25 C
Gresik
Monday, 28 November 2022

Bagi warga Gresik, Berobat Cukup Bawa e-KTP Segera Berlaku di Gresik

GRESIK –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik berhasil merealisasikan Universal Health Coveraga (UHC). Pada perubahan APBD (P-APBD) 2022, mereka memberikan tambahan anggaran sebesar Rp 23 miliar. Dengan tambahan ini, cakupan UHC di Gresik bisa mencapai 98 persen.

Anggota Komisi IV DPRD Gresik Bustami Hazim membenarkan hal tersebut. Menurut dia, dengan cakupan yang telah mencapai 98 persen, maka program berobat cukup bawa e-KTP bisa segera dinikmati warga Gresik.

“Iya, sudah bisa seharusnya. Karena cakupannya telah memenuhi syarat yang telah ditentukan,” ujarnya.

Dengan tambahan anggaran sebesar Rp 23 miliar, maka total anggaran yang ada di APBD tahun anggaran 2022 mencapai Rp 70 miliar. Sebab, pada APBD murni telah diberikan anggaran sebesar Rp 47 miliar. “Kami mendorong Dinas Kesehatan bersama Dinas Sosial agar segera merealisiakan program berobat cukup bawa e-KTP,” ungkap dia.

Menurut dia, kalau bisa program tersebut harusnya sudah dilaksanakan pada awal atau pertengahan Oktober ini. Sehingga, bisa memberikan kemanfaatan kepada masyarakat Kabupaten Gresik. “Kalau kami minta secepatnya,” imbuh dia.\

Baca Juga : Muhammad Perjuangkan Peningkatan Anggaran Kesehatan dan Pendidikan

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muhammad mengatakan meskipun anggarannya sudah siap, pihaknya meminta agar Dinas melakukan validasi data. Pihaknya pesimis program ini bisa dilaksanakan Oktober. “Kemungkinan November baru bisa terealisasi,” terangnya.

Ia menambahkan, pihaknya berharap program berobat cukup bawa e-KTP bisa terus dipertahankan untuk tahun-tahun selanjutnya. Pihaknya di Komisi IV akan terus melakukan pengawalan. “Kami kawal. Karena kesehatan merupakan program prioritas yang harus dilaksanakan pemerintah,” imbuhnya. (rof/han)

GRESIK –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik berhasil merealisasikan Universal Health Coveraga (UHC). Pada perubahan APBD (P-APBD) 2022, mereka memberikan tambahan anggaran sebesar Rp 23 miliar. Dengan tambahan ini, cakupan UHC di Gresik bisa mencapai 98 persen.

Anggota Komisi IV DPRD Gresik Bustami Hazim membenarkan hal tersebut. Menurut dia, dengan cakupan yang telah mencapai 98 persen, maka program berobat cukup bawa e-KTP bisa segera dinikmati warga Gresik.

“Iya, sudah bisa seharusnya. Karena cakupannya telah memenuhi syarat yang telah ditentukan,” ujarnya.

-

Dengan tambahan anggaran sebesar Rp 23 miliar, maka total anggaran yang ada di APBD tahun anggaran 2022 mencapai Rp 70 miliar. Sebab, pada APBD murni telah diberikan anggaran sebesar Rp 47 miliar. “Kami mendorong Dinas Kesehatan bersama Dinas Sosial agar segera merealisiakan program berobat cukup bawa e-KTP,” ungkap dia.

Menurut dia, kalau bisa program tersebut harusnya sudah dilaksanakan pada awal atau pertengahan Oktober ini. Sehingga, bisa memberikan kemanfaatan kepada masyarakat Kabupaten Gresik. “Kalau kami minta secepatnya,” imbuh dia.\

Baca Juga : Muhammad Perjuangkan Peningkatan Anggaran Kesehatan dan Pendidikan

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muhammad mengatakan meskipun anggarannya sudah siap, pihaknya meminta agar Dinas melakukan validasi data. Pihaknya pesimis program ini bisa dilaksanakan Oktober. “Kemungkinan November baru bisa terealisasi,” terangnya.

Ia menambahkan, pihaknya berharap program berobat cukup bawa e-KTP bisa terus dipertahankan untuk tahun-tahun selanjutnya. Pihaknya di Komisi IV akan terus melakukan pengawalan. “Kami kawal. Karena kesehatan merupakan program prioritas yang harus dilaksanakan pemerintah,” imbuhnya. (rof/han)

Most Read

Berita Terbaru

/