alexametrics
26 C
Gresik
Sunday, 3 July 2022

Aturan Berubah, Pemkab Gresik Bakal Kehilangan Pendapatan IMTA

GRESIK – Perubahan sejumlah regulasi yang dilakukan pemerintah pusat terus menggerus pendapatan daerah. Salah satunya, pendapatan retribusi perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA). Perubahan aturan membuat Pemkab Gresik bakal kehilangan pendapatan Rp 3,5 miliar.

Ketua Komisi II DPRD Gresik Asroin Widyana mengatakan saat IMTA berubah menjadi Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA). Dengan perubahan ini kemungkinan pendapatan dari sektor ini tidak bisa dipungut. “Iya saat ini pakai RPTKA. Namun kami telah meminta DPM-PTSP untuk berkoordinasi dengan Bagian Hukum,” ujarnya.

Menurut dia, hingga lima bulan berjalannya tahun anggaran 2022, pendapatan masih kosong. Padahal, sudah ada ratusan TKA yang masuk ke Gresik. “Kalau benar nanti tidak bisa memungut retribusinya. Maka daerah dipastikan kehilangan target pendapatan Rp 3,5 miliar,” terangnya.

GRESIK – Perubahan sejumlah regulasi yang dilakukan pemerintah pusat terus menggerus pendapatan daerah. Salah satunya, pendapatan retribusi perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA). Perubahan aturan membuat Pemkab Gresik bakal kehilangan pendapatan Rp 3,5 miliar.

Ketua Komisi II DPRD Gresik Asroin Widyana mengatakan saat IMTA berubah menjadi Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA). Dengan perubahan ini kemungkinan pendapatan dari sektor ini tidak bisa dipungut. “Iya saat ini pakai RPTKA. Namun kami telah meminta DPM-PTSP untuk berkoordinasi dengan Bagian Hukum,” ujarnya.

Menurut dia, hingga lima bulan berjalannya tahun anggaran 2022, pendapatan masih kosong. Padahal, sudah ada ratusan TKA yang masuk ke Gresik. “Kalau benar nanti tidak bisa memungut retribusinya. Maka daerah dipastikan kehilangan target pendapatan Rp 3,5 miliar,” terangnya.

Most Read

Berita Terbaru

/