alexametrics
28 C
Gresik
Monday, 16 May 2022

Pembangunan Gedung Islamic Center Dilanjutkan

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bakal melanjutkan pembangunan gedung Islamic Center, di Kecamatan Balongpanggang. Tahun ini, alokasi anggaran senilai Rp 14,9 miliar untuk fisik. Dari total anggaran yang dibutuhkan sekira Rp 64 miliar dengan sistem penganggaran multiyears (berkelanjutan).

 

Saat ini, lelang di ULP Pemkab Gresik untuk kelanjutan proyek mercusuar yang dimulai sejak kepemimpinan Bupati Sambari Halim Radianto pada tahun 2019, sudah rampung.

“Lelang sudah klir. Sudah ada pemenang lelang, PT Batara Guru Group dengan HPS Rp 10,8 miliar dari pagu anggaran Rp 14,9 miliar dari APBD 2021,” ucap Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widiana. Anggaran itu untuk pembangunan (arsitektur) gedung A.

 

Pembangunan gedung Islamic Center terdiri dari gedung (bangunan) A dan B. Adapun proyek Islamic Center tahap I pada tahun 2019 menelan biaya Rp 16.763.286.113,22. Sebagai kontraktor pelaksana adalah PT. Cipta Perkasa Prima dengan No. SPMK ; 764/542/CK/437.51/2019.

 

Pembangunan Islamic Center berada di lahan tanah negara (TN) seluas 5.700 meter persegi. Jarak dari jalan raya sekitar 50 meter. Bangunan itu menggunakan bekas area persawahan. Sesuai dengan rencana, di kawasan Islamic Center ada bangunan Masjid Akbar dan tempat untuk manasik haji. Selain itu, terdapat sentra kuliner untuk mewadahi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Juga, ada gedung serbaguna seluas 1.900 meter persegi, gedung kajian Islam seluas 1.900 meter persegi, dan rest area.

 

Dari pagu APBD 2021 hasil lelang senilai Rp 10,8 miliar di antaranya, akan digunakan untuk menyelesaikan bangunan utama berupa masjid. “Jadi, proyek Islamic Center pendanaan dilakukan secara berkelanjutan (multiyears) dari APBD Gresik,” pungkasnya. (jar/han)

 

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bakal melanjutkan pembangunan gedung Islamic Center, di Kecamatan Balongpanggang. Tahun ini, alokasi anggaran senilai Rp 14,9 miliar untuk fisik. Dari total anggaran yang dibutuhkan sekira Rp 64 miliar dengan sistem penganggaran multiyears (berkelanjutan).

 

Saat ini, lelang di ULP Pemkab Gresik untuk kelanjutan proyek mercusuar yang dimulai sejak kepemimpinan Bupati Sambari Halim Radianto pada tahun 2019, sudah rampung.

-

“Lelang sudah klir. Sudah ada pemenang lelang, PT Batara Guru Group dengan HPS Rp 10,8 miliar dari pagu anggaran Rp 14,9 miliar dari APBD 2021,” ucap Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widiana. Anggaran itu untuk pembangunan (arsitektur) gedung A.

 

Pembangunan gedung Islamic Center terdiri dari gedung (bangunan) A dan B. Adapun proyek Islamic Center tahap I pada tahun 2019 menelan biaya Rp 16.763.286.113,22. Sebagai kontraktor pelaksana adalah PT. Cipta Perkasa Prima dengan No. SPMK ; 764/542/CK/437.51/2019.

 

Pembangunan Islamic Center berada di lahan tanah negara (TN) seluas 5.700 meter persegi. Jarak dari jalan raya sekitar 50 meter. Bangunan itu menggunakan bekas area persawahan. Sesuai dengan rencana, di kawasan Islamic Center ada bangunan Masjid Akbar dan tempat untuk manasik haji. Selain itu, terdapat sentra kuliner untuk mewadahi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Juga, ada gedung serbaguna seluas 1.900 meter persegi, gedung kajian Islam seluas 1.900 meter persegi, dan rest area.

 

Dari pagu APBD 2021 hasil lelang senilai Rp 10,8 miliar di antaranya, akan digunakan untuk menyelesaikan bangunan utama berupa masjid. “Jadi, proyek Islamic Center pendanaan dilakukan secara berkelanjutan (multiyears) dari APBD Gresik,” pungkasnya. (jar/han)

 

Most Read

Berita Terbaru

/