alexametrics
29 C
Gresik
Sunday, 29 May 2022

Sesuai Inmendagri, PTM Terbatas Masih Berlaku

GRESIK – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kabupaten Gresik  masih terus diperpanjang. Sesuai dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali, Gresik belum berstatus level 3.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, S Hariyanto mengatakan, menindaklanjuti dari inmendagri, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) masih 50 persen masuk dan daring. Sebelumnya, pemberlakuan PTM mengikuti peraturan empat menteri.  “Trend Covid-19 di Gresik sudah landai, rencananya awal November 2021 PTM 100 persen, tapi karena masih level 3 kami belum bisa masuk semua,” Kata hariyanto.

Dikatakan, setiap sekolah sudah dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) dalam pemantauan PTM terbatas. Hasilnya, sampai saat ini PTM terbatas berjalan lancar tanpa kendala. Meski demikian, setiap lembaga diminta tetap melakukan protokol kesehatan (prokes) ketat. ” 398 SD, 34 SMPN dan 34 TK pembina menjalankan prokes ketat selama PTM,” kata Hariyanto. (jar/rof)

GRESIK – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kabupaten Gresik  masih terus diperpanjang. Sesuai dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali, Gresik belum berstatus level 3.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, S Hariyanto mengatakan, menindaklanjuti dari inmendagri, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) masih 50 persen masuk dan daring. Sebelumnya, pemberlakuan PTM mengikuti peraturan empat menteri.  “Trend Covid-19 di Gresik sudah landai, rencananya awal November 2021 PTM 100 persen, tapi karena masih level 3 kami belum bisa masuk semua,” Kata hariyanto.

Dikatakan, setiap sekolah sudah dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) dalam pemantauan PTM terbatas. Hasilnya, sampai saat ini PTM terbatas berjalan lancar tanpa kendala. Meski demikian, setiap lembaga diminta tetap melakukan protokol kesehatan (prokes) ketat. ” 398 SD, 34 SMPN dan 34 TK pembina menjalankan prokes ketat selama PTM,” kata Hariyanto. (jar/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/