alexametrics
31 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

GJOS Mulai Dibuka untuk Kegiatan Olahraga

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai  membuka Gelora Joko Samudro (GJOS) untuk kegiatan olahraga. Hal itu sesuai surat edaran (SE) dinas kesehatan (dinkes), jika GJOS sudah bisa difungsikan untuk kegiatan berolahraga.

Kepala UPT Sarana Olahraga Gelora Joko Samudro, Randim mengatakan, lapangan luar maupun dalam sudah bisa digunakan para pemain sepak bola. “Sudah mulai disewakan untuk kegiatan profesional,” ungkap Randim. “Kenapa sudah bisa digunakan? Karena GJOS  hanya untuk karantina Pekerja Migran Indonesia (PMI), bukan orang sakit yang kena Covid-19. Mereka (PMI) sudah mengikuti pengecekan dari Surabaya sebelum dibawa ke Gresik,” ungkapnya.

Sesuai dengan peraturan sewa lapangan area dalam mencapai Rp 1,5 juta per tiga jam. Angka itu belum termasuk fasilitas ruang ganti air. Penambahan sewa untuk lainnya bertambah hingga Rp 600 ribu dengan total Rp 2.1 juta. Sementara sesuai perda nomor 11 tahun 2015 sewa lapangan luar Rp 150 ribu per jam.

Sementara itu, Kabid Olahraga Dispora Suwarno berharap dengan dibukanya GJOS sebagai sarana latihan, kegiatan atlet di Gresik kembali hidup. “Setahun ini, kegiatan anak-anak cenderung monoton. Mereka sering nongkrong di warung kopi yang tidak ada manfaatnya. Dengan dibukanya GJOS, gairah berolahraga kembali hidup dan Gresik kembali berprestasi,” harapnya. (jar/han)

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai  membuka Gelora Joko Samudro (GJOS) untuk kegiatan olahraga. Hal itu sesuai surat edaran (SE) dinas kesehatan (dinkes), jika GJOS sudah bisa difungsikan untuk kegiatan berolahraga.

Kepala UPT Sarana Olahraga Gelora Joko Samudro, Randim mengatakan, lapangan luar maupun dalam sudah bisa digunakan para pemain sepak bola. “Sudah mulai disewakan untuk kegiatan profesional,” ungkap Randim. “Kenapa sudah bisa digunakan? Karena GJOS  hanya untuk karantina Pekerja Migran Indonesia (PMI), bukan orang sakit yang kena Covid-19. Mereka (PMI) sudah mengikuti pengecekan dari Surabaya sebelum dibawa ke Gresik,” ungkapnya.

Sesuai dengan peraturan sewa lapangan area dalam mencapai Rp 1,5 juta per tiga jam. Angka itu belum termasuk fasilitas ruang ganti air. Penambahan sewa untuk lainnya bertambah hingga Rp 600 ribu dengan total Rp 2.1 juta. Sementara sesuai perda nomor 11 tahun 2015 sewa lapangan luar Rp 150 ribu per jam.

-

Sementara itu, Kabid Olahraga Dispora Suwarno berharap dengan dibukanya GJOS sebagai sarana latihan, kegiatan atlet di Gresik kembali hidup. “Setahun ini, kegiatan anak-anak cenderung monoton. Mereka sering nongkrong di warung kopi yang tidak ada manfaatnya. Dengan dibukanya GJOS, gairah berolahraga kembali hidup dan Gresik kembali berprestasi,” harapnya. (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/