alexametrics
26 C
Gresik
Sunday, 29 May 2022

Pasokan Air Keruh, PDAM Komplain PT Air Bersih Jatim

GRESIK – Sepekan terakhir masyarakat di Kabupaten Gresik khususnya di wilayah Kecamatan Gresik dan Kebomas mengeluhkan tingkat kejernihan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Gresik. Pasalnya, air yang mereka terima keruh layaknya kopi susu.

Kondisi ini langsung ditanggapi manajemen PDAM Giri Tirta Gresik. Mereka telah mengajukan komplain kepada PT Air Bersih Jatim (Perseroda) Provinsi Jawa Timur dengan mendatangi area reservoar SPAM Umbulan.

Direktur Utama PDAM Gresik, Siti Aminatuz Zahriyah bersama Direktur Umum, Heru Budi Hartono tiba di area Reservoar Unit SPAM Umbulan fasilitas milik PT Air Bersih Jatim sekitar pukul 13.30. Kedatangan dua direksi PDAM disambut oleh Kepala Unit SPAM Umbulan PT Air Bersih Jatim, Ibrahim Sahara dan Manager Marketing PT Meta Adhya Tirta Umbulan, Muhammad Anwar.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama PDAM, Siti Aminatus Zahriyah mengatakan, sejak awal pekan kemarin banyak pelanggan PDAM Giri Tirta Gresik mengeluhkan kualitas air. Hal ini berakibat dengan banyaknya pengaduan pelanggan kepada PDAM Giri Tirta.

“Kami ke sini ingin menanyakan kepada pihak PT Air Bersih selaku operator SPAM Umbulan mengapa air yang kami terima ini keruh,” kata perempuan yang akrab disapa Risa ini.

Menurut dia, keluhan tidak hanya datang dari pelanggan PDAM Giri Tirta Gresik melainkan juga mendapat atensi khusus dari Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto. Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Gresik itu memberikan intruksi kepada manajemen PDAM Giri Tirta agar menyampaikan protes kepada PT Air Bersih Jatim akibat air yang diterima keruh.

“Tidak hanya menyampaikan komplain, Pak Bupati meminta kami untuk datang ke area reservoar Umbulan agar menyaksikan langsung proses pembersihan pipa,” imbuhnya.

PASTIKAN LANCAR : Manajemen PT Air Bersih Jatim mengajak direksi PDAM Giri Tirta Gresik melihat pompa air yang berada di Reservoar SPAM Umbulan Maspion.

Hal senada disampaikan Direktur Umum PDAM Giri Tirta Gresik, Heru Budi Hartono. Pihaknya menjelaskan, PDAM Giri Tirta mendapatkan supply air dari SPAM Umbulan melalui PT Air Bersih Jatim sebesar 1.000 liter perdetik. Pada tahap awal pengoprasiannya perusahaan milik Pemerintah Provinsi Jatim itu mampu mensuply air bersih kepada PDAM Giri Tirta sebesar 300 liter perdetik.

“Jadi bukan hanya pelanggan saja yang dirugikan. Dengan keruhnya air ini kami juga rugi karena terpaksa air volume distribusi ke pelanggan kami kurangi agar sedimentasi kotoran tidak masuk ke pipa kami di wilayah kota,” keluhnya.

Mendapat keluhan dari Direksi PDAM Giri Tirta Gresik, Manager Marketing PT Meta Adhya Tirta Umbulan, Muhammad Anwar meminta maaf. Dia menuturkan, keruhnya air SPAM Umbulan lebih diakibatkan adanya pembersihan pipa (flushing) dari sedimentasi lumpur yang mengendap.

“Dalam dua hari ini kami pastikan air yang diterima PDAM Giri Tirta jernih kembali. Kami selaku pihak yang mengsuplly air SPAM Umbulan memohon maaf,” kata Anwar.

Dikatakan, agar kegiatan pembersihan pipa dari sedimentasi lumpur berjalan cepat pihaknya sudah membuka 9 titik washout (pembuangan air) yang ada di area Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya dan Gresik. Selanjutnya, sebagai pihak penyedia air bersih, Anwar berjanji hal ini tidak akan terulang kembali.

“Sejak tiga hari ini kami sudah berupaya keras melakukan pembersihan pipa dari sedimentasi lumpur. Total air yang sudah kami keluarkan selama aktivitas pembersihan pipa hingga 1.300 liter perdetik,” pungkasnya.

Di tempat sama, Kepala Unit SPAM Umbulan PT Air Bersih Jatim (Perseroda) Provinsi Jawa Timur, Ibrahim Sahara menambahkan, terkait dengan klaim yang diajukan oleh PDAM Giri Tirta Gresik kepada perusahaannya saat ini masih dibahas ditingkat direksi.

