alexametrics
26 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Program QA Diakui Lebih Terukur Untuk Sejahterakan Masyarakat

GRESIK- VISI MISI Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim-dr Asluchul Alif yang dijabarkan dalam beberapa program kerja mendapatkan sambutan baik dari masyarakat. Sebab program program yang selama ini disosialisasikan oleh QA kepada masyarakat dinilai lebih realistis dan terukur untuk mensejahterakan masyarakat Gresik.

Pengakuan ini salah satunya disampaikan kalangan guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Swasta (PGS) Gresik. “Dalam momen seperti ini, program yang dicanangkan pasangan Qosim-Alif lebih realistis dan terukur untuk kesejahteraan guru maupun masyarakat di Gresik,” ujar Ketua Persatuan Guru Swasta Kabupaten Gresik, Hamdan Faqih dalam acara silaturahmi dengan Paslon Bupati dan  Wakil Bupati Gresik nomor urut 1, di Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah.

“Setelah kami memahami  program guru swasta bangkit, ternyata  program pasangan nomor 1 (satu) ini realistis dan tidak muluk muluk. Karena kesejahteraan itu yang realistis,” tandasnya.

Sebuah harapan tentang kesejahteraan guru sangatlah penting. Pasalnya kondisi saat ini bisa saja berubah dibandingkan beberapa tahun silam.

Kata Hamdan, mungkin ada beberapa guru di sekolah swasta yang benar benar ikhlas untuk mengajar dan mendedikasikan ilmunya. Namun di zaman yang semakin berkembang ini dimungkinkan berbeda, sehingga semangat dan komitmen peningkatan kesejahteraan guru tersebut sangat dinanti oleh para guru swasta.

“Mudah mudahan ke depan PGS bisa bergerak sejalan dengan pasangan Qosim-Alif untuk mewujudkan para guru semakin baik, dan lebih maju,” tandasnya.

Sementara itu, Cabup Qosim menjelaskan, alasan Qosim-Alif mengonsep beberapa program melalui kartu bertujuan untuk memudahkan dalam mengakses data yang terukur dan valid. Karena nantinya kartu tersebut akan mendata ribuan guru di Kabupaten Gresik.

“Dengan kartu guru swasta bangkit akan kami siapkan insentif dan tunjangan pengabdian, atau dana pensiun guru swasta,” kata  Qosim didampingi pasangannya dalam Pilbup Gresik tahun 2020, dr Alif.

Ditambahkan Cawabup Dokter Alif, program melalui beberapa kartu tersebut sangat sejalan dengan kondisi pandemi yang masih belum berakhir. “Ada kata bangkit, artinya mari kita bersama sama untuk bangkit melawan mewabahnya virus corona atau Covid-19 ini,” tegasnya. (jar/Han)

GRESIK- VISI MISI Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim-dr Asluchul Alif yang dijabarkan dalam beberapa program kerja mendapatkan sambutan baik dari masyarakat. Sebab program program yang selama ini disosialisasikan oleh QA kepada masyarakat dinilai lebih realistis dan terukur untuk mensejahterakan masyarakat Gresik.

Pengakuan ini salah satunya disampaikan kalangan guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Swasta (PGS) Gresik. “Dalam momen seperti ini, program yang dicanangkan pasangan Qosim-Alif lebih realistis dan terukur untuk kesejahteraan guru maupun masyarakat di Gresik,” ujar Ketua Persatuan Guru Swasta Kabupaten Gresik, Hamdan Faqih dalam acara silaturahmi dengan Paslon Bupati dan  Wakil Bupati Gresik nomor urut 1, di Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah.

“Setelah kami memahami  program guru swasta bangkit, ternyata  program pasangan nomor 1 (satu) ini realistis dan tidak muluk muluk. Karena kesejahteraan itu yang realistis,” tandasnya.

-

Sebuah harapan tentang kesejahteraan guru sangatlah penting. Pasalnya kondisi saat ini bisa saja berubah dibandingkan beberapa tahun silam.

Kata Hamdan, mungkin ada beberapa guru di sekolah swasta yang benar benar ikhlas untuk mengajar dan mendedikasikan ilmunya. Namun di zaman yang semakin berkembang ini dimungkinkan berbeda, sehingga semangat dan komitmen peningkatan kesejahteraan guru tersebut sangat dinanti oleh para guru swasta.

“Mudah mudahan ke depan PGS bisa bergerak sejalan dengan pasangan Qosim-Alif untuk mewujudkan para guru semakin baik, dan lebih maju,” tandasnya.

Sementara itu, Cabup Qosim menjelaskan, alasan Qosim-Alif mengonsep beberapa program melalui kartu bertujuan untuk memudahkan dalam mengakses data yang terukur dan valid. Karena nantinya kartu tersebut akan mendata ribuan guru di Kabupaten Gresik.

“Dengan kartu guru swasta bangkit akan kami siapkan insentif dan tunjangan pengabdian, atau dana pensiun guru swasta,” kata  Qosim didampingi pasangannya dalam Pilbup Gresik tahun 2020, dr Alif.

Ditambahkan Cawabup Dokter Alif, program melalui beberapa kartu tersebut sangat sejalan dengan kondisi pandemi yang masih belum berakhir. “Ada kata bangkit, artinya mari kita bersama sama untuk bangkit melawan mewabahnya virus corona atau Covid-19 ini,” tegasnya. (jar/Han)

Most Read

Berita Terbaru

/