alexametrics
27 C
Gresik
Sunday, 26 September 2021

Usai Disurati, Tujuh Pejabat Gresik Akhirnya Mendaftar Lelang Sekda

GRESIK – Tujuh pejabat akhirnya mendaftarkan diri dalam seleksi terbuka (Selter) jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik. Ini setelah sebelumnya mereka mendapatkan surat perintah dari Penjabat (Pj) Sekda Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno.

Dari tujuh nama yang beredar, ada tiga orang yang punya kans besar lolos dalam seleksi administrasi. Yakni, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Mokh Najikh, Asisten Bupati bidang Administrasi Umum, Abu Hasan dan Staf ahli bupati bidang pemerintahan hukum dan politik, Andhy Hendro Wijaya.

Kepada Radar Gresik, Staff Ahli Bupati Bidang Politik dan Hukum, Andhy Hendro Wijaya membenarkan jika dirinya running dalam selter Sekda Gresik. Jebolan STPDN itu pun tidak merasa takut atau trauma saat menjabat sebagai Sekda pernah berada dalam posisi pesakitan akibat kasus yang tidak terbukti dilakukan. “Ya saya ikut daftar,” tegas Andhy.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Mokh Nakjikh. Alasan dia mendaftarkan diri ikut dalam Selter Sekda karena ingin mengsukseskan visi misi Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah.

“Saya juga ingin berbuat untuk kabupaten Gresik tercinta,” kata pejabat yang pernah menjadi Plt Sekda Gresik itu.

Di sisi lain, Abu Hasan diyakini juga memiliki kans tersendiri karena pengalaman dalam berbagai bidang dan pos penempatan di eselon II. Mulai dari Kepala BPBD Gresik, Kepala Satpol PP Gresik hingga jabatan yang dia duduki saat ini sebagai Asisten Administrasi Umum.

“Maju dalam Selter Sekda ini menjadi tekad saya untuk berbuat yang terbaik bagi daerah. Di samping wujud patuh dan loyal pada pimpinan,” ujar Hasan.

Rencananya hari ini tim Pansel akan mengumumkan bakal calon sekda yang lolos administrasi. Sebelumnya 7 pejabat yang mendaftar Sekda sudah melakukan tes kesehatan di RSUD Ibnu Sina Gresik pada Kamis (09/09) dan tes psikologi.

Berbeda dengan tes sebelumnya, pada tes psikologi kali ini para peserta calon Sekda diberikan 672 soal pilihan ganda yang dikerjakan dalam waktu 120 menit.

Terpisah Pj Sekda Gresik, Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno membenarkan jika Selter Sekda kali ini diikuti 7 pejabat yang mendapatkan surat perintah. Meski demikian Kepala Bapenda Jatim itu enggan memberikan penjelasan detail mengenai teknis seleksi.

“Lebih lengkapnya BKD saja yang menyampaikan,” kata Abimanyu. (fir/rof)


GRESIK – Tujuh pejabat akhirnya mendaftarkan diri dalam seleksi terbuka (Selter) jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik. Ini setelah sebelumnya mereka mendapatkan surat perintah dari Penjabat (Pj) Sekda Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno.

Dari tujuh nama yang beredar, ada tiga orang yang punya kans besar lolos dalam seleksi administrasi. Yakni, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Mokh Najikh, Asisten Bupati bidang Administrasi Umum, Abu Hasan dan Staf ahli bupati bidang pemerintahan hukum dan politik, Andhy Hendro Wijaya.

Kepada Radar Gresik, Staff Ahli Bupati Bidang Politik dan Hukum, Andhy Hendro Wijaya membenarkan jika dirinya running dalam selter Sekda Gresik. Jebolan STPDN itu pun tidak merasa takut atau trauma saat menjabat sebagai Sekda pernah berada dalam posisi pesakitan akibat kasus yang tidak terbukti dilakukan. “Ya saya ikut daftar,” tegas Andhy.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Mokh Nakjikh. Alasan dia mendaftarkan diri ikut dalam Selter Sekda karena ingin mengsukseskan visi misi Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah.

-

“Saya juga ingin berbuat untuk kabupaten Gresik tercinta,” kata pejabat yang pernah menjadi Plt Sekda Gresik itu.

Di sisi lain, Abu Hasan diyakini juga memiliki kans tersendiri karena pengalaman dalam berbagai bidang dan pos penempatan di eselon II. Mulai dari Kepala BPBD Gresik, Kepala Satpol PP Gresik hingga jabatan yang dia duduki saat ini sebagai Asisten Administrasi Umum.

“Maju dalam Selter Sekda ini menjadi tekad saya untuk berbuat yang terbaik bagi daerah. Di samping wujud patuh dan loyal pada pimpinan,” ujar Hasan.

Rencananya hari ini tim Pansel akan mengumumkan bakal calon sekda yang lolos administrasi. Sebelumnya 7 pejabat yang mendaftar Sekda sudah melakukan tes kesehatan di RSUD Ibnu Sina Gresik pada Kamis (09/09) dan tes psikologi.

Berbeda dengan tes sebelumnya, pada tes psikologi kali ini para peserta calon Sekda diberikan 672 soal pilihan ganda yang dikerjakan dalam waktu 120 menit.

Terpisah Pj Sekda Gresik, Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno membenarkan jika Selter Sekda kali ini diikuti 7 pejabat yang mendapatkan surat perintah. Meski demikian Kepala Bapenda Jatim itu enggan memberikan penjelasan detail mengenai teknis seleksi.

“Lebih lengkapnya BKD saja yang menyampaikan,” kata Abimanyu. (fir/rof)


Most Read

Berita HITS

Berita Terbaru