alexametrics
32 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

SDM Peternakan Dinas Pertanian Gresik Ikut Uji Kompetensi inseminator

GRESIK – Menuju swasembada daging sapi tahun 2020, Dinas Pertanian melakukan uji kompetensi inseminator ruminansia kepada para petugas, Senin (21/2). Ini dilakukan agar mereka semakin kompeten.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Ardi Setyarto mengatakan dengan adanya uji kompetensi, memberikan jaminan untuk Sumber Daya Manusia (SDM) memang layak. “Iya sebanyak 25 orang yang melakukan uji kompetensi inseminator ruminansia besar,”kata Ardi, Senin,(21/2).

Menurut Ardi, untuk uji tersebut yaitu pra asesmen dan assesment. “Upaya meningkatkan kinerja produksi peternakan khususnya di bidang Inseminasi Buatan (IB) sangat diperlukan tenaga -tenaga teknis yang tampil dalam pelaksanaan IB di lapangan baik tingkat provinsi, kabupaten/kota,”ucapnya.

Ardi menjelaskan, tujuan kompetensi ini untuk memberikan pelayanan kepada peternak bisa terlayani sesuai dengan standar dalam hal produksi perkembangan biakan pada hewan. Kemudian kesehatan hewan termonitor terutama pada kesehatan hewan. Selain itu juga untuk sektor peternakan di Kabupaten Gresik berkembang dan berpotensi.

“Nah dengan adanya uji kompetensi uji kompetensi skema inseminator ruminansia besar, berharap kepada SDM sudah berstandarisasi dan bersertifikasi untuk sektor peternakan dan kesehatan hewan,”ungkapnya. (jar/rof)

GRESIK – Menuju swasembada daging sapi tahun 2020, Dinas Pertanian melakukan uji kompetensi inseminator ruminansia kepada para petugas, Senin (21/2). Ini dilakukan agar mereka semakin kompeten.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Ardi Setyarto mengatakan dengan adanya uji kompetensi, memberikan jaminan untuk Sumber Daya Manusia (SDM) memang layak. “Iya sebanyak 25 orang yang melakukan uji kompetensi inseminator ruminansia besar,”kata Ardi, Senin,(21/2).

Menurut Ardi, untuk uji tersebut yaitu pra asesmen dan assesment. “Upaya meningkatkan kinerja produksi peternakan khususnya di bidang Inseminasi Buatan (IB) sangat diperlukan tenaga -tenaga teknis yang tampil dalam pelaksanaan IB di lapangan baik tingkat provinsi, kabupaten/kota,”ucapnya.

-

Ardi menjelaskan, tujuan kompetensi ini untuk memberikan pelayanan kepada peternak bisa terlayani sesuai dengan standar dalam hal produksi perkembangan biakan pada hewan. Kemudian kesehatan hewan termonitor terutama pada kesehatan hewan. Selain itu juga untuk sektor peternakan di Kabupaten Gresik berkembang dan berpotensi.

“Nah dengan adanya uji kompetensi uji kompetensi skema inseminator ruminansia besar, berharap kepada SDM sudah berstandarisasi dan bersertifikasi untuk sektor peternakan dan kesehatan hewan,”ungkapnya. (jar/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/