alexametrics
30 C
Gresik
Friday, 20 May 2022

Jadi Cabor Baru, Pengcab ESI Rutin Gelar Turnamen

GRESIK – Sejak disahkan menjadi Cabang Olahraga (Cabor) baru dibawa KONI Gresik, Pengurus Cabang E-Sport Indonesia (Pengcab ESI) secara intensif menggelar turnamen. Berbagai perlombaan digelar, mulai dari Free Fire, Mobile Legend hingga yang terbaru turnament Player Unknown’s Battle grounds (PUBG) Mobile Gresik di Icon Mall, Senin (31/5).

Ketua pelaksana turnamen PUBG Gresik Agus Supriyanto, mengatakan peserta turnamen ini dari 5 Kabupaten, yaitu Gresik, Lamongan, Tuban, Bojonegoro dan Ngawi.

“Beberapa tim dari luar kabupaten tersebut juga ingin mendaftar. Di antaranya, dari Mojokerto, Jombang, bahkan dari Jember. Namun, slot sudah habis,” kata Agus.

Menurut Agus, pemilihan kabupaten sekitar Gresik ini untuk menjaring atlet di daerah-daerah. Selain itu, juga untuk meningkatkan keterampilan dan koordinasi antar pecinta olah raga online.

Dari pertandingan ini diperlukan keseriusan dan fokus, jika ada salah satu tim yang tidak fokus, maka akan meleset bidikannya.

Setiap tim terdiri empat orang itu dibutuhkan kekompakan dan keseriusan. Jika ada seorang yang kurang fokus, bidikannya meleset, sehingga bisa kalah. Di sinilah kelebihan game ini, salah satunya melatih konsentrasi,” katanya.

Sementara, Ketua Pengurus Cabang E Sports Indonesia (ESI) Kabupaten Gresik, Ali Sugiarto, mengatakan sangat gembira, sebab atlet dari Gresik cukup unggul.

“Kami lihat kemampuan atlit dari Kabupaten Gresik tidak mengecewakan, dari jumlah yang masuk final masih lebih besar dari kabupaten lain. Tinggal kita tingkatkan kualitas pemainnya dalam tim untuk dijadikan binaan dari ESI Gresik,” kata Ali. (fir/rof)

GRESIK – Sejak disahkan menjadi Cabang Olahraga (Cabor) baru dibawa KONI Gresik, Pengurus Cabang E-Sport Indonesia (Pengcab ESI) secara intensif menggelar turnamen. Berbagai perlombaan digelar, mulai dari Free Fire, Mobile Legend hingga yang terbaru turnament Player Unknown’s Battle grounds (PUBG) Mobile Gresik di Icon Mall, Senin (31/5).

Ketua pelaksana turnamen PUBG Gresik Agus Supriyanto, mengatakan peserta turnamen ini dari 5 Kabupaten, yaitu Gresik, Lamongan, Tuban, Bojonegoro dan Ngawi.

“Beberapa tim dari luar kabupaten tersebut juga ingin mendaftar. Di antaranya, dari Mojokerto, Jombang, bahkan dari Jember. Namun, slot sudah habis,” kata Agus.

-

Menurut Agus, pemilihan kabupaten sekitar Gresik ini untuk menjaring atlet di daerah-daerah. Selain itu, juga untuk meningkatkan keterampilan dan koordinasi antar pecinta olah raga online.

Dari pertandingan ini diperlukan keseriusan dan fokus, jika ada salah satu tim yang tidak fokus, maka akan meleset bidikannya.

Setiap tim terdiri empat orang itu dibutuhkan kekompakan dan keseriusan. Jika ada seorang yang kurang fokus, bidikannya meleset, sehingga bisa kalah. Di sinilah kelebihan game ini, salah satunya melatih konsentrasi,” katanya.

Sementara, Ketua Pengurus Cabang E Sports Indonesia (ESI) Kabupaten Gresik, Ali Sugiarto, mengatakan sangat gembira, sebab atlet dari Gresik cukup unggul.

“Kami lihat kemampuan atlit dari Kabupaten Gresik tidak mengecewakan, dari jumlah yang masuk final masih lebih besar dari kabupaten lain. Tinggal kita tingkatkan kualitas pemainnya dalam tim untuk dijadikan binaan dari ESI Gresik,” kata Ali. (fir/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/