alexametrics
32 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Kaget Didatangi Polisi, Perempuan Ini Langsung Sumringah Dapat Vaksin

MANYAR – Percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Gresik terus dikebut. Semua kalangan, mulai usia 12 tahun hingga ibu hamil dan lansia mendapat dosis vaksin gratis dari dinas kesehatan melalui puskesmas di setiap kecamatan.

Di Kecamatan Manyar misalnya. Vaksinator dari Puskesmas Manyar bersama Bhabinkamtibmas Polsek Manyar melakukan gerebek vaksin Covid-19 ke rumah-rumah masyarakat lanjut usia (lansia), Jumat (8/10).

Tercatat, di wilayah pelayanan Puskesmas Manyar terdapat 1.757 lansia. Yang telah menerima vaksinasi sejumlah 1.349, dan 408 lansia belum bisa menerima dosis vaksin.

Kepala UPT Puskesmas Manyar dr Ovaldo Kurniawan mengatakan, banyak lansia yang belum menerima vaksinasi karena kondisi kesehatan belum memungkinkan.  Seperti Musyarofah ,71, seorang lansia warga Desa Pongangan RT 07 RW 01, Kecamatan Manyar. Awalnya mengaku kaget didatangi mobil patroli olisi. Ternyata yang turun tenaga medis, didampingi Polisi dengan bertuliskan Bhabinkamtibmas pada lengan disebelah kiri. “Setelah dijelaskan bidan desa setempat, bahwa kedatangan tim vaksin ini untuk memberikan pelayanan vaksinasi di rumah warga,” kata Ovaldo.

Musyarofah tersenyum menjalani skrining dari vaksinator sebelum menerima suntikan vaksin di lengan sebelah kiri. “Alhamdulillah saya sudah divaksin,” ucapnya.

Ia mengaku telah lama ingin menerima vaksin Covid-19. Namun sakit pengapuran tulang yang diderita bertahun-tahun, mengharuskannya memakai tongkat sebagai alat bantu melangkahkan kaki. “Kaki kanan saya sakit pak. Kata dokter, saya tidak boleh berjalan jauh. Keseharian hanya didalam rumah, paling-paling berjemur didepan rumah saat pagi hari.” imbuh ibu dengan tiga orang anak tersebut

Senyum lega Musyarofah bertambah sumringah, ketika Bhabinkamtibmas memberikan tas berisikan 2 kg beras, 1 liter minyak goreng dan 1 kg gula pasir. Paket sembako ini sengaja diberikan kepada para lansia. Selain berbagi, juga menenangkan hati sehingga tensi darahnya tidak naik dan siap menerima dosis vaksin Covid-19.

 

Sementara itu Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan, bersama instansi terkait akan terus mengejar herd immunity. “Kami berkoordinasi dengan Puskesmas Manyar untuk melakukan vaksinasi door to door kepada lansia. Dimana mobilitas mereka terbatas untuk mendatangi gerai vaksin.” jelas Windu.

Mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu menyebut, menggerakkan Bhabinkamtibmas melakukan sosialisasi vaksin Covid-19. Diharapkan masyarakat tidak percaya berita hoax tentang vaksin Covid-19.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk mendukung ikhtiyar pemerintah mencapai herd immunity, melalui percepatan vaksinasi Covid-19. “Meskipun sudah menerima vaksin Covid-19, masyarakat tetap diminta mematuhi protokol kesehatan secara ketat.”  pungkasnya.(yud/han)

MANYAR – Percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Gresik terus dikebut. Semua kalangan, mulai usia 12 tahun hingga ibu hamil dan lansia mendapat dosis vaksin gratis dari dinas kesehatan melalui puskesmas di setiap kecamatan.

Di Kecamatan Manyar misalnya. Vaksinator dari Puskesmas Manyar bersama Bhabinkamtibmas Polsek Manyar melakukan gerebek vaksin Covid-19 ke rumah-rumah masyarakat lanjut usia (lansia), Jumat (8/10).

Tercatat, di wilayah pelayanan Puskesmas Manyar terdapat 1.757 lansia. Yang telah menerima vaksinasi sejumlah 1.349, dan 408 lansia belum bisa menerima dosis vaksin.

-

Kepala UPT Puskesmas Manyar dr Ovaldo Kurniawan mengatakan, banyak lansia yang belum menerima vaksinasi karena kondisi kesehatan belum memungkinkan.  Seperti Musyarofah ,71, seorang lansia warga Desa Pongangan RT 07 RW 01, Kecamatan Manyar. Awalnya mengaku kaget didatangi mobil patroli olisi. Ternyata yang turun tenaga medis, didampingi Polisi dengan bertuliskan Bhabinkamtibmas pada lengan disebelah kiri. “Setelah dijelaskan bidan desa setempat, bahwa kedatangan tim vaksin ini untuk memberikan pelayanan vaksinasi di rumah warga,” kata Ovaldo.

Musyarofah tersenyum menjalani skrining dari vaksinator sebelum menerima suntikan vaksin di lengan sebelah kiri. “Alhamdulillah saya sudah divaksin,” ucapnya.

Ia mengaku telah lama ingin menerima vaksin Covid-19. Namun sakit pengapuran tulang yang diderita bertahun-tahun, mengharuskannya memakai tongkat sebagai alat bantu melangkahkan kaki. “Kaki kanan saya sakit pak. Kata dokter, saya tidak boleh berjalan jauh. Keseharian hanya didalam rumah, paling-paling berjemur didepan rumah saat pagi hari.” imbuh ibu dengan tiga orang anak tersebut

Senyum lega Musyarofah bertambah sumringah, ketika Bhabinkamtibmas memberikan tas berisikan 2 kg beras, 1 liter minyak goreng dan 1 kg gula pasir. Paket sembako ini sengaja diberikan kepada para lansia. Selain berbagi, juga menenangkan hati sehingga tensi darahnya tidak naik dan siap menerima dosis vaksin Covid-19.

 

Sementara itu Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan, bersama instansi terkait akan terus mengejar herd immunity. “Kami berkoordinasi dengan Puskesmas Manyar untuk melakukan vaksinasi door to door kepada lansia. Dimana mobilitas mereka terbatas untuk mendatangi gerai vaksin.” jelas Windu.

Mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu menyebut, menggerakkan Bhabinkamtibmas melakukan sosialisasi vaksin Covid-19. Diharapkan masyarakat tidak percaya berita hoax tentang vaksin Covid-19.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk mendukung ikhtiyar pemerintah mencapai herd immunity, melalui percepatan vaksinasi Covid-19. “Meskipun sudah menerima vaksin Covid-19, masyarakat tetap diminta mematuhi protokol kesehatan secara ketat.”  pungkasnya.(yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/