“Untuk klaim (ganti rugi) akibat air yang tidak bisa dikonsumsi ini sedang dibahas antara Direksi PDAM Giri Tirta dan PT Air Bersih Jatim (Perseroda),” kata Ibrahim. (fir/rof)

GRESIK – Sepekan terakhir masyarakat di Kabupaten Gresik khususnya di wilayah Kecamatan Gresik dan Kebomas mengeluhkan tingkat kejernihan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Gresik. Pasalnya, air yang mereka terima keruh layaknya kopi susu.

Kondisi ini langsung ditanggapi manajemen PDAM Giri Tirta Gresik. Mereka telah mengajukan komplain kepada PT Air Bersih Jatim (Perseroda) Provinsi Jawa Timur dengan mendatangi area reservoar SPAM Umbulan.

Direktur Utama PDAM Gresik, Siti Aminatuz Zahriyah bersama Direktur Umum, Heru Budi Hartono tiba di area Reservoar Unit SPAM Umbulan fasilitas milik PT Air Bersih Jatim sekitar pukul 13.30. Kedatangan dua direksi PDAM disambut oleh Kepala Unit SPAM Umbulan PT Air Bersih Jatim, Ibrahim Sahara dan Manager Marketing PT Meta Adhya Tirta Umbulan, Muhammad Anwar.

-

Pada kesempatan itu, Direktur Utama PDAM, Siti Aminatus Zahriyah mengatakan, sejak awal pekan kemarin banyak pelanggan PDAM Giri Tirta Gresik mengeluhkan kualitas air. Hal ini berakibat dengan banyaknya pengaduan pelanggan kepada PDAM Giri Tirta.

“Kami ke sini ingin menanyakan kepada pihak PT Air Bersih selaku operator SPAM Umbulan mengapa air yang kami terima ini keruh,” kata perempuan yang akrab disapa Risa ini.

Menurut dia, keluhan tidak hanya datang dari pelanggan PDAM Giri Tirta Gresik melainkan juga mendapat atensi khusus dari Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto. Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Gresik itu memberikan intruksi kepada manajemen PDAM Giri Tirta agar menyampaikan protes kepada PT Air Bersih Jatim akibat air yang diterima keruh.

“Tidak hanya menyampaikan komplain, Pak Bupati meminta kami untuk datang ke area reservoar Umbulan agar menyaksikan langsung proses pembersihan pipa,” imbuhnya.

PASTIKAN LANCAR : Manajemen PT Air Bersih Jatim mengajak direksi PDAM Giri Tirta Gresik melihat pompa air yang berada di Reservoar SPAM Umbulan Maspion.

Hal senada disampaikan Direktur Umum PDAM Giri Tirta Gresik, Heru Budi Hartono. Pihaknya menjelaskan, PDAM Giri Tirta mendapatkan supply air dari SPAM Umbulan melalui PT Air Bersih Jatim sebesar 1.000 liter perdetik. Pada tahap awal pengoprasiannya perusahaan milik Pemerintah Provinsi Jatim itu mampu mensuply air bersih kepada PDAM Giri Tirta sebesar 300 liter perdetik.

“Jadi bukan hanya pelanggan saja yang dirugikan. Dengan keruhnya air ini kami juga rugi karena terpaksa air volume distribusi ke pelanggan kami kurangi agar sedimentasi kotoran tidak masuk ke pipa kami di wilayah kota,” keluhnya.

Mendapat keluhan dari Direksi PDAM Giri Tirta Gresik, Manager Marketing PT Meta Adhya Tirta Umbulan, Muhammad Anwar meminta maaf. Dia menuturkan, keruhnya air SPAM Umbulan lebih diakibatkan adanya pembersihan pipa (flushing) dari sedimentasi lumpur yang mengendap.

“Dalam dua hari ini kami pastikan air yang diterima PDAM Giri Tirta jernih kembali. Kami selaku pihak yang mengsuplly air SPAM Umbulan memohon maaf,” kata Anwar.

Dikatakan, agar kegiatan pembersihan pipa dari sedimentasi lumpur berjalan cepat pihaknya sudah membuka 9 titik washout (pembuangan air) yang ada di area Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya dan Gresik. Selanjutnya, sebagai pihak penyedia air bersih, Anwar berjanji hal ini tidak akan terulang kembali.

“Sejak tiga hari ini kami sudah berupaya keras melakukan pembersihan pipa dari sedimentasi lumpur. Total air yang sudah kami keluarkan selama aktivitas pembersihan pipa hingga 1.300 liter perdetik,” pungkasnya.

Di tempat sama, Kepala Unit SPAM Umbulan PT Air Bersih Jatim (Perseroda) Provinsi Jawa Timur, Ibrahim Sahara menambahkan, terkait dengan klaim yang diajukan oleh PDAM Giri Tirta Gresik kepada perusahaannya saat ini masih dibahas ditingkat direksi.

“Untuk klaim (ganti rugi) akibat air yang tidak bisa dikonsumsi ini sedang dibahas antara Direksi PDAM Giri Tirta dan PT Air Bersih Jatim (Perseroda),” kata Ibrahim. (fir/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/