan siswa untuk bisa lulus ke jenjang pendidikan berikutnya.

Kepala SMPN 2 Gresik Beri Avita Prasetya mengatakan, selain ujian sekolah, penentuan kelulusan siswa ini juga menggunakan assesmen yang sudah dilakukan saat kelas VIII lalu. Menurutnya, pandemi sejak 2020 itu sangat berdampak pada pendidikan siswa. Selain akademisi, karakter juga sangat berdampak.

-

Karena itu, dalam ujian sekolah kali ini diakui sedikit dirasakan berat oleh siswa. Beri menyebut, berdasarkan hasil evaluasi pada ujian akhir semester lalu, siswa yang remidial mengalami peningkatan.

“Tentu meningkat, karena efektifitas belajar daring tidak seperti tatap muka. Karena itu, kepedulian para guru disini sangat berperan agar ketika ujian kelulusan bisa maksimal,” ujarnya.

Dalam ujian sekolah ini pun demikian, dari segi waktu mengerjakan soal juga disesuaikan. Selain itu, jumlah materi soal juga mengalami penyesuaian.

“Namun kami tetap optimis, bisa meluluskan siswa dengan nilai maksimal,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemkab Gresik Nur Maslichah mengatakan, pelaksanaan ujian sekolah ini dilakukan selama satu minggu. Setiap harinya para siswa akan mengerjakan sebanyak dua mata pelajaran.

“Pengerjaannya saat ini banyak yang menggunakan komputer. Ada juga yang menggunakan gadget,” kata Nur Maslichah . (fir/rof)

 

Most Read

Berita Terbaru

/