alexametrics
28 C
Gresik
Tuesday, 5 July 2022

Gali Potensi Pendapatan, Pemkab Gresik Bakal Menggandeng Pihak Ketiga

GRESIK – Sorotan tajam dari kalangan DPRD Gresik terkait rendahnya pendapatan mendapat tanggapan dari pemerintah kabupaten (pemkab). Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah menyampaikan, dengan ditetapkanya Undang-Undang 1/2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), pihaknya terus melakukan penggalian potensi pajak yang lebih luas.

“Salah satunya bekerja sama dengan pihak ketiga untuk menentukan potensi mana yang bisa digali dan dimaksimalkan,” ujarnya saat menyampaikan jawaban atas PU Fraksi di DPRD Gresik.

Terkait urusan galian, pihaknya menyampaikan pihaknya akan segera menindaklanjuti hal tersebut. Dengan mengkaji kebutuhan dan pengeluaran anggaran yang keluarkan oleh pemerintah daerah. “Dengan penghasilan yang diterima dari pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB),” ungkapnya.

Baca Juga : Pendapatan Pajak Gresik Sektor Galian C Loss Rp 15 M

Sementara itu, terkait carut marutnya parkir tepi jalan umum pihaknya akan segera melakukan evaluasi secara menyeluruh. Sehingga, bisa dimaksimalkan potensi pendapatannya.

“Kami akan memperbaiki kinerja jukir dan staf Dishub yang melakukan pengelolaan,” kata dia.

Sebelumnya, juru bicara fraksi Golkar Asroin Widyana mengatakan loss pendapatan dari sektor pajak Galian C hampir 70 persen. “Dari estimasi kami yang masuk ke APBD hanya 30 persen dari barang yang keluar dari tambang. Perkiraan kami yang los mencapai Rp 15 miliar,” ujarnya.

GRESIK – Sorotan tajam dari kalangan DPRD Gresik terkait rendahnya pendapatan mendapat tanggapan dari pemerintah kabupaten (pemkab). Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah menyampaikan, dengan ditetapkanya Undang-Undang 1/2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), pihaknya terus melakukan penggalian potensi pajak yang lebih luas.

“Salah satunya bekerja sama dengan pihak ketiga untuk menentukan potensi mana yang bisa digali dan dimaksimalkan,” ujarnya saat menyampaikan jawaban atas PU Fraksi di DPRD Gresik.

Terkait urusan galian, pihaknya menyampaikan pihaknya akan segera menindaklanjuti hal tersebut. Dengan mengkaji kebutuhan dan pengeluaran anggaran yang keluarkan oleh pemerintah daerah. “Dengan penghasilan yang diterima dari pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB),” ungkapnya.

-

Baca Juga : Pendapatan Pajak Gresik Sektor Galian C Loss Rp 15 M

Sementara itu, terkait carut marutnya parkir tepi jalan umum pihaknya akan segera melakukan evaluasi secara menyeluruh. Sehingga, bisa dimaksimalkan potensi pendapatannya.

“Kami akan memperbaiki kinerja jukir dan staf Dishub yang melakukan pengelolaan,” kata dia.

Sebelumnya, juru bicara fraksi Golkar Asroin Widyana mengatakan loss pendapatan dari sektor pajak Galian C hampir 70 persen. “Dari estimasi kami yang masuk ke APBD hanya 30 persen dari barang yang keluar dari tambang. Perkiraan kami yang los mencapai Rp 15 miliar,” ujarnya.

Most Read

Berita Terbaru

/