alexametrics
27 C
Gresik
Saturday, 31 July 2021

Ratusan Tenaga Kesehatan RSUD Ibnu Sina Terpapar Covid-19

GRESIK – Sebanyak 169 pegawai RSUD Ibnu Sina terkonfirmasi positif Covid 19. Para pegawai yang positif tersebut mulai dari dokter, tenaga kesehatan hingga staff administrasi. Bahkan dua di antaranya meninggal dunia.

Wakil Direktur RSUD Ibnu Sina Maftukan mengatakan, sejak gelombang covid ke II pihaknya mencatat 169 pegawai di RSUD positif Covid-19. Saat ini pun masih ada ratusan yang sedang isolasi mandiri (isoman).

“Dua pegawai kami meninggal dunia. Yakni dr Zainul Arifin dan salah seorang perawat,” kata Maftukan.

Dikatakan, pegawai yang positif ini menyulitkan untuk rencana penambahan ruangan. Memang, RS pelat merah itu berencana membuka ruang baru untuk kondisi kedaruratan. Sebab sejauh ini, ruangan-ruangan sudah penuh. Apabila ada pasien yang butuh penanganan darurat, sering kesulitan mendapatkan perawatan.

Saat ini RS tipe B itu memiliki kapasitas 205 bed untuk pasien covid. Namun jumlah itu sudah penuh. Rencananya, pihak RSUD akan kembali menambah 49 bed khusus kedaruratan.

“Rencananya kami tambah. Tapi bed itu hanya untuk jaga-jaga pasien darurat. Jadi ketika ada pasien butuh pertolongan cepat, bisa segera mendapat ruangan meski ruangan reguler sudah penuh,” imbuhnya.

Meski begitu, pihaknya mengaku rencana itu masih dalam pembahasan managemen. Sebab perlu disiapkan karena menyangkut keamanan protokol covid. (fir/rof)


GRESIK – Sebanyak 169 pegawai RSUD Ibnu Sina terkonfirmasi positif Covid 19. Para pegawai yang positif tersebut mulai dari dokter, tenaga kesehatan hingga staff administrasi. Bahkan dua di antaranya meninggal dunia.

Wakil Direktur RSUD Ibnu Sina Maftukan mengatakan, sejak gelombang covid ke II pihaknya mencatat 169 pegawai di RSUD positif Covid-19. Saat ini pun masih ada ratusan yang sedang isolasi mandiri (isoman).

“Dua pegawai kami meninggal dunia. Yakni dr Zainul Arifin dan salah seorang perawat,” kata Maftukan.

Dikatakan, pegawai yang positif ini menyulitkan untuk rencana penambahan ruangan. Memang, RS pelat merah itu berencana membuka ruang baru untuk kondisi kedaruratan. Sebab sejauh ini, ruangan-ruangan sudah penuh. Apabila ada pasien yang butuh penanganan darurat, sering kesulitan mendapatkan perawatan.

-

Saat ini RS tipe B itu memiliki kapasitas 205 bed untuk pasien covid. Namun jumlah itu sudah penuh. Rencananya, pihak RSUD akan kembali menambah 49 bed khusus kedaruratan.

“Rencananya kami tambah. Tapi bed itu hanya untuk jaga-jaga pasien darurat. Jadi ketika ada pasien butuh pertolongan cepat, bisa segera mendapat ruangan meski ruangan reguler sudah penuh,” imbuhnya.

Meski begitu, pihaknya mengaku rencana itu masih dalam pembahasan managemen. Sebab perlu disiapkan karena menyangkut keamanan protokol covid. (fir/rof)


Berita Terkait

Berita HITS

Berita Terbaru