alexametrics
31 C
Gresik
Wednesday, 19 January 2022

Wabup Minta Kepala Desa Hati-Hati Gunakan Anggaran Desa

GRESIK – Maraknya kasus hukum yang menjerat kepala desa (kades) mendapat perhatian dari Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah. Orang nomor dua di Gresik itu mewanti -wanti kepala desa agar berhati-hati dalam mengelola APBDes.

“Kita harus berkaca pada sejumlah perkara yang pernah terjadi. Saya menghimbau agar kejadian seperti itu tidak terjadi lagi di tempat bapak atau ibu para kepala desa. Tolong berhati-hati dalam mengelola anggaran,” kata Bu Min sapaan akrabnya.

Bu Min menambahkan, agar tidak terjerat hukum, para petinggi harus memegang komitmennya untuk mengelola anggaran desa, sesuai dengan aturan yang ada. Khususnya bagi para petinggi baru, jangan malu untuk terus belajar. Ini untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang bisa berujung pada masalah hukum. Hal ini semata untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tingkat desa.

“Aja rumangsa pinter lan bener dhewe (jangan merasa pintar dan benar sendiri.red) dalam mengelola keuangan desa. Jika belum paham jangan malu untuk bertanya,” kata dia.  (fir/rof)

GRESIK – Maraknya kasus hukum yang menjerat kepala desa (kades) mendapat perhatian dari Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah. Orang nomor dua di Gresik itu mewanti -wanti kepala desa agar berhati-hati dalam mengelola APBDes.

“Kita harus berkaca pada sejumlah perkara yang pernah terjadi. Saya menghimbau agar kejadian seperti itu tidak terjadi lagi di tempat bapak atau ibu para kepala desa. Tolong berhati-hati dalam mengelola anggaran,” kata Bu Min sapaan akrabnya.

Bu Min menambahkan, agar tidak terjerat hukum, para petinggi harus memegang komitmennya untuk mengelola anggaran desa, sesuai dengan aturan yang ada. Khususnya bagi para petinggi baru, jangan malu untuk terus belajar. Ini untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang bisa berujung pada masalah hukum. Hal ini semata untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tingkat desa.

-

“Aja rumangsa pinter lan bener dhewe (jangan merasa pintar dan benar sendiri.red) dalam mengelola keuangan desa. Jika belum paham jangan malu untuk bertanya,” kata dia.  (fir/rof)

Most Read

Berita Terbaru