alexametrics
32 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Berangkat Dari Restu Kiai, Gus Yani-Ning Min Pimpin Kota Santri

GRESIK – Hari ini (25/2) merupakan momen yang sangat istimewa bagi Fandi Ahmad Yani dan Siti Aminatun Habibah. Kedua putra daerah itu dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2021-2024 oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Dalam sebuah kesempatan, Fandi Ahmad Yani atau akrab disapa Gus Yani menegaskan siap mengemban amanah masyarakat Gresik khususnya dalam mendorong pembangunan ekonomi kota santri.  “Berangkat dari restu para kiai saya mohon doa dan dukungannya untuk memimpin Kabupaten Gresik. Mari bersama-sama mewujudkan Gresik Baru yang lebih bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” kata dia.

Sesuai jadwalnya, Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih dilantik Jum’at pukul 16.00 WIB di Gedung Negara Grahadi. Pelantikan bersamaan dengan Walikota Surabaya, Bupati Sidoarjo, Lamongan, dan Kediri.  Usai dilantik, Yani juga menyatakan jika dirinya siap berkolaborasi dengan Walikota Surabaya maupun Bupati Sidoarjo terpilih dengan menciptakan segitiga ekonomi.  “Melalui kolaborasi ini kedepan Kabupaten Gresik, Pemerintah Kota Surabaya, dan Kabupaten Sidoarjo tumbuh bersama. Bukan sebaliknya daerah satu dengan lainnya tumbuh sendiri-sendiri,” imbuhnya.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu menyebut, persoalan antara kabupaten maupun kota bisa dibicarakan bersama. Selain itu, adanya kolaborasi ini nantinya tercipta inovasi bersama terkait dengan pembangunan ekonomi daerah.

“Gagasan itu dinisiasi bersama mulai bicara soal ekonomi, olahraga sepak bola, musik dan lain-lain. Kendati tiap daerah antara Gresik, Surabaya, dan Sidoarjo ada perbedaan geografis. Nah, saat ini masih banyak permasalahan yang belum terselesaikan. Misalnya, banjir Kali Lamong, banyak infrastruktur jalan yang rusak serta pelayanan publik yang belum maksimal,” imbuhnya.

Melihat hal itu, lanjut Yani, dirinya dan Bu Min siap melakukan perubahan khususnya dalam hal pelayanan publik meski telah beroperasi satu mall pelayanan publik. Dirinya berharap dengan pelayanan yang tersistem semua yang berurusan dengan pelayanan baik itu perizinan investasi maupun lainnya bisa lebih maksimal. Dalam bidang kesehatan, Yani juga berharap vaksinasi yang sudah berjalan hingga sekarang bisa memutus penyebaran virus ini. Prinsipnya, Pemkab Gresik mensupport program pemerintah supaya pergerakan ekonomi bisa berjalan kembali.

“Saya mohon doanya pandemi Covid-19 berakhir. Sehingga, investasi kembali lancar yang dampaknya bisa mengangkat perekonomian,” pungkasnya. (fir/han)

GRESIK – Hari ini (25/2) merupakan momen yang sangat istimewa bagi Fandi Ahmad Yani dan Siti Aminatun Habibah. Kedua putra daerah itu dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2021-2024 oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Dalam sebuah kesempatan, Fandi Ahmad Yani atau akrab disapa Gus Yani menegaskan siap mengemban amanah masyarakat Gresik khususnya dalam mendorong pembangunan ekonomi kota santri.  “Berangkat dari restu para kiai saya mohon doa dan dukungannya untuk memimpin Kabupaten Gresik. Mari bersama-sama mewujudkan Gresik Baru yang lebih bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” kata dia.

Sesuai jadwalnya, Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih dilantik Jum’at pukul 16.00 WIB di Gedung Negara Grahadi. Pelantikan bersamaan dengan Walikota Surabaya, Bupati Sidoarjo, Lamongan, dan Kediri.  Usai dilantik, Yani juga menyatakan jika dirinya siap berkolaborasi dengan Walikota Surabaya maupun Bupati Sidoarjo terpilih dengan menciptakan segitiga ekonomi.  “Melalui kolaborasi ini kedepan Kabupaten Gresik, Pemerintah Kota Surabaya, dan Kabupaten Sidoarjo tumbuh bersama. Bukan sebaliknya daerah satu dengan lainnya tumbuh sendiri-sendiri,” imbuhnya.

-

Mantan Ketua DPRD Gresik itu menyebut, persoalan antara kabupaten maupun kota bisa dibicarakan bersama. Selain itu, adanya kolaborasi ini nantinya tercipta inovasi bersama terkait dengan pembangunan ekonomi daerah.

“Gagasan itu dinisiasi bersama mulai bicara soal ekonomi, olahraga sepak bola, musik dan lain-lain. Kendati tiap daerah antara Gresik, Surabaya, dan Sidoarjo ada perbedaan geografis. Nah, saat ini masih banyak permasalahan yang belum terselesaikan. Misalnya, banjir Kali Lamong, banyak infrastruktur jalan yang rusak serta pelayanan publik yang belum maksimal,” imbuhnya.

Melihat hal itu, lanjut Yani, dirinya dan Bu Min siap melakukan perubahan khususnya dalam hal pelayanan publik meski telah beroperasi satu mall pelayanan publik. Dirinya berharap dengan pelayanan yang tersistem semua yang berurusan dengan pelayanan baik itu perizinan investasi maupun lainnya bisa lebih maksimal. Dalam bidang kesehatan, Yani juga berharap vaksinasi yang sudah berjalan hingga sekarang bisa memutus penyebaran virus ini. Prinsipnya, Pemkab Gresik mensupport program pemerintah supaya pergerakan ekonomi bisa berjalan kembali.

“Saya mohon doanya pandemi Covid-19 berakhir. Sehingga, investasi kembali lancar yang dampaknya bisa mengangkat perekonomian,” pungkasnya. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/