alexametrics
30 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Wujud Netralitas, PWNU Jatim Hadir Dua Deklarasi Cabup-Cawabup Gresik

GRESIK– Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk tetap netral dalam kontestasi Pilkada di Gresik. Hal itu ditunjukkan dengan menghadiri agenda deklarasi dua paslon yang akan berkontestasi dalam Pilkada Gresik 9 Desember mendatang.
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar mengungkapkan, pihaknya diundang dalam dua agenda deklarasi untuk ceramah agama bukan untuk berkampanye.
“Kami tetap netral dan tidak memihak kepada salah satu kubu. Saya diundang pasangan Niat untuk ceramah penguatan ahlusunnah wal jamaah sedangkan undangan pasangan Q A untuk ceramah menjadi pejabat yang amanah,” kata KH. Marzuki Mustamar.
Terkait dengan sikap PWNU Jawa Timur dalam kontestasi Pilkada di Gresik pihaknya menegaskan komitmen jika PWNU netral dan mengembalikan hak pilih kepada masyarakat khususnya warga nahdhiyin di Gresik.
“Pernyataan ini saya sampaikan sekaligus untuk mengklarifikasi berita dan informasi yang muncul,” tuturnya.
Sebelumnya, Ketua PWNU Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar hadir dalam dua agenda deklarasi pasangan calon bupati dan wakil bupati Gresik. Baik pasangan Fandi Ahmad Yani-Aminatun Habibah (Niat) dan pasangan Moch, Qosim-Asluchul Alif (QA). Pada agenda deklarasi Niat, Marzuki membawakan ceramah agama tentang penguatan Aswaja dan pada agenda deklarasi pasangan QA ceramah agama tentang menjadi pejabat yang baik. (fir/han)

GRESIK– Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk tetap netral dalam kontestasi Pilkada di Gresik. Hal itu ditunjukkan dengan menghadiri agenda deklarasi dua paslon yang akan berkontestasi dalam Pilkada Gresik 9 Desember mendatang.
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar mengungkapkan, pihaknya diundang dalam dua agenda deklarasi untuk ceramah agama bukan untuk berkampanye.
“Kami tetap netral dan tidak memihak kepada salah satu kubu. Saya diundang pasangan Niat untuk ceramah penguatan ahlusunnah wal jamaah sedangkan undangan pasangan Q A untuk ceramah menjadi pejabat yang amanah,” kata KH. Marzuki Mustamar.
Terkait dengan sikap PWNU Jawa Timur dalam kontestasi Pilkada di Gresik pihaknya menegaskan komitmen jika PWNU netral dan mengembalikan hak pilih kepada masyarakat khususnya warga nahdhiyin di Gresik.
“Pernyataan ini saya sampaikan sekaligus untuk mengklarifikasi berita dan informasi yang muncul,” tuturnya.
Sebelumnya, Ketua PWNU Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar hadir dalam dua agenda deklarasi pasangan calon bupati dan wakil bupati Gresik. Baik pasangan Fandi Ahmad Yani-Aminatun Habibah (Niat) dan pasangan Moch, Qosim-Asluchul Alif (QA). Pada agenda deklarasi Niat, Marzuki membawakan ceramah agama tentang penguatan Aswaja dan pada agenda deklarasi pasangan QA ceramah agama tentang menjadi pejabat yang baik. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/