30 C
Gresik
Saturday, 28 January 2023

Tahun Ini, Pemkab Gresik Akan Perbaiki Jalan Antar Desa yang Rusak

Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik merencanakan perbaikan jalan penghubung antar Desa. Selain jalan penghubung Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas dengan Desa Banjarsari Kecamatan Cerme, Pemkab Gresik juga berencana melanjutkan perbaikan jalan Raya Cerme menuju Jalan raya Metatu Kecamatan Benjeng.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik Eddy Pancoro mengatakan, tahun 2023 akan ada perbaikan jalan Kabupaten sebanyak 6 ruas jalan. Diantaranya, Jalan Raya Cerme – Metatu, Jalan Sekapuk – Banyuurip, Jalan Kedanyang Kecamatan Kebomas – Banjarsari Kecamatan Cerme dan Belahanrejo.

“Untuk jalan-jalan yang rusak sementara perbaikan dilakukan oleh unit reaksi cepat (URC),” kata Eddy Pancoro.

Baca Juga : Pelebaran Jalan Manyar Akan Dimulai Awal Maret

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan untuk perbaikan jalan dan peningkatan jalan Kabupaten sudah dianggarkan hampir Rp 500 Juta.

“Untuk perbaikan infrastruktur jalan dan peningkatan jalan Kabupaten dalam mewujudkan Nawakarsa Bupati, maka untuk perbaikan jalan dan peningkatan jalan sudah dianggarkan hampir setengah triliun rupiah,”  kata Bu Min sapaan Aminatun Habibah.

Sementara itu, pantauan di lapangan jalan penghubung antar Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas dengan Desa Banjarsari Kecamatan Cerme rusak parah saat musim hujan. Selain berlumpur saat hujan,  jalan seoanjang 200 meter itu bergelombang.

Subiantoro, 56, warga Desa Cerme Kidul yang setiap hari melintasi jalan tersebut menuturkan, jalan penghubung Kedanyang-Banjarsari itu menjadi jalan alternatif para pekerja untuk menghindari kemacetan di jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo.

Baca Juga : Truk Overload Melintas, Jalan Raya Cerme Rusak Parah

“Mau bagaimana lagi. Kalau lewat jalan raya macet,” ujarnya.

Diakuinya, meskipun kondisi tanah lembek dan jalan menjadi bergelombang, jalan alternatif Kedanyang Banjarsari terbukti bisa memangkas waktu hingga beberapa menit.

“Kalau lewat sini ya harus pelan-pelan karena memang lebih dekat ke tempat kerja di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas,” tuturnya. (fir/han)

Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik merencanakan perbaikan jalan penghubung antar Desa. Selain jalan penghubung Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas dengan Desa Banjarsari Kecamatan Cerme, Pemkab Gresik juga berencana melanjutkan perbaikan jalan Raya Cerme menuju Jalan raya Metatu Kecamatan Benjeng.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik Eddy Pancoro mengatakan, tahun 2023 akan ada perbaikan jalan Kabupaten sebanyak 6 ruas jalan. Diantaranya, Jalan Raya Cerme – Metatu, Jalan Sekapuk – Banyuurip, Jalan Kedanyang Kecamatan Kebomas – Banjarsari Kecamatan Cerme dan Belahanrejo.

“Untuk jalan-jalan yang rusak sementara perbaikan dilakukan oleh unit reaksi cepat (URC),” kata Eddy Pancoro.

-

Baca Juga : Pelebaran Jalan Manyar Akan Dimulai Awal Maret

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan untuk perbaikan jalan dan peningkatan jalan Kabupaten sudah dianggarkan hampir Rp 500 Juta.

“Untuk perbaikan infrastruktur jalan dan peningkatan jalan Kabupaten dalam mewujudkan Nawakarsa Bupati, maka untuk perbaikan jalan dan peningkatan jalan sudah dianggarkan hampir setengah triliun rupiah,”  kata Bu Min sapaan Aminatun Habibah.

Sementara itu, pantauan di lapangan jalan penghubung antar Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas dengan Desa Banjarsari Kecamatan Cerme rusak parah saat musim hujan. Selain berlumpur saat hujan,  jalan seoanjang 200 meter itu bergelombang.

Subiantoro, 56, warga Desa Cerme Kidul yang setiap hari melintasi jalan tersebut menuturkan, jalan penghubung Kedanyang-Banjarsari itu menjadi jalan alternatif para pekerja untuk menghindari kemacetan di jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo.

Baca Juga : Truk Overload Melintas, Jalan Raya Cerme Rusak Parah

“Mau bagaimana lagi. Kalau lewat jalan raya macet,” ujarnya.

Diakuinya, meskipun kondisi tanah lembek dan jalan menjadi bergelombang, jalan alternatif Kedanyang Banjarsari terbukti bisa memangkas waktu hingga beberapa menit.

“Kalau lewat sini ya harus pelan-pelan karena memang lebih dekat ke tempat kerja di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas,” tuturnya. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/