alexametrics
29 C
Gresik
Sunday, 29 May 2022

Dinkes Pastikan Para Santri Sudah Tertangani

KEBOMAS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik tidak menampik jika ada sejumlah santri yang terpapar covid-19. Namun, mereka memastikan para santri sudah tertangani dengan baik. Bahkan, Dineks juga sudah mendirikan posko siaga 24 jam.

Juru Bicara Satgas Covid 19 yang juga Kepala Dinas Kesehatan Gresik, drg. Syaifuddin Ghozali mengatakan saat ini santri yang positif sudah mendapatkan penanganan. Mereka diisolasi di dalam rungan khusus di pesantren agar tidak menular ke santri lain. Kendati demikian seluruh santri yang positif dalam keadaan sehat.

“Kami pastikan baik-baik saja. Dan mari kita sama-sama mendukung memberi support agar cepat pulih,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Cabang Gresik Ala’uddin mengaku belum menerima laporan terkait hal itu. Meski demikian lembaga NU yang menaungi seluruh pesantren itu meminta agar pondok pesantren di tengah pandemi menjaga protokol kesehatan.

“PC RMI Gresik menghimbau agar protokol covid harus tetap dijalankan secara maksimal demi menjaga kesehatan kyai dan santri,” kata Gus Ala’.

“PC RMI Gresik menghimbau agar pesantren selalu berkordinasi dengan Dinkes, dalam hal ini diwakili oleh puskesmas setempat,” katanya. (fir/rof)

KEBOMAS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik tidak menampik jika ada sejumlah santri yang terpapar covid-19. Namun, mereka memastikan para santri sudah tertangani dengan baik. Bahkan, Dineks juga sudah mendirikan posko siaga 24 jam.

Juru Bicara Satgas Covid 19 yang juga Kepala Dinas Kesehatan Gresik, drg. Syaifuddin Ghozali mengatakan saat ini santri yang positif sudah mendapatkan penanganan. Mereka diisolasi di dalam rungan khusus di pesantren agar tidak menular ke santri lain. Kendati demikian seluruh santri yang positif dalam keadaan sehat.

“Kami pastikan baik-baik saja. Dan mari kita sama-sama mendukung memberi support agar cepat pulih,” imbuhnya.

-

Sementara itu Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Cabang Gresik Ala’uddin mengaku belum menerima laporan terkait hal itu. Meski demikian lembaga NU yang menaungi seluruh pesantren itu meminta agar pondok pesantren di tengah pandemi menjaga protokol kesehatan.

“PC RMI Gresik menghimbau agar protokol covid harus tetap dijalankan secara maksimal demi menjaga kesehatan kyai dan santri,” kata Gus Ala’.

“PC RMI Gresik menghimbau agar pesantren selalu berkordinasi dengan Dinkes, dalam hal ini diwakili oleh puskesmas setempat,” katanya. (fir/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/