alexametrics
29 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

KPU Sebut Data Hasil Skor Debat di Medsos Adalah Hoax

GRESIK – Usai debat publik Pilbup Gresik 2020 putaran pertama, beredar di media sosial terkait data skor hasil debat. KPU Gresik menyebut data yang beredar luas itu bukan dari lembaganya. Ada dua versi data yang beredar. Versi pertama skor debat dimenangkan oleh Pasangan Qosim-Alif dengan jumlah 495. Sedangkan, versi lainnya skor debat diungguli Pasangan NIAT dengan nilai 455.

Dari data yang beredar juga terdapat kalimat ‘penilaian dilakukan tim independen yang terdiri atas tokoh jurnalis, akademisi, dan organisasi masyarakat. Adapun indikator pernilaian adalah metter (argumentasi, substansi pemikiran), manner (tata bicara) dan metode strategi (penguasaan dan penyampaian argumen) dengan range penilaian 0-100’.

Hasil skor debat merupakan hoax beredar di sosial media.

Komisioner KPU Gresik Makmun menuturkan data tersebut tidak berasal dari lembanganya. Sebagai penyelenggara pemilu, pihaknya hanya menyajikan debat yang berlangsung dua kali. “KPU sebagai penyelenggara tidak mungkin membuat skor debat, silahkan masyarakat memberikan penilaian sendiri-sendiri,” ungkapnya Minggu, (22/11).

Adanya debat itu agar masyarakat paham dengan visi-misi serta komitmen calon bupati dan wakil bupati. Ia berharap, masyarakat memilih calon dari hati nurani dan ikut memilih pada 9 Desember mendatang. “Debat calon digelar dalam rangka membuka mata masyarakat untuk menentukan pilihan. Kami sampaikan itu berita hoax dan kalo ada postingan tersebut yang memakai logo KPU kita akan laporkan ke pihak yang berwajib,” Pungkasnya (yud/han)

GRESIK – Usai debat publik Pilbup Gresik 2020 putaran pertama, beredar di media sosial terkait data skor hasil debat. KPU Gresik menyebut data yang beredar luas itu bukan dari lembaganya. Ada dua versi data yang beredar. Versi pertama skor debat dimenangkan oleh Pasangan Qosim-Alif dengan jumlah 495. Sedangkan, versi lainnya skor debat diungguli Pasangan NIAT dengan nilai 455.

Dari data yang beredar juga terdapat kalimat ‘penilaian dilakukan tim independen yang terdiri atas tokoh jurnalis, akademisi, dan organisasi masyarakat. Adapun indikator pernilaian adalah metter (argumentasi, substansi pemikiran), manner (tata bicara) dan metode strategi (penguasaan dan penyampaian argumen) dengan range penilaian 0-100’.

Hasil skor debat merupakan hoax beredar di sosial media.

Komisioner KPU Gresik Makmun menuturkan data tersebut tidak berasal dari lembanganya. Sebagai penyelenggara pemilu, pihaknya hanya menyajikan debat yang berlangsung dua kali. “KPU sebagai penyelenggara tidak mungkin membuat skor debat, silahkan masyarakat memberikan penilaian sendiri-sendiri,” ungkapnya Minggu, (22/11).

-

Adanya debat itu agar masyarakat paham dengan visi-misi serta komitmen calon bupati dan wakil bupati. Ia berharap, masyarakat memilih calon dari hati nurani dan ikut memilih pada 9 Desember mendatang. “Debat calon digelar dalam rangka membuka mata masyarakat untuk menentukan pilihan. Kami sampaikan itu berita hoax dan kalo ada postingan tersebut yang memakai logo KPU kita akan laporkan ke pihak yang berwajib,” Pungkasnya (yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/