alexametrics
29 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Wagup Emil Sidak Banjir Kali Lamong, Warga Keluhkan Sakit Kulit

GRESIK- Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak langsung melakukan inspeksi mendadak memantau penanganan darurat.

Wagub Emil melakukan solusi untuk penanganan tanggul yang jebol akibat luapan Kali Lamong itu. “Apakah langkah-langkah penanganan darurat sudah dilakukan oleh Pemkab Gresik, ternyata langkah-langkah itu sudah dilakukan,” ujar saat sidak di Desa Cermen Kecamatan Kedamean, Senin (8/11).

Dikatakan, bencana badai Lalina diperparah dengan banjir karena tanggul jebol. 13 tanggul jebol di Kecamatan Benjeng dan Kedamean. “Perpres 80 tahun 2019 tentang penanganan Kali Lamong, anggarannya sampai triliunan. Namun pelaksanaannya bertahap. Kami apresiasi, pemkab sudah melakukan normalisasi kali lamong sejak Oktober,” kata Emil.

PENGOBATAN: Tim relawan kesehatan melakukan pengobatan
terhadap warga pasca banjir di Desa Cermen, Kecamatan
Kedamean. (Dok./Radar Gresik)

Sementara itu, pasca bencana banjir luapan kali lamong, sejumlah warga korban banjir di Desa Cermen Kecamatan Kedamean mulai terserang penyakit.  Seperti yang di alami Sriyati ,45, salah satu warga korban banjir di Desa Cermen yang hingga hari masih bertahan tenda darurat menyatakan mulai mengalami penyakit gatal- gatal. Dia nekat bertahan ditenda pengungsian karena takut adanya banjir susulan. Rata rata warga mengalami keluhan gatal – gatal akibat Kutu air, hipertensi, Myalgia, dermatitis “Cuma gatal- gatal. Masih takut kembali  pulang khawatir banjir datang lagi. Inj belum ada bantuan lagi mas,”ujar Sriyati, Senin (8/11).

Kepala Desa Cermen, Mochammad Suhadi mengungkapkan, 1.766 warganya terdampak banjir Kali Lamong. “Pemerintah desa telah menyediakan sebanyak empat titik lokasi penampungan, di antaranya memanfaatkan gedung sekolah, masjid dan rumah warga yang aman,” kata Suhadi. (yud/han)

 

GRESIK- Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak langsung melakukan inspeksi mendadak memantau penanganan darurat.

Wagub Emil melakukan solusi untuk penanganan tanggul yang jebol akibat luapan Kali Lamong itu. “Apakah langkah-langkah penanganan darurat sudah dilakukan oleh Pemkab Gresik, ternyata langkah-langkah itu sudah dilakukan,” ujar saat sidak di Desa Cermen Kecamatan Kedamean, Senin (8/11).

Dikatakan, bencana badai Lalina diperparah dengan banjir karena tanggul jebol. 13 tanggul jebol di Kecamatan Benjeng dan Kedamean. “Perpres 80 tahun 2019 tentang penanganan Kali Lamong, anggarannya sampai triliunan. Namun pelaksanaannya bertahap. Kami apresiasi, pemkab sudah melakukan normalisasi kali lamong sejak Oktober,” kata Emil.

PENGOBATAN: Tim relawan kesehatan melakukan pengobatan
terhadap warga pasca banjir di Desa Cermen, Kecamatan
Kedamean. (Dok./Radar Gresik)
-

Sementara itu, pasca bencana banjir luapan kali lamong, sejumlah warga korban banjir di Desa Cermen Kecamatan Kedamean mulai terserang penyakit.  Seperti yang di alami Sriyati ,45, salah satu warga korban banjir di Desa Cermen yang hingga hari masih bertahan tenda darurat menyatakan mulai mengalami penyakit gatal- gatal. Dia nekat bertahan ditenda pengungsian karena takut adanya banjir susulan. Rata rata warga mengalami keluhan gatal – gatal akibat Kutu air, hipertensi, Myalgia, dermatitis “Cuma gatal- gatal. Masih takut kembali  pulang khawatir banjir datang lagi. Inj belum ada bantuan lagi mas,”ujar Sriyati, Senin (8/11).

Kepala Desa Cermen, Mochammad Suhadi mengungkapkan, 1.766 warganya terdampak banjir Kali Lamong. “Pemerintah desa telah menyediakan sebanyak empat titik lokasi penampungan, di antaranya memanfaatkan gedung sekolah, masjid dan rumah warga yang aman,” kata Suhadi. (yud/han)

 

Most Read

Berita Terbaru

/