alexametrics
30 C
Gresik
Wednesday, 25 May 2022

Puluhan Nakes Dilatih Tanggulangi TBC

GRESIK – Puluhan  tenaga kesehatan (nakes) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendapat pelatihan penanggulangan penyakit menular TBC. Ini dilakukan untuk meminimalisir dan juga menangani penyakit tersebut.

Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah mengaku prihatin ketika mengetahui bahwa Indonesia merupakan negara dengan kasus TBC tertinggi di dunia. “Penyakit ini harus menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kabupaten Gresik untuk segera ditangani secara serius. Kami ingin warga kami (masyarakat Gresik) memperoleh pelayanan yang baik terhadap Kesehatan, terutama penanganan terhadap penyakit TBC,” ujarnya saat membuka diklat penanggulangan penyakit TBC, Selasa (18/05).

Perempuan yang akrab disapa Bu Min ini mengatakan penanggulangan penyakit TBC sudah diatur Kementerian Kesehatan.

“Dalam mengatasi kita berpedoman pada peraturan Menteri Kesehatan yang mengatur tentang pedoman penanggulangan TBC dan menyesuaikan SOP serta perkembangan ilmu kedokteran yang ada saat ini,” katanya.

Untuk itu, dirinya berharap melalui diklat penanggulangan TBC dapat sesuai dengan target pencapaian.

Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno dalam laporannya menjelaskan, diklat ini diikuti sebanyak 25 tenaga Kesehatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik. Diklat itu diadakan selama 6 (enam) hari yang berlangsung di ruang Mandala Bhakti Praja Gedung Pemkab Gresik.

“Diharapkan, latihan itu bisa menjadikan para tenaga Kesehatan memiliki potensi dan wawasan dibidang Kesehatan, khususnya dalam menangani penyakit menular TBC,” imbuhnya. (fir/rof)

GRESIK – Puluhan  tenaga kesehatan (nakes) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendapat pelatihan penanggulangan penyakit menular TBC. Ini dilakukan untuk meminimalisir dan juga menangani penyakit tersebut.

Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah mengaku prihatin ketika mengetahui bahwa Indonesia merupakan negara dengan kasus TBC tertinggi di dunia. “Penyakit ini harus menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kabupaten Gresik untuk segera ditangani secara serius. Kami ingin warga kami (masyarakat Gresik) memperoleh pelayanan yang baik terhadap Kesehatan, terutama penanganan terhadap penyakit TBC,” ujarnya saat membuka diklat penanggulangan penyakit TBC, Selasa (18/05).

Perempuan yang akrab disapa Bu Min ini mengatakan penanggulangan penyakit TBC sudah diatur Kementerian Kesehatan.

-

“Dalam mengatasi kita berpedoman pada peraturan Menteri Kesehatan yang mengatur tentang pedoman penanggulangan TBC dan menyesuaikan SOP serta perkembangan ilmu kedokteran yang ada saat ini,” katanya.

Untuk itu, dirinya berharap melalui diklat penanggulangan TBC dapat sesuai dengan target pencapaian.

Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno dalam laporannya menjelaskan, diklat ini diikuti sebanyak 25 tenaga Kesehatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik. Diklat itu diadakan selama 6 (enam) hari yang berlangsung di ruang Mandala Bhakti Praja Gedung Pemkab Gresik.

“Diharapkan, latihan itu bisa menjadikan para tenaga Kesehatan memiliki potensi dan wawasan dibidang Kesehatan, khususnya dalam menangani penyakit menular TBC,” imbuhnya. (fir/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/