alexametrics
31 C
Gresik
Wednesday, 19 January 2022

APBD 2022 Digedok, Pendapatan Ditarget Rp 3,4 T, Belanja Rp 3,6 T

GRESIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik akhirnya menyetujui dan mengesahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) tahun 2022 diangka Rp 3,4 trilun.

Rapat paripurna penetapan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD H. Much. Abdul Qodir, S.Pd dengan didampingi Wakil Ketua Hj. Nur Saidah, S.E., M.M dan H. Ahmad Nurhamim, S.Pi., M.Si. Hadir pula Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dengan didampingi jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Gresik secara virtual.

Ketua DPRD H. Much. Abdul Qodir mengungkapkan bahwa pembahasan R-APBD ini melalui proses yang panjang. Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran (Tim-Ang) telah berdiskusi melalui pembahasan untuk menentukan besaran kemampuan APBD Gresik tahun 2022.

“Begitu juga di tingkat komisi. Telah melakukan pembahasan yang cukup panjang dengan mitra kerja masing-masing untuk menggali sejumlah potensi pendapatan dan juga efisiensi belanja daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Banggar DPRD Gresik Jumanto menjelaskan R-APBD Gresik ini telah disusun dan dibahas bersama antara Pemda dengan DPRD. Pembahasan dimulai dengan penyampaian nota penjelasan atas R-APBD 2022 oleh Bupati Gresik dan diteruskan dengan penyampaian pemandangan umum atas nota penjelasan tersebut oleh fraksi-fraksi di DPRD Gresik.

“Tahapan selanjutnya adalah pembahasan yang dilakukan oleh banggar bersama dengan Tim-Ang maupun pembahasan di tingkat komisi-komisi bersama dengan perangkat daerah (Organisasi Perangkat Daerah, red),” ujarnya.

Hasil pembahasan memutuskan bahwa proyeksi pendapatan daerah dalam R-APBD 2022 yang awalnya disampaikan Rp 3,3 triliun naik menjadi Rp 3,4 T lebih. Hal ini menyusul setelah pendapatan ditargetkan naik sebesar Rp 62,1 miliar lebih. “Untuk belanja daerah dalam R-APBD tahun 2022 yang awalnya disampaikan sebesar Rp3,5 trilun lebih diproyeksi ada kenaikan sebesar Rp62,1 miliar lebih. Sehingga setelah pembahasan untuk belanja daerah menjadi sekitar Rp3,6 triliun,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada anggota DPRD, yang sudah mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk memberikan masukan atau saran terhadap pembahasan R-APBD Gresik tahun anggaran 2022 ini. “Sehingga bisa menghasilkan komitmen bersama dengan hasil disetujuinya APBD Gresik tahun 2022,” kata Bupati yang hadir secara virtual dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gresik. (rof/han)

GRESIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik akhirnya menyetujui dan mengesahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) tahun 2022 diangka Rp 3,4 trilun.

Rapat paripurna penetapan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD H. Much. Abdul Qodir, S.Pd dengan didampingi Wakil Ketua Hj. Nur Saidah, S.E., M.M dan H. Ahmad Nurhamim, S.Pi., M.Si. Hadir pula Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dengan didampingi jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Gresik secara virtual.

Ketua DPRD H. Much. Abdul Qodir mengungkapkan bahwa pembahasan R-APBD ini melalui proses yang panjang. Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran (Tim-Ang) telah berdiskusi melalui pembahasan untuk menentukan besaran kemampuan APBD Gresik tahun 2022.

-

“Begitu juga di tingkat komisi. Telah melakukan pembahasan yang cukup panjang dengan mitra kerja masing-masing untuk menggali sejumlah potensi pendapatan dan juga efisiensi belanja daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Banggar DPRD Gresik Jumanto menjelaskan R-APBD Gresik ini telah disusun dan dibahas bersama antara Pemda dengan DPRD. Pembahasan dimulai dengan penyampaian nota penjelasan atas R-APBD 2022 oleh Bupati Gresik dan diteruskan dengan penyampaian pemandangan umum atas nota penjelasan tersebut oleh fraksi-fraksi di DPRD Gresik.

“Tahapan selanjutnya adalah pembahasan yang dilakukan oleh banggar bersama dengan Tim-Ang maupun pembahasan di tingkat komisi-komisi bersama dengan perangkat daerah (Organisasi Perangkat Daerah, red),” ujarnya.

Hasil pembahasan memutuskan bahwa proyeksi pendapatan daerah dalam R-APBD 2022 yang awalnya disampaikan Rp 3,3 triliun naik menjadi Rp 3,4 T lebih. Hal ini menyusul setelah pendapatan ditargetkan naik sebesar Rp 62,1 miliar lebih. “Untuk belanja daerah dalam R-APBD tahun 2022 yang awalnya disampaikan sebesar Rp3,5 trilun lebih diproyeksi ada kenaikan sebesar Rp62,1 miliar lebih. Sehingga setelah pembahasan untuk belanja daerah menjadi sekitar Rp3,6 triliun,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada anggota DPRD, yang sudah mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk memberikan masukan atau saran terhadap pembahasan R-APBD Gresik tahun anggaran 2022 ini. “Sehingga bisa menghasilkan komitmen bersama dengan hasil disetujuinya APBD Gresik tahun 2022,” kata Bupati yang hadir secara virtual dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gresik. (rof/han)

Most Read

Berita Terbaru