alexametrics
25 C
Gresik
Friday, 20 May 2022

Pelatih GU Pilih Mundur, Begini Alasan Subangkit

GRESIK – Menjelang Liga 3 Nasional, Pelatih Gresik United (GU) Subangkit memilih mundur. Penyebabnya, lantaran manajemen tim meminta dirinya menjadi Direktur Teknik (Dirtek).

Subangkit mengucapkan berterima kasih kepada Gresik United (GU) khususnya kepada Ultras Gresik dan seluruh masyarakat yang selama ini selalu memberi dukungan. “Saya lebih baik mundur dan tidak menerima tawaran untuk duduk di jabatan direktur teknik,”ungkapnya.

Sementara itu, Manajer Gresik United (GU), Toriqi Fajerin mengatakan, berterima kasih atas apa yang sudah dilakukan pelatih asal Pasuruan itu di tim. Pengalaman serta racikannya memberikan banyak perubahan dan membawa Gresik United lolos ke Liga 3 Nasional. “Semoga coach Subangkit terus sukses dengan karirnya kedepan,”kata Ricky sapaan dari Toriqi Fajerin.

Lebih lanjut, Ricky menjelaskan, sebenarnya manajemen tetap ingin bekerja sama dengan Subangkit di Liga 3 Nasional. Namun bukan sebagai pelatih melainkan jabatannya yang dinaikkan jadi Direktur Teknik (Dirtek).

“Berdasarkan hasil evaluasi, kami membutuhkan tenaga coach Subangkit lebih besar. Jadi Kami mengangkat menjadi direktur teknik,”jelasnya.

Menurut dia, bahwa ada dua alasan yang diputuskan oleh manajemen. Pertama adalah hasil evaluasi di Liga 3 Zona Jawa Timur (Jatim). “Jujur kami punya target tinggi di Liga 3 Jatim, namun hanya bisa meraih posisi ketiga,”terangnya.

Kemudian kedua adalah kegagalan Gresik United U-17 di piala Soeratin U-17. Karena melihat sosok Subangkit bisa menancapkan pondasi penting dalam struktur pembinaan Gresik United (GU), jika diplot jadi Direktur Teknik. “Tapi coach menolak tawaran kami dan memutuskan mundur. Kami sepakat mengakhiri kerja sama,”ucapnya. (jar/rof)

GRESIK – Menjelang Liga 3 Nasional, Pelatih Gresik United (GU) Subangkit memilih mundur. Penyebabnya, lantaran manajemen tim meminta dirinya menjadi Direktur Teknik (Dirtek).

Subangkit mengucapkan berterima kasih kepada Gresik United (GU) khususnya kepada Ultras Gresik dan seluruh masyarakat yang selama ini selalu memberi dukungan. “Saya lebih baik mundur dan tidak menerima tawaran untuk duduk di jabatan direktur teknik,”ungkapnya.

Sementara itu, Manajer Gresik United (GU), Toriqi Fajerin mengatakan, berterima kasih atas apa yang sudah dilakukan pelatih asal Pasuruan itu di tim. Pengalaman serta racikannya memberikan banyak perubahan dan membawa Gresik United lolos ke Liga 3 Nasional. “Semoga coach Subangkit terus sukses dengan karirnya kedepan,”kata Ricky sapaan dari Toriqi Fajerin.

-

Lebih lanjut, Ricky menjelaskan, sebenarnya manajemen tetap ingin bekerja sama dengan Subangkit di Liga 3 Nasional. Namun bukan sebagai pelatih melainkan jabatannya yang dinaikkan jadi Direktur Teknik (Dirtek).

“Berdasarkan hasil evaluasi, kami membutuhkan tenaga coach Subangkit lebih besar. Jadi Kami mengangkat menjadi direktur teknik,”jelasnya.

Menurut dia, bahwa ada dua alasan yang diputuskan oleh manajemen. Pertama adalah hasil evaluasi di Liga 3 Zona Jawa Timur (Jatim). “Jujur kami punya target tinggi di Liga 3 Jatim, namun hanya bisa meraih posisi ketiga,”terangnya.

Kemudian kedua adalah kegagalan Gresik United U-17 di piala Soeratin U-17. Karena melihat sosok Subangkit bisa menancapkan pondasi penting dalam struktur pembinaan Gresik United (GU), jika diplot jadi Direktur Teknik. “Tapi coach menolak tawaran kami dan memutuskan mundur. Kami sepakat mengakhiri kerja sama,”ucapnya. (jar/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/