26 C
Gresik
Saturday, 28 January 2023

Sejumlah Kades Segera Purna, Pilkades Baru Bisa Digelar 2025

Gresik – Belasan kepala desa (kades) segera purna pada akhir tahun ini. Jabatan yang ditinggalkan bakal kosong cukup lama hingga 2025. Pasalnya, pada 2024 terdapat gelaran dua pemilihan. Yakni Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Gresik Abu Hasan mengatakan penundaan pemilihan kepala desa (Pilkades) bagi kades yang berakhir masa jabatannya pada Desember 2023 itu sesuai surat Kementrian Dalam Negeri nomor 100.3.5.5/244/SJ. Moratorium itu berlaku mulai 1 November 2023 mendatang.

Baca Juga : Tahun Ini, Pemkab Gresik Akan Perbaiki Jalan Antar Desa yang Rusak

Menurut dia, seharusnya jika jabatan kades berakhr Desember 2023, maka pemilihan dilakukan pada 2024. Namun Kemendagri telah menginstrukaikan apabila Pilkades tidak diperkenankan dilakukan tahun 2024. “Ya akhirnya nanti 19 jabatan kades itu bakalan kosong sampai pemilu selesai,” ujatnya kepada wartawan.

Pihaknya menyebut, untuk 19 desa itu baru akan dilakukan Pilkades pada 2025 mendatang. Nah, selama kursi kades kosong, jabatan itu akan diisi oleh penjabat (Pj) Kades dari pegawai kecamatan. Aturannya, setiap Pj hanya diperkenankan menjabat paling lama enam bulan.

Dikatakan, tidak hanya 19 kades di 2023 yang masa jabatannya berakhir, di tahun 2024 mendatang juga ada kades yang purna jabatan. Abu Hasan menyebut, kemungkinan pilkades itu akan dilakukan serentak dibarengkan dengan kades yang berakhir di 2025. “Kemungkinan nanti diserentakan dari yang 2023 sampai 2025,” jelasnya.

Baca Juga : Sinergi dengan Kejari, Pemkab Berhasil Percepat Peningkatan PAD

Sementara itu, saat ini tercatat sudah ada tiga jabatan kades yang kosong. Penyebabnya kades tersebut meninggal dunia. Yakni Desa Dooro, Cerme; Manyar Rejo, Manyar; dan Sukalela, Tambak. “Karena masa jabatan kades ini masih lebih dari satu tahun akhirnya dilakukan PAW,” imbuhnya.

Namun Pilkades pergantian antar waktu itu yang paling dekat dilakukan yakni Desa Dooro, Cerme. Pihaknya sudah melakukan pertemuan untuk pelaksanaan Pilkades PAW itu. “Itu PAW dilakukan tahun ini,” pungkasnya. (rof)

Gresik – Belasan kepala desa (kades) segera purna pada akhir tahun ini. Jabatan yang ditinggalkan bakal kosong cukup lama hingga 2025. Pasalnya, pada 2024 terdapat gelaran dua pemilihan. Yakni Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Gresik Abu Hasan mengatakan penundaan pemilihan kepala desa (Pilkades) bagi kades yang berakhir masa jabatannya pada Desember 2023 itu sesuai surat Kementrian Dalam Negeri nomor 100.3.5.5/244/SJ. Moratorium itu berlaku mulai 1 November 2023 mendatang.

Baca Juga : Tahun Ini, Pemkab Gresik Akan Perbaiki Jalan Antar Desa yang Rusak

-

Menurut dia, seharusnya jika jabatan kades berakhr Desember 2023, maka pemilihan dilakukan pada 2024. Namun Kemendagri telah menginstrukaikan apabila Pilkades tidak diperkenankan dilakukan tahun 2024. “Ya akhirnya nanti 19 jabatan kades itu bakalan kosong sampai pemilu selesai,” ujatnya kepada wartawan.

Pihaknya menyebut, untuk 19 desa itu baru akan dilakukan Pilkades pada 2025 mendatang. Nah, selama kursi kades kosong, jabatan itu akan diisi oleh penjabat (Pj) Kades dari pegawai kecamatan. Aturannya, setiap Pj hanya diperkenankan menjabat paling lama enam bulan.

Dikatakan, tidak hanya 19 kades di 2023 yang masa jabatannya berakhir, di tahun 2024 mendatang juga ada kades yang purna jabatan. Abu Hasan menyebut, kemungkinan pilkades itu akan dilakukan serentak dibarengkan dengan kades yang berakhir di 2025. “Kemungkinan nanti diserentakan dari yang 2023 sampai 2025,” jelasnya.

Baca Juga : Sinergi dengan Kejari, Pemkab Berhasil Percepat Peningkatan PAD

Sementara itu, saat ini tercatat sudah ada tiga jabatan kades yang kosong. Penyebabnya kades tersebut meninggal dunia. Yakni Desa Dooro, Cerme; Manyar Rejo, Manyar; dan Sukalela, Tambak. “Karena masa jabatan kades ini masih lebih dari satu tahun akhirnya dilakukan PAW,” imbuhnya.

Namun Pilkades pergantian antar waktu itu yang paling dekat dilakukan yakni Desa Dooro, Cerme. Pihaknya sudah melakukan pertemuan untuk pelaksanaan Pilkades PAW itu. “Itu PAW dilakukan tahun ini,” pungkasnya. (rof)

Most Read

Berita Terbaru

/