alexametrics
32 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Kabar Gembira, RSUD Ibnu Sina Punya Alat Diagnostik Covid-19 Super Jitu

GRESIK – Kabar gembira bagi masyarakat Gresik dan sekitarnya. Saat ini RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik telah memiliki laboratorium Biomolekuler / PCR untuk membantu diagnostik Covid-19 dengan hasil yang akurat dan cepat.

Uji Abbot Real Time SARS-CoV-2 merupakan uji real-time (rt) reverse transcriptase RT polymerase chain reaction (PCR) yang ditujukan untuk deteksi kualitatif dari asam nukleat SARS-CoV-2 pada spesimen swab nasofaring dan orofaring pada individu terduga COVID-19. Adapun tahapan persiapan pemeriksaan PCR dilaboratorium Patologi klinik di RSUD Ibnu Sina Gresik meliputi: pengambilan spesimen Nasofaring dan orofaring, preparasi sampel, pengerjaan Real-Time PCR, dan pelaporan hasil.

Sekuens RNA yang tidak berhubungan dengan target sekuens SARS-CoV-2 dimasukkan ke setiap spesimen pada awal ekstraksi sampel. Sekuens yang tidak berhubungan secara bersamaan diamplifikasi, dan disediakan sebagai internal control untuk menunjukkan bahwa proses telah dilakukan dengan benar pada setiap sampel.

Keberadaan target sekuens SARS-CoV-2 terindikasi oleh terbentuknya sinyal fluoresens melalui probe oligonukleotida berlabel fluoresens pada instrument Abbot M2000rt. Durasi waktu yang diperlukan mesin PCR Abbot M2000rt dengan kemampuan kapasitas 94 spesimen sekali proses adalah kisaran 5 jam – 7 jam. Sebelumnya Laboratorium RSUD Ibnu Sina Gresik telah mendapatkan bantuan alat PCR dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi Jawa Timur, namun kapasitas untuk sekali proses hanya mampu 22 spesimen.

Laboratorium Biomolekuler / PCR RSUD Ibnu Sina Gresik juga telah dilakukan visitasi tim dari Dinas Kesehatan Propinsi, BBTKL, Organisasi profesi Patologi Klinik dan Mikrobiologi Klinik untuk mendapatkan penilaian layak dalam memberikan pelayanan pemeriksaan PCR sehingga hasil dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini disampaikan oleh dr. Sujianto SpPK selaku kepala instalasi Laboratorium Patologi Klinik RSUD Ibnu Sina Gresik disela sela kesibukannya.

Kehadiran mesin PCR Abbot M2000rt ini tak lepas dari keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik untuk segera memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Dukungan dari Pemerintah Daerah ini segera ditindaklanjuti bersama antara RSUD Ibnu Sina dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik untuk mensinergikan tatalaksana protokol pemeriksaan Covid-19 di Wilayah Kabupaten Gresik.

Saat ini tarif pemeriksaan Covid-19 di RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik telah disahkan oleh pemerintah daerah, sehingga Ibnu Sina dapat melayani pemeriksaan secara umum. Hal ini berdasarkan Peraturan Bupati Gresik No 43 Tahun 2020 tentang Tarif pelayanan kesehatan di RSUD Ibnu Sina Kab. Gresik.   (*)

GRESIK – Kabar gembira bagi masyarakat Gresik dan sekitarnya. Saat ini RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik telah memiliki laboratorium Biomolekuler / PCR untuk membantu diagnostik Covid-19 dengan hasil yang akurat dan cepat.

Uji Abbot Real Time SARS-CoV-2 merupakan uji real-time (rt) reverse transcriptase RT polymerase chain reaction (PCR) yang ditujukan untuk deteksi kualitatif dari asam nukleat SARS-CoV-2 pada spesimen swab nasofaring dan orofaring pada individu terduga COVID-19. Adapun tahapan persiapan pemeriksaan PCR dilaboratorium Patologi klinik di RSUD Ibnu Sina Gresik meliputi: pengambilan spesimen Nasofaring dan orofaring, preparasi sampel, pengerjaan Real-Time PCR, dan pelaporan hasil.

Sekuens RNA yang tidak berhubungan dengan target sekuens SARS-CoV-2 dimasukkan ke setiap spesimen pada awal ekstraksi sampel. Sekuens yang tidak berhubungan secara bersamaan diamplifikasi, dan disediakan sebagai internal control untuk menunjukkan bahwa proses telah dilakukan dengan benar pada setiap sampel.

-

Keberadaan target sekuens SARS-CoV-2 terindikasi oleh terbentuknya sinyal fluoresens melalui probe oligonukleotida berlabel fluoresens pada instrument Abbot M2000rt. Durasi waktu yang diperlukan mesin PCR Abbot M2000rt dengan kemampuan kapasitas 94 spesimen sekali proses adalah kisaran 5 jam – 7 jam. Sebelumnya Laboratorium RSUD Ibnu Sina Gresik telah mendapatkan bantuan alat PCR dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi Jawa Timur, namun kapasitas untuk sekali proses hanya mampu 22 spesimen.

Laboratorium Biomolekuler / PCR RSUD Ibnu Sina Gresik juga telah dilakukan visitasi tim dari Dinas Kesehatan Propinsi, BBTKL, Organisasi profesi Patologi Klinik dan Mikrobiologi Klinik untuk mendapatkan penilaian layak dalam memberikan pelayanan pemeriksaan PCR sehingga hasil dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini disampaikan oleh dr. Sujianto SpPK selaku kepala instalasi Laboratorium Patologi Klinik RSUD Ibnu Sina Gresik disela sela kesibukannya.

Kehadiran mesin PCR Abbot M2000rt ini tak lepas dari keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik untuk segera memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Dukungan dari Pemerintah Daerah ini segera ditindaklanjuti bersama antara RSUD Ibnu Sina dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik untuk mensinergikan tatalaksana protokol pemeriksaan Covid-19 di Wilayah Kabupaten Gresik.

Saat ini tarif pemeriksaan Covid-19 di RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik telah disahkan oleh pemerintah daerah, sehingga Ibnu Sina dapat melayani pemeriksaan secara umum. Hal ini berdasarkan Peraturan Bupati Gresik No 43 Tahun 2020 tentang Tarif pelayanan kesehatan di RSUD Ibnu Sina Kab. Gresik.   (*)

Most Read

Berita Terbaru

/