alexametrics
31 C
Gresik
Tuesday, 5 July 2022

Mutasi Jilid III Bergulir di Pemkab, Dua Staf Ahli Jabat Kepala OPD

GRESIK-Untuk ketiga kalinya Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani atau akrab dipanggil Gus Yani melakukan mutasi selama dua tahun menjabat. Ada empat jabatan yang dimutasi. Pertama, pejabat tinggi pratama. Kedua, administrator, ketiga pejabat pengawas, dan keempat pejabat fungsional.

 

Secara total ada 186 orang yang dilantik dalam mutasi tersebut. Terdiri dari 9 orang pimpinan tinggi pratama. Kemudian 60 orang administrasi, 53 orang pengawas, dan 64 orang fungsional.

Bupati Gresik Gus Yani menuturkan pelantikan ini menjadi berkah karena melewati masa yang sulit. Yakni, pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih melanda dan belum berakhir.

 

“Ini menjadi harapan besar karena sudah waktunya melakukan akselerasi ditengah melandainya pandemi. Kendati wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) masih tinggi,” ujarnya, Kamis (23/06).

 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu mengingatkan pejabat yang dilantik harus melakukan sinergi mengatasi persoalan PMK. Untuk itu, vaksinasi hewan ternak (sapi potong) menjadi prioritas utama termasuk juga sapi perah yang menghasilkan susu.

 

“Kami berharap sinergitas bagi seluruh pejabat baru agar memberi kontribusi yang positif serta dukungan ditengah semester dua,” ungkapnya.

 

Adapun pejabat baru yang dilantik diantaranya Andhy Hendro Wijaya eks Sekda Pemkab Gresik dan pernah menjabat sebagai staf ahli bupati. Kini menempati jabatan baru sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Begitupula dengan Abu Hassan yang kini menjadi sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).

Pejabat ekselon II lainya yang Khoirul Anam menjadi staf ahli bidang pemerintahan hukum politik, Budi Raharjo menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan,  Ninik Asrukin menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. Kemudian,  Siti Jayaroh menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi Sosial, Darmawan sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tarso Sugito menjadi Kepala Dinas Perhubungan dan Mokh Najikh sebagai Sekretaris DPRD.

 

Sementara jabatan Kabag Protokol Komunikasi dan Pimpinan (Prokopim) yang semula dijabat oleh Gunawan Putra Atmaja kini diduduki oleh Johar Gunawan yang sebelumnya Sekretaris Dinas Pendidikan Gresik.

Johar nampak berkaca-kaca saat mengetahui dirinya dilantik sebagai Prokopim Pemkab Gresik. Tentu saja jabatan ini akan membuat dia harus bekerja ekstra selama 24 jam dan mengikuti jadwal kepala daerah.

 

“Aku iki wong gak eruh opo-opo. Dadi wes manut ae (saya ini orang yang tidak tahu apa-apa, jadi hanya bisa nurut saja),” ujarnya sembari mengusap air mata. (fir/han)

GRESIK-Untuk ketiga kalinya Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani atau akrab dipanggil Gus Yani melakukan mutasi selama dua tahun menjabat. Ada empat jabatan yang dimutasi. Pertama, pejabat tinggi pratama. Kedua, administrator, ketiga pejabat pengawas, dan keempat pejabat fungsional.

 

Secara total ada 186 orang yang dilantik dalam mutasi tersebut. Terdiri dari 9 orang pimpinan tinggi pratama. Kemudian 60 orang administrasi, 53 orang pengawas, dan 64 orang fungsional.

-

Bupati Gresik Gus Yani menuturkan pelantikan ini menjadi berkah karena melewati masa yang sulit. Yakni, pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih melanda dan belum berakhir.

 

“Ini menjadi harapan besar karena sudah waktunya melakukan akselerasi ditengah melandainya pandemi. Kendati wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) masih tinggi,” ujarnya, Kamis (23/06).

 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu mengingatkan pejabat yang dilantik harus melakukan sinergi mengatasi persoalan PMK. Untuk itu, vaksinasi hewan ternak (sapi potong) menjadi prioritas utama termasuk juga sapi perah yang menghasilkan susu.

 

“Kami berharap sinergitas bagi seluruh pejabat baru agar memberi kontribusi yang positif serta dukungan ditengah semester dua,” ungkapnya.

 

Adapun pejabat baru yang dilantik diantaranya Andhy Hendro Wijaya eks Sekda Pemkab Gresik dan pernah menjabat sebagai staf ahli bupati. Kini menempati jabatan baru sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Begitupula dengan Abu Hassan yang kini menjadi sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).

Pejabat ekselon II lainya yang Khoirul Anam menjadi staf ahli bidang pemerintahan hukum politik, Budi Raharjo menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan,  Ninik Asrukin menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. Kemudian,  Siti Jayaroh menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi Sosial, Darmawan sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tarso Sugito menjadi Kepala Dinas Perhubungan dan Mokh Najikh sebagai Sekretaris DPRD.

 

Sementara jabatan Kabag Protokol Komunikasi dan Pimpinan (Prokopim) yang semula dijabat oleh Gunawan Putra Atmaja kini diduduki oleh Johar Gunawan yang sebelumnya Sekretaris Dinas Pendidikan Gresik.

Johar nampak berkaca-kaca saat mengetahui dirinya dilantik sebagai Prokopim Pemkab Gresik. Tentu saja jabatan ini akan membuat dia harus bekerja ekstra selama 24 jam dan mengikuti jadwal kepala daerah.

 

“Aku iki wong gak eruh opo-opo. Dadi wes manut ae (saya ini orang yang tidak tahu apa-apa, jadi hanya bisa nurut saja),” ujarnya sembari mengusap air mata. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/