alexametrics
27 C
Gresik
Saturday, 31 July 2021

Hari Ini Puskesmas Cerme Buka Pelayanan

GRESIK – Puskesmas Cerme kembali membuka layanan kesehatan bagi masyarakat mulai hari ini Sabtu (12/6). Sebelumnya, puskesmas ini harus disterilisasi selama dua hari menyusul dua tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas yang positif COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, sebelum membuka kembali pelayanan puskesmas ratusan Nakes menjalani testing.

“Sudah kami swab semua (nakes). Yang reaktif diminta isolasi mandiri dirumah, yang negatif bisa langsung bertugas,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Cerme, Sukadi menuturkan nakes di Puskesmas Cerme terpapar COVID-19 ini berawal saat salah satu nakes bertakziah di kawasan Gresik Kota. Kemudian dia merasakan sakit dan dilakukan tes swab antigen dengan hasil positif. Selanjutnya dilakukan tes swab PCR hasilnya juga positif.

“Kami sudah melakukan penyemprotan disinfektan keseluruh bagian puskesmas,” tutur Sukadi.

Dikatakan, terpaparnya dua Nakes diduga setelah takziah di daerah Gresik kota. Apesnya pada waktu bersamaan, ada pentakziah lain yang datang dari Bangkalan. Dari takziah, nakes tersebut rapat dengan nakes dan staf lain di Puskesmas Cerme membahas vaksinasi.

“Setelah takziah, tidak tahu. Setelah itu, kita melakukan rapat staf. Untuk tim, termasuk dia ikut dalam tim pelaksanaan vaksinasi, ternyata pada saat itu, merasa agak kurang enak badan. Akhirnya saya minta swab antigen ternyata positif. Kemudian dilakukan PCR positif. Akhirnya seluruh tenaga yang ada di Puskesmas kita lakukan swab antigen, ternyata ada satu yang positif,” paparnya.

Sementara itu, untuk kedua nakes tersebut sekarang sudah menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. (fir/rof)


GRESIK – Puskesmas Cerme kembali membuka layanan kesehatan bagi masyarakat mulai hari ini Sabtu (12/6). Sebelumnya, puskesmas ini harus disterilisasi selama dua hari menyusul dua tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas yang positif COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, sebelum membuka kembali pelayanan puskesmas ratusan Nakes menjalani testing.

“Sudah kami swab semua (nakes). Yang reaktif diminta isolasi mandiri dirumah, yang negatif bisa langsung bertugas,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Cerme, Sukadi menuturkan nakes di Puskesmas Cerme terpapar COVID-19 ini berawal saat salah satu nakes bertakziah di kawasan Gresik Kota. Kemudian dia merasakan sakit dan dilakukan tes swab antigen dengan hasil positif. Selanjutnya dilakukan tes swab PCR hasilnya juga positif.

-

“Kami sudah melakukan penyemprotan disinfektan keseluruh bagian puskesmas,” tutur Sukadi.

Dikatakan, terpaparnya dua Nakes diduga setelah takziah di daerah Gresik kota. Apesnya pada waktu bersamaan, ada pentakziah lain yang datang dari Bangkalan. Dari takziah, nakes tersebut rapat dengan nakes dan staf lain di Puskesmas Cerme membahas vaksinasi.

“Setelah takziah, tidak tahu. Setelah itu, kita melakukan rapat staf. Untuk tim, termasuk dia ikut dalam tim pelaksanaan vaksinasi, ternyata pada saat itu, merasa agak kurang enak badan. Akhirnya saya minta swab antigen ternyata positif. Kemudian dilakukan PCR positif. Akhirnya seluruh tenaga yang ada di Puskesmas kita lakukan swab antigen, ternyata ada satu yang positif,” paparnya.

Sementara itu, untuk kedua nakes tersebut sekarang sudah menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. (fir/rof)


Berita Terkait

Berita HITS

Berita Terbaru