alexametrics
27 C
Gresik
Saturday, 31 July 2021

Target PAD Gresik Meleset, DPRD Minta BPPKAD Kejar PBB

GRESIK –  Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak diprediksi bakal melemah apalagi dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat meski sempat menggembirakan hingga Mei lalu. Sebab,  sejumlah sektor sangat terdampak. Untuk itu, kalangan DPRD meminta Pemkab Gresik fokus terhadap pajak bumi dan bangunan perkotaan dan pedesaan (PBB P2). ” Kami minta Pemkab memaksimalkan PBB,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik, M Syahrul Munir, kemarin.

Dia mengaku sudah memprediksi apabila pelaksanaan PPKM darurat ibakal memukul sejumlah sektor pajak. Tak terkecuali sektor perhotelan yang tren sejak awal tahun lalu mulai naik. Namun, saat ini okupansi hotel di Gresik rata-rata tinggal 20-30 persen

“Capaian pajak hotel sampai Juni kemarin sudah memuaskan sudah 40 persen. Itu lebih dari target pendapatan,” tuturnya. Politisi PKB itu juga khawatir apabila pergerakan ekonomi masih lemah seperti sekarang, maka PAD dalam APBD Gresik 2021 terancam jeblok. “Sulit sekali untuk sektor-sektor yang terdampak PPKM darurat ini. Kami masih berupaya mencari stimulusnya bagaiman,” imbuhnya. Syahrul mengaku DPRD Gresik sudah berdiskusi dengan Pemkab terkait sektor yang kebal terhadap PPKM ini. Jika dilihat pandemi tahun lalu, sektor PBB masih bisa survive.

Perlu diketahui, target pajak dalam APBD 2021 ditetapkan sebear Rp 724 miliar. Hingga Mei, baru terealisasi Rp 259,6 miliar. (fir/han)


GRESIK –  Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak diprediksi bakal melemah apalagi dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat meski sempat menggembirakan hingga Mei lalu. Sebab,  sejumlah sektor sangat terdampak. Untuk itu, kalangan DPRD meminta Pemkab Gresik fokus terhadap pajak bumi dan bangunan perkotaan dan pedesaan (PBB P2). ” Kami minta Pemkab memaksimalkan PBB,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik, M Syahrul Munir, kemarin.

Dia mengaku sudah memprediksi apabila pelaksanaan PPKM darurat ibakal memukul sejumlah sektor pajak. Tak terkecuali sektor perhotelan yang tren sejak awal tahun lalu mulai naik. Namun, saat ini okupansi hotel di Gresik rata-rata tinggal 20-30 persen

“Capaian pajak hotel sampai Juni kemarin sudah memuaskan sudah 40 persen. Itu lebih dari target pendapatan,” tuturnya. Politisi PKB itu juga khawatir apabila pergerakan ekonomi masih lemah seperti sekarang, maka PAD dalam APBD Gresik 2021 terancam jeblok. “Sulit sekali untuk sektor-sektor yang terdampak PPKM darurat ini. Kami masih berupaya mencari stimulusnya bagaiman,” imbuhnya. Syahrul mengaku DPRD Gresik sudah berdiskusi dengan Pemkab terkait sektor yang kebal terhadap PPKM ini. Jika dilihat pandemi tahun lalu, sektor PBB masih bisa survive.

Perlu diketahui, target pajak dalam APBD 2021 ditetapkan sebear Rp 724 miliar. Hingga Mei, baru terealisasi Rp 259,6 miliar. (fir/han)


Berita Terkait

Berita HITS

Berita Terbaru