alexametrics
28 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

RSUD dr Soetomo Turun Gunung Kawal Pasien Covid-19

GRESIK – Tim Pengendalian dan Pencegahan Infeksi RSUD DR Soetomo, serta relawan dari Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II Jawa Timur (Jatim) turun gunung untuk mengawal pasien Coronavirus Disease (Covid-19) di  Gresik. Mereka langsung melakukan pendampingan di berbagai wilayah utamanya Menganti dan Driyorejo.

Tim Pengendalian dan Pencegahan Infeksi RSUD DR Soetomo, Mucharam mengatakan, kegiatan sosialisasi dari rumah sakit Jatim dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap penularan virus covid-19 dengan cara menerapkan protokol kesehatan. “Pemakaian masker, sering cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak menjadi cara awal dalam pencegahan covid-19,”kata Mucharam di Desa Boteng, Kecamatan Menganti, kemarin.

Dikatakan, kegiatan turun gunung itu dilakukan untuk mengimbau agar warga memberikan support kepada orang yang terpapar Covid-19. “Pasien Covid-19 yang dilatarbelakangi penyakit bawaan (komorbid) membutuhkan penanganan serius di rumah sakit. Beda dengan orang yang daya tahan tubuhnya kuat, cukup insoman atau isolasi mandiri selama 10 hari  bisa sembuh,” jelasnya.

Upaya yang terpenting adalah menjaga agar virus tersebut tidak masuk tubuh melalui lima lubang di wajah kita yaitu dua lubang mata, dua lubang hidung dan lubang mulut.

Sementara itu, Ketua RW 05, Rachmad Rudi Setiawan mengatakan, bersyukur RS dr Soetomo mau turun gunung mengawal pasien Covid-19 di wilayahnya. “Semoga dengan kegiatan ini semakin merekatkan kerukunan warga yang selama ini terbelenggu dengan ketakutan akan wabah virus ini,”ungkap dia. (jar/han)

GRESIK – Tim Pengendalian dan Pencegahan Infeksi RSUD DR Soetomo, serta relawan dari Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II Jawa Timur (Jatim) turun gunung untuk mengawal pasien Coronavirus Disease (Covid-19) di  Gresik. Mereka langsung melakukan pendampingan di berbagai wilayah utamanya Menganti dan Driyorejo.

Tim Pengendalian dan Pencegahan Infeksi RSUD DR Soetomo, Mucharam mengatakan, kegiatan sosialisasi dari rumah sakit Jatim dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap penularan virus covid-19 dengan cara menerapkan protokol kesehatan. “Pemakaian masker, sering cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak menjadi cara awal dalam pencegahan covid-19,”kata Mucharam di Desa Boteng, Kecamatan Menganti, kemarin.

Dikatakan, kegiatan turun gunung itu dilakukan untuk mengimbau agar warga memberikan support kepada orang yang terpapar Covid-19. “Pasien Covid-19 yang dilatarbelakangi penyakit bawaan (komorbid) membutuhkan penanganan serius di rumah sakit. Beda dengan orang yang daya tahan tubuhnya kuat, cukup insoman atau isolasi mandiri selama 10 hari  bisa sembuh,” jelasnya.

-

Upaya yang terpenting adalah menjaga agar virus tersebut tidak masuk tubuh melalui lima lubang di wajah kita yaitu dua lubang mata, dua lubang hidung dan lubang mulut.

Sementara itu, Ketua RW 05, Rachmad Rudi Setiawan mengatakan, bersyukur RS dr Soetomo mau turun gunung mengawal pasien Covid-19 di wilayahnya. “Semoga dengan kegiatan ini semakin merekatkan kerukunan warga yang selama ini terbelenggu dengan ketakutan akan wabah virus ini,”ungkap dia. (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/