alexametrics
30 C
Gresik
Wednesday, 25 May 2022

Ribuan Penyelenggara Pilkada Di Rapid Test

GRESIK – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Gresik bakal menggelar rapid tes masal terhadap ribuan penyelenggara pilkada. Ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada pemilih. Rencananya, rapid tes masal akan digelar dalam waktu dekat.

Adapun rincian anggota penyelenggara di bawah naungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik. Antara lain, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas ketertiban sebanyak 20.403 orang, Panitia Pemungutan Suara (PPS) sebanyak 2.136 orang, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sebanyak 144 orang dan KPU beserta sekretariatnya.

Komisioner Divisi Sosialisasi dan SDM Makmun mengatakan, tes kesehatan ini dalam rangka persiapan pemberian pelayanan prima terhadap pemilih dalam Pilbub 2020 yang akan digelar pada 9 Desember mendatang.

“Tes ini akan dilakukan secara serentak. Prioritas kami diutamakan kepada penyelenggara yang berinteraksi langsung dengan pemilih,” kata Makmun saat ditemui di ruangannya, Selasa (20/10) kemarin.

Pihaknya juga meminta agar calon pemilih tidak perlu khawatir datang ke TPS. Selain menjamin kesehatan penyelenggara ia juga menfasilitasi TPS sesuai protokol kesehatan. Seperti tempat pencucian tangan, suhu badan dan hand sanitizer.

“Pemilih tidak perlu khawatir karena pelaksanaan pemilihan pada 9 Desember mendatang ini akan mentaati protokol kesehatan. Bahkan dalam aturan kampanye, KPU juga membatasi jumlah yang hadir. Ini bagian bentuk ke hati-hatian KPU terhadap penularan Covid-19,” jelas Makmun.

Makmun menerangkan, selama pencoblosan nanti, KPU sudah membekali petugasnya bagaiamana menerapakan protokol kesehatan dengan ketat. Utamanya saat berada di TPS. Dari APD hingga antrean sudah diatur jelas.

“Bahkan KPU juga akan menyediakan baju hazmat di setiap desa, gunanya untuk menfasilitasi pemilih yang terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka harus terfasilitasi hak suaranya,” tuturnya. (fir/rof)

GRESIK – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Gresik bakal menggelar rapid tes masal terhadap ribuan penyelenggara pilkada. Ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada pemilih. Rencananya, rapid tes masal akan digelar dalam waktu dekat.

Adapun rincian anggota penyelenggara di bawah naungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik. Antara lain, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas ketertiban sebanyak 20.403 orang, Panitia Pemungutan Suara (PPS) sebanyak 2.136 orang, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sebanyak 144 orang dan KPU beserta sekretariatnya.

Komisioner Divisi Sosialisasi dan SDM Makmun mengatakan, tes kesehatan ini dalam rangka persiapan pemberian pelayanan prima terhadap pemilih dalam Pilbub 2020 yang akan digelar pada 9 Desember mendatang.

-

“Tes ini akan dilakukan secara serentak. Prioritas kami diutamakan kepada penyelenggara yang berinteraksi langsung dengan pemilih,” kata Makmun saat ditemui di ruangannya, Selasa (20/10) kemarin.

Pihaknya juga meminta agar calon pemilih tidak perlu khawatir datang ke TPS. Selain menjamin kesehatan penyelenggara ia juga menfasilitasi TPS sesuai protokol kesehatan. Seperti tempat pencucian tangan, suhu badan dan hand sanitizer.

“Pemilih tidak perlu khawatir karena pelaksanaan pemilihan pada 9 Desember mendatang ini akan mentaati protokol kesehatan. Bahkan dalam aturan kampanye, KPU juga membatasi jumlah yang hadir. Ini bagian bentuk ke hati-hatian KPU terhadap penularan Covid-19,” jelas Makmun.

Makmun menerangkan, selama pencoblosan nanti, KPU sudah membekali petugasnya bagaiamana menerapakan protokol kesehatan dengan ketat. Utamanya saat berada di TPS. Dari APD hingga antrean sudah diatur jelas.

“Bahkan KPU juga akan menyediakan baju hazmat di setiap desa, gunanya untuk menfasilitasi pemilih yang terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka harus terfasilitasi hak suaranya,” tuturnya. (fir/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/