alexametrics
32 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Covid-19 Mengganas, Seminggu 15 Warga Meninggal

GRESIK – Kasus Covid 19 di Gresik benar-benar mengalami lonjakan yang sugnifikan. Bahkan kasus konfirmasi positif di Gresik telah mencapai angka 153 orang dalam sepuluh hari. Sepanjang waktu tersebut sedikitnya 15 pasien meninggal dunia.

Kondisi ini diperparah dengan rumah sakit rujukan covid kian kewalahan menerima pasien baru karena bed semakin menipis. Alhasil banyak pasien yang dilarikan ke puskesmas.

Berdasarkan pantauan di lapangan hampir setiap hari, IGD di puskesmas selalu kedatangan pasien. Bahkan dengan keluhan sesak nafas. Contoh saja Puskesmas Cerme, Kepala Puskesmas dr Sukadi mengatakan, jika pasien masuk IGD dengan keluhan sesak nafas itu hampir setiap hari ada. Malahan, apabila dites antigen mayoritas hasilnya reaktif.

Namun begitu, saat ini pihaknya kesulitan untuk merujuk pasien karena rumah sakit penuh. “Setiap hari ada kalau pasien sesak nafas. Kalau dites banyak yang positif antigen,” kata dia.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa masih ada kendala terkait tracing di Dusun Sawahan, Gedangkulut, Cerme. Pihak warga mengaku apabila waktu siang hari merupakan jam kerja. Sehingga wajar banyak yang tidak datang ketika diswab.

Dari sana, tim tenaga kesehatan pun meluangkan waktu diluar jam kerja. Kamis malam, para nakes stand by di dusun tersebut. Namun yang datang hanya 39 warga itu pun warga dengan kategori sehat. “Itu hasilnya positif lima orang,” ucapnya.

Pihaknya berharap untuk memutus rantai persebaran covid ini, perlu adanya sinegritas lintas sektor. Termasuk untuk tracing.

Saat ini kasus covid-19 sedang meningkat drastis. Bahkan, angka pasien meninggal pun cukup mencengangkan. Dalam tiga hari kemarin, terdapat 54 pasien covid dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik drg Saifudin Ghozali mengatakan tren kematian juga naik beriringan dengan tren kesembuhan. Karena itu pihaknya meminta agar masyarakat terus patuh terhadap protokol kesehatan. “Terutama di warung warung itu yang kerap dilepas maskernya,” kata Ghozali. (fir/rof)

GRESIK – Kasus Covid 19 di Gresik benar-benar mengalami lonjakan yang sugnifikan. Bahkan kasus konfirmasi positif di Gresik telah mencapai angka 153 orang dalam sepuluh hari. Sepanjang waktu tersebut sedikitnya 15 pasien meninggal dunia.

Kondisi ini diperparah dengan rumah sakit rujukan covid kian kewalahan menerima pasien baru karena bed semakin menipis. Alhasil banyak pasien yang dilarikan ke puskesmas.

Berdasarkan pantauan di lapangan hampir setiap hari, IGD di puskesmas selalu kedatangan pasien. Bahkan dengan keluhan sesak nafas. Contoh saja Puskesmas Cerme, Kepala Puskesmas dr Sukadi mengatakan, jika pasien masuk IGD dengan keluhan sesak nafas itu hampir setiap hari ada. Malahan, apabila dites antigen mayoritas hasilnya reaktif.

-

Namun begitu, saat ini pihaknya kesulitan untuk merujuk pasien karena rumah sakit penuh. “Setiap hari ada kalau pasien sesak nafas. Kalau dites banyak yang positif antigen,” kata dia.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa masih ada kendala terkait tracing di Dusun Sawahan, Gedangkulut, Cerme. Pihak warga mengaku apabila waktu siang hari merupakan jam kerja. Sehingga wajar banyak yang tidak datang ketika diswab.

Dari sana, tim tenaga kesehatan pun meluangkan waktu diluar jam kerja. Kamis malam, para nakes stand by di dusun tersebut. Namun yang datang hanya 39 warga itu pun warga dengan kategori sehat. “Itu hasilnya positif lima orang,” ucapnya.

Pihaknya berharap untuk memutus rantai persebaran covid ini, perlu adanya sinegritas lintas sektor. Termasuk untuk tracing.

Saat ini kasus covid-19 sedang meningkat drastis. Bahkan, angka pasien meninggal pun cukup mencengangkan. Dalam tiga hari kemarin, terdapat 54 pasien covid dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik drg Saifudin Ghozali mengatakan tren kematian juga naik beriringan dengan tren kesembuhan. Karena itu pihaknya meminta agar masyarakat terus patuh terhadap protokol kesehatan. “Terutama di warung warung itu yang kerap dilepas maskernya,” kata Ghozali. (fir/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/