alexametrics
25 C
Gresik
Saturday, 21 May 2022

KPU Tambah Dua Tempat Pemungutan Suara

GRESIK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik melakukan hasil rapat pleno terbuka dalam rangka pemutakhiran dan penetapan daftar pemilih sementara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2020. Hasilnya, KPU bakal menambah dua tempat pemilihan suara (TPS) di Kecamatan Sidaya.

Divisi Data KPU Gresik, Abdul Sidiq Notogoro mengatakan, tahapan proses selanjutnya yakni perbaikan sesuai rekapitulasi di tingkat Panitia Pemilih Kecamatan (PPK). “Hasil coklit akan direkap menjadi daftar pemutakhiran PPDP dan ditetapkan sebagai TPS dan berikutnya diumumkan ke masyarakat ,“ujar dia.

Dipaparkannya, jumlah  pemilih di 18 kecamatan mencapai 921.296 pemilih. Untuk daftar pemilih baru 24.500. Berdasarkan hasil pemilihan legislatif, pemilih melampaui  82 persen. “Mengacu pemilihan bupati lima tahun lalu, kita masih di bawah 80 persen. Kami berharap antusias masyarakat jauh lebih tinggi daripada demokrasi tingkat nasional, “ujar dia. Selain itu, dari hasil pleno itu diputuskan adanya penambahan dua TPS di Kecamatan Sidayu yaitu di Desa Raci kulon dan Sambi Pondok.

Penambahan TPS ini menghacu pada PKPU 6 tahun 2020, bahwa jumlah pemilih dalam satu TPS itu maksimal 500 orang.

Sementara itu,  Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Gresik, Syafii Jamhari mengaku sejak awal sudah menolak rapat pleno dengan penambahan TPS sesuai prosedurnya. “Penetapan TPS itu SK-nya dari kabupaten sehingga penetapannya dari lainnya. Artinya proses penetapan daftar pemutakhiran dari tingkat desa dan kecamatan sesuai jumlah oleh TPSnya,”ujar dia. Kemudian ada pelangaran PKPU 9 terkait pasal 11 ayat 12. PPS Memberikan daftar memilih yang namanya pemilih itu sesuai nama sesuai proses alurnya. “Pelanggaran tadi ada dua yaitu memberi saran perbaikan agar jumlah TPS di kembalikan seperti semula yakni 2.264  tapi disebutkan 2.266, tapi kami harapkan ada perbaikan lagi,” harap Jamhari. (jar/han)

GRESIK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik melakukan hasil rapat pleno terbuka dalam rangka pemutakhiran dan penetapan daftar pemilih sementara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2020. Hasilnya, KPU bakal menambah dua tempat pemilihan suara (TPS) di Kecamatan Sidaya.

Divisi Data KPU Gresik, Abdul Sidiq Notogoro mengatakan, tahapan proses selanjutnya yakni perbaikan sesuai rekapitulasi di tingkat Panitia Pemilih Kecamatan (PPK). “Hasil coklit akan direkap menjadi daftar pemutakhiran PPDP dan ditetapkan sebagai TPS dan berikutnya diumumkan ke masyarakat ,“ujar dia.

Dipaparkannya, jumlah  pemilih di 18 kecamatan mencapai 921.296 pemilih. Untuk daftar pemilih baru 24.500. Berdasarkan hasil pemilihan legislatif, pemilih melampaui  82 persen. “Mengacu pemilihan bupati lima tahun lalu, kita masih di bawah 80 persen. Kami berharap antusias masyarakat jauh lebih tinggi daripada demokrasi tingkat nasional, “ujar dia. Selain itu, dari hasil pleno itu diputuskan adanya penambahan dua TPS di Kecamatan Sidayu yaitu di Desa Raci kulon dan Sambi Pondok.

-

Penambahan TPS ini menghacu pada PKPU 6 tahun 2020, bahwa jumlah pemilih dalam satu TPS itu maksimal 500 orang.

Sementara itu,  Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Gresik, Syafii Jamhari mengaku sejak awal sudah menolak rapat pleno dengan penambahan TPS sesuai prosedurnya. “Penetapan TPS itu SK-nya dari kabupaten sehingga penetapannya dari lainnya. Artinya proses penetapan daftar pemutakhiran dari tingkat desa dan kecamatan sesuai jumlah oleh TPSnya,”ujar dia. Kemudian ada pelangaran PKPU 9 terkait pasal 11 ayat 12. PPS Memberikan daftar memilih yang namanya pemilih itu sesuai nama sesuai proses alurnya. “Pelanggaran tadi ada dua yaitu memberi saran perbaikan agar jumlah TPS di kembalikan seperti semula yakni 2.264  tapi disebutkan 2.266, tapi kami harapkan ada perbaikan lagi,” harap Jamhari. (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/