alexametrics
27 C
Gresik
Tuesday, 24 May 2022

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Bupati dan ASN Bagikan Masker

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik berupaya secara serius mengendalikan penyebaran virus Covid 19 di kota pudak. Salah satu bentuk kongkrit yang dilakukan yakni gencar membagikan masker kepada masyarakat dan memberikan sosialisasi penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Seperti yang terlihat kemarin, Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto bersama ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) membagikan masker gratis kepada para pengguna Jalan Dr Wahidin SH, Kebomas, tepatnya di depan gerbang kantor bupati.

Kegiatan itu bagian dari program bagi-bagi 50 ribu masker yang telah dicanangkan. Setidaknya ada 10 ribu masker dibagikan di tiga titik, yaitu di Jalan Dokter Wahidin Sudirohusodo depan Gerbang kantor Bupati Gresik, Veteran yakni di perempatan Segoromadu, dan Gubernur Suryo, tepatnya di depan Pasar Baru Gresik

Dalam pembagian masker ini, bupati didampingi Kepala BKD M Nadlif dan Kepala Inspektorat Edi Hadi Siswoyo, serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi.

“Kalau sebelumnya masker kami distribusikan ke kantor Kecamatan, Koramil dan Polsek, kali ini kami bagikan sendiri dengan melibatkan ASN Pemkab Gresik yang kami tempatkan di beberapa titik untuk membantu TNI Polri dan Satpol PP yang selama ini telah intens membagikan masker,” kata Sambari.

Pembagian masker kepada masyarakat pengguna jalan berjalan tertib. Semua pengguna jalan, bahkan penumpang kendaraan sudah sadar bermasker. Hal ini tentu membanggakan bupati karena masyarakat sudah menyadari pentingnya melaksanakan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini.

“Kegiatan ini akan digelar rutin setiap hari tidak hanya di depan kantor bupati melainkan di seluruh jalan protokol dan simpang empat di Gresik,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan data tren kesembuhan pasien Covid-19 di Gresik juga menunjukkan grafik yang meningkat. Bahkan jumlah pasien sembuh selalu lebih banyak dibanding yang terkonfirmasi positif.

Data Gugus Tugas hingga Senin (14/9), ada penambahan pasien sembuh sebanyak 35 orang, sehingga menjadi 2.468 orang. Sedangkan yang terkonfirmasi positif bertambah 31 kasus, sehingga total menjadi 2.955 kasus. (fir/han)

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik berupaya secara serius mengendalikan penyebaran virus Covid 19 di kota pudak. Salah satu bentuk kongkrit yang dilakukan yakni gencar membagikan masker kepada masyarakat dan memberikan sosialisasi penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Seperti yang terlihat kemarin, Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto bersama ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) membagikan masker gratis kepada para pengguna Jalan Dr Wahidin SH, Kebomas, tepatnya di depan gerbang kantor bupati.

Kegiatan itu bagian dari program bagi-bagi 50 ribu masker yang telah dicanangkan. Setidaknya ada 10 ribu masker dibagikan di tiga titik, yaitu di Jalan Dokter Wahidin Sudirohusodo depan Gerbang kantor Bupati Gresik, Veteran yakni di perempatan Segoromadu, dan Gubernur Suryo, tepatnya di depan Pasar Baru Gresik

-

Dalam pembagian masker ini, bupati didampingi Kepala BKD M Nadlif dan Kepala Inspektorat Edi Hadi Siswoyo, serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi.

“Kalau sebelumnya masker kami distribusikan ke kantor Kecamatan, Koramil dan Polsek, kali ini kami bagikan sendiri dengan melibatkan ASN Pemkab Gresik yang kami tempatkan di beberapa titik untuk membantu TNI Polri dan Satpol PP yang selama ini telah intens membagikan masker,” kata Sambari.

Pembagian masker kepada masyarakat pengguna jalan berjalan tertib. Semua pengguna jalan, bahkan penumpang kendaraan sudah sadar bermasker. Hal ini tentu membanggakan bupati karena masyarakat sudah menyadari pentingnya melaksanakan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini.

“Kegiatan ini akan digelar rutin setiap hari tidak hanya di depan kantor bupati melainkan di seluruh jalan protokol dan simpang empat di Gresik,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan data tren kesembuhan pasien Covid-19 di Gresik juga menunjukkan grafik yang meningkat. Bahkan jumlah pasien sembuh selalu lebih banyak dibanding yang terkonfirmasi positif.

Data Gugus Tugas hingga Senin (14/9), ada penambahan pasien sembuh sebanyak 35 orang, sehingga menjadi 2.468 orang. Sedangkan yang terkonfirmasi positif bertambah 31 kasus, sehingga total menjadi 2.955 kasus. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/