alexametrics
28 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Ajak Masyarakat Tidak Golput, Zulaikhoh Pakai Baju Adat Khas Papua

GRESIK – Pemandangan tak biasa terlihat di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 2 Desa Suci Kecamatan Gresik, kemarin. Tampak salah satu pemilih, Zulaikhoh menggunakan baju Papu saat akan memasuki TPS. Ia memang sengaja menggunakan busana ada untuk menyemarakkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gresik 2020.

Suasana di TPS 2 Desa Suci mendadak heboh. Seorang pemilih perempuan menggunakan baju adat dan berjalan bak model. Namanya Zulaikhoh. Ia pun langsung datang dan masuk ke TPS memilih calon bupatinya. Tak ayal tampilannya membuat para pemilih dan petugas TPS meminta berfoto dengannya. Beberapa bahkan memasang foto Zulaikhoh di media sosialnya.

Zulaikhoh mengaku sengaja menarik simpatik masyarakat agar mau datang ke TPS untuk memilih pasangan calon. “Jangan golput. Rencana saya sudah lama pakai baju seperti ini,” kata Zulaikhoh. Ia pun menyewa di salah satu persewaan baju adat di Gresik. Ia memilih baju adat Papua sebagai upaya mengingatkan warga jika budaya Indonesia, utamanya Gresik berwarna. Harapannya, calon pemimpin yang jadi kelak menghormati budaya Gresik dan berupaya menyejahterakan masyarakatnya.

Ketua KKPS 2 Isnaini mengapresiasi ide Zulaikhoh yang memakai baju adat dari Papua. “Ini sangat kreatif, menambah ramai dan keseruan saat pencoblosan,” kata Isnaini. (jar/han)

GRESIK – Pemandangan tak biasa terlihat di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 2 Desa Suci Kecamatan Gresik, kemarin. Tampak salah satu pemilih, Zulaikhoh menggunakan baju Papu saat akan memasuki TPS. Ia memang sengaja menggunakan busana ada untuk menyemarakkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gresik 2020.

Suasana di TPS 2 Desa Suci mendadak heboh. Seorang pemilih perempuan menggunakan baju adat dan berjalan bak model. Namanya Zulaikhoh. Ia pun langsung datang dan masuk ke TPS memilih calon bupatinya. Tak ayal tampilannya membuat para pemilih dan petugas TPS meminta berfoto dengannya. Beberapa bahkan memasang foto Zulaikhoh di media sosialnya.

Zulaikhoh mengaku sengaja menarik simpatik masyarakat agar mau datang ke TPS untuk memilih pasangan calon. “Jangan golput. Rencana saya sudah lama pakai baju seperti ini,” kata Zulaikhoh. Ia pun menyewa di salah satu persewaan baju adat di Gresik. Ia memilih baju adat Papua sebagai upaya mengingatkan warga jika budaya Indonesia, utamanya Gresik berwarna. Harapannya, calon pemimpin yang jadi kelak menghormati budaya Gresik dan berupaya menyejahterakan masyarakatnya.

-

Ketua KKPS 2 Isnaini mengapresiasi ide Zulaikhoh yang memakai baju adat dari Papua. “Ini sangat kreatif, menambah ramai dan keseruan saat pencoblosan,” kata Isnaini. (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/