alexametrics
29 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Diterpa Banyak Masalah, Pengusaha Pupuk Wadeng Wadul Bupati

GRESIK – Puluhan pengusaha pupuk asal Desa Wadeng, Kecamatan Sidayu, mendatangi Pendopo Bupati Gresik. Kedatangan mereka ingin menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini menghantui mulai dari persoalan pemasaran, legalitas hingga merk dagang.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani menemui langsung para pengusaha pupuk yang datang. Dalam agenda tersebut, satu persatu pengusaha pupuk mengutarakan uneg-uneg dalam usahanya selama ini, seperti permasalahn merek hingga pemasaran produk.

Menanggapi keluhan ini Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bahwa diperlukan kekompakan bersama bagi para pengusaha pupuk Wadeng untuk bisa maju.

“Harus kompak antara satu pengusaha dengan yang lain, antara pengusaha besar dan kecil. Pengusaha yang besar bisa berbesar hati dan mau menggandeng pengusaha yang kecil untuk bisa berjalan bersama,” ujarnya di Pendopo Pemkab Gresik, Kamis (10/3) malam.

Gus Yani memberi masukan kepada pengusaha pupuk Wadeng untuk membuat suatu paguyuban sebagai langkah awal untuk memecahkan permasalahan.”Di mana paguyuban tersebut menjadi rumah besar untuk melindungi pengusaha pupuk Wadeng yang sudah sesuai dengan aturan,” tuturnya.

Terkait permasalahan merek, Gus Yani menyarankan untuk membuat satu merek tersendiri dari pupuk hasil produksi Wadeng, sehingga tidak menyalahi aturan merk dagang. Dengan tidak adanya pelanggaran aturan, maka kemudian masalah pemasaran bisa dipikirkan lebih lanjut sehingga semua bisa berjalan bersama.

“Harapan ke depannya agar pupuk Wadeng ini bisa semakin baik dan laris,” pungkasnya. (fir/rof)

GRESIK – Puluhan pengusaha pupuk asal Desa Wadeng, Kecamatan Sidayu, mendatangi Pendopo Bupati Gresik. Kedatangan mereka ingin menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini menghantui mulai dari persoalan pemasaran, legalitas hingga merk dagang.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani menemui langsung para pengusaha pupuk yang datang. Dalam agenda tersebut, satu persatu pengusaha pupuk mengutarakan uneg-uneg dalam usahanya selama ini, seperti permasalahn merek hingga pemasaran produk.

Menanggapi keluhan ini Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bahwa diperlukan kekompakan bersama bagi para pengusaha pupuk Wadeng untuk bisa maju.

-

“Harus kompak antara satu pengusaha dengan yang lain, antara pengusaha besar dan kecil. Pengusaha yang besar bisa berbesar hati dan mau menggandeng pengusaha yang kecil untuk bisa berjalan bersama,” ujarnya di Pendopo Pemkab Gresik, Kamis (10/3) malam.

Gus Yani memberi masukan kepada pengusaha pupuk Wadeng untuk membuat suatu paguyuban sebagai langkah awal untuk memecahkan permasalahan.”Di mana paguyuban tersebut menjadi rumah besar untuk melindungi pengusaha pupuk Wadeng yang sudah sesuai dengan aturan,” tuturnya.

Terkait permasalahan merek, Gus Yani menyarankan untuk membuat satu merek tersendiri dari pupuk hasil produksi Wadeng, sehingga tidak menyalahi aturan merk dagang. Dengan tidak adanya pelanggaran aturan, maka kemudian masalah pemasaran bisa dipikirkan lebih lanjut sehingga semua bisa berjalan bersama.

“Harapan ke depannya agar pupuk Wadeng ini bisa semakin baik dan laris,” pungkasnya. (fir/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/