alexametrics
28 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Kemenpan-RB Apresiasi Mall Pelayanan Publik Gresik

GRESIK – Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mengapresiasi Mall Pelayanan Publik (MPP) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Gresik. Bahkan, Kemenpan RB mendorong agar pemerintah daerah segera meresmikan layanan yang dapat memangkas waktu pengurusan dokumen perizinan tersebut.

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB, Diah Natalisa menuturkan, layanan yang terdapat pada Mall Pelayanan Publik DPM-PTSP Gresik sudah cukup lengkap. Hanya saja, Pemerintah Daerah perlu menambah sistem IT dan mengintegrasikan semua layanan kedalam satu sistem.

“Pada prinsipnya MPP Gresik sudah layak diresmikan. Namun akan lebih bagus lagi jika fasilitas maupun jumlah tenant di dalamnya ditambah,” kata Diah.

Kepala DPM PTSP Gresik, Mulyanto (kanan) turut
mendampingi Bupati Gresik dalam menginformasikan layanan digital
yang telah terintegrasi kepada Deputi Kemenpan RB.

Pihaknuya mendorong agar Pemda menggandeng layanan imigrasi, BPOM, BNN dan KUA agar bisa menjadi tenant pada MPP Gresik. Jika semua sudah satu atap, hal ini akan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan dari Pemerintah.

“Mudahnya akses dan pelayanan yang diberikan oleh pemerintah akan membawa impect besar dalam mendorong arus investasi masuk. Sebab pengusaha akan merasa nyaman dan diberikan kemudahan dalam berusaha,” imbuhnya.

Diah menyebut, di Jawa Timur tidak banyak Kabupaten yang memiliki MPP respresentatif. Hal ini seharusnya bisa dimanfaatkan oleh Kabupaten Gresik sebagai peluang dalam berlomba menghadirkan layanan perizinan optimal dan menggaet sebanyak-banyaknya investasi.

Kepala DPM PTSP Gresik, Mulyanto (kanan) turut
mendampingi Bupati Gresik dalam menginformasikan layanan digital
yang telah terintegrasi kepada Deputi Kemenpan RB.

Di tempat sama, Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto menuturkan dalam waktu dekat Pemda akan meresmikan MPP DPM-PTSP sebagai bentuk inovasi layanan perizinan di Kabupaten Gresik.

“Memang sampai saat ini belum kami resmikan karena masih ada catatan yang harus dipenuhi. Namun saran apapun dari Kemenpan RB akan kita penuhi,” kata Sambari. (fir/rof)

GRESIK – Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mengapresiasi Mall Pelayanan Publik (MPP) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Gresik. Bahkan, Kemenpan RB mendorong agar pemerintah daerah segera meresmikan layanan yang dapat memangkas waktu pengurusan dokumen perizinan tersebut.

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB, Diah Natalisa menuturkan, layanan yang terdapat pada Mall Pelayanan Publik DPM-PTSP Gresik sudah cukup lengkap. Hanya saja, Pemerintah Daerah perlu menambah sistem IT dan mengintegrasikan semua layanan kedalam satu sistem.

“Pada prinsipnya MPP Gresik sudah layak diresmikan. Namun akan lebih bagus lagi jika fasilitas maupun jumlah tenant di dalamnya ditambah,” kata Diah.

Kepala DPM PTSP Gresik, Mulyanto (kanan) turut
mendampingi Bupati Gresik dalam menginformasikan layanan digital
yang telah terintegrasi kepada Deputi Kemenpan RB.
-

Pihaknuya mendorong agar Pemda menggandeng layanan imigrasi, BPOM, BNN dan KUA agar bisa menjadi tenant pada MPP Gresik. Jika semua sudah satu atap, hal ini akan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan dari Pemerintah.

“Mudahnya akses dan pelayanan yang diberikan oleh pemerintah akan membawa impect besar dalam mendorong arus investasi masuk. Sebab pengusaha akan merasa nyaman dan diberikan kemudahan dalam berusaha,” imbuhnya.

Diah menyebut, di Jawa Timur tidak banyak Kabupaten yang memiliki MPP respresentatif. Hal ini seharusnya bisa dimanfaatkan oleh Kabupaten Gresik sebagai peluang dalam berlomba menghadirkan layanan perizinan optimal dan menggaet sebanyak-banyaknya investasi.

Kepala DPM PTSP Gresik, Mulyanto (kanan) turut
mendampingi Bupati Gresik dalam menginformasikan layanan digital
yang telah terintegrasi kepada Deputi Kemenpan RB.

Di tempat sama, Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto menuturkan dalam waktu dekat Pemda akan meresmikan MPP DPM-PTSP sebagai bentuk inovasi layanan perizinan di Kabupaten Gresik.

“Memang sampai saat ini belum kami resmikan karena masih ada catatan yang harus dipenuhi. Namun saran apapun dari Kemenpan RB akan kita penuhi,” kata Sambari. (fir/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/