26.7 C
Gresik
Wednesday, 31 May 2023

Pilkades Serentak, Delapan Desa Terdeteksi Rawan Konflik

GRESIK – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Gresik bakal dihelat 26 Maret 2022. Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik ada 47 desa tersebar di 18 Kecamatan yang bakal melaksanakan pemilihan jabatan tertinggi di tingkat desa itu.

Plt PMD Gresik Suyono mengatakan seperti di Kecamatan Cerme terbanyak menggelar pilkades. Lima desa itu yakni Desa Padeg, Pandu, Guranganyar, Sukoanyar dan Dampa’an. Sedangkan,  Kecamatan Kebomas, Manyar dan Kedamean, masing-masing empat desa yang bakal melakukan pemilu tersebut. Empat desa di Kecamatan Kebomas adalah Sekarkurung,  Dahanrejo,  Randuagung dan Sukorejo.

Sedangkan di Kecamatan Manyar ada Desa Yosowilangun,  Manyarrejo,  Banyuwangi dan Betoyo Kauman.

” Untuk 15 Kecamatan lainnya ada satu hingga tiga desa yang bersiap melakukan Pilkades,”ujarnya, Selasa, (8/2).

Ditambahkan Suyono yang juga Asisten I  Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Gresik menjelaskan proses pendaftaran tahap pertama berakhir pada 5 Februari 2022. Bila kandidat tidak sampai dua orang,  pendaftaran dibuka tahap 2 mulai 6-14 Februari 2022. Bila masih belum ada calon lebih dari 2 diperpanjang tahap 3 mulai 15 Februari-3 Maret 2022.

“Pengalaman sebelumnya, pilkades rawan menimbulkan perselisihan antarpendukung. Antisipasi terjadinya gesekan antar pendukung calon, ” jelasnya.

Suyono juga menambahkan pihaknya telah melakukan mitigasi kerawanan tersebut. Hasil mitigasi kerawanan dari 47 desa yang menggelar pilkades terdapat delapan desa berpotensi menimbulkan gejolak. Kerawanan itu dikarenakan banyak kandidat calon yang maju dalam pilkades. Kemudian, 5 desa masuk kategori waspada dan 34 desa lainnya kategori terkendali.

“Doakan saja Pilkades lancar dan aman terkendali,”pungkasnya.

Sementara itu, dalam pantauan sejumlah calon mulai melakukan pemanasan. Mereka menyapa masyarakat sambil ngowes. Ada pula yang terang-terangan membawa poster untuk mendapatkan dukungan dari pemilih. (yud/han)

GRESIK – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Gresik bakal dihelat 26 Maret 2022. Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik ada 47 desa tersebar di 18 Kecamatan yang bakal melaksanakan pemilihan jabatan tertinggi di tingkat desa itu.

Plt PMD Gresik Suyono mengatakan seperti di Kecamatan Cerme terbanyak menggelar pilkades. Lima desa itu yakni Desa Padeg, Pandu, Guranganyar, Sukoanyar dan Dampa’an. Sedangkan,  Kecamatan Kebomas, Manyar dan Kedamean, masing-masing empat desa yang bakal melakukan pemilu tersebut. Empat desa di Kecamatan Kebomas adalah Sekarkurung,  Dahanrejo,  Randuagung dan Sukorejo.

Sedangkan di Kecamatan Manyar ada Desa Yosowilangun,  Manyarrejo,  Banyuwangi dan Betoyo Kauman.

-

” Untuk 15 Kecamatan lainnya ada satu hingga tiga desa yang bersiap melakukan Pilkades,”ujarnya, Selasa, (8/2).

Ditambahkan Suyono yang juga Asisten I  Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Gresik menjelaskan proses pendaftaran tahap pertama berakhir pada 5 Februari 2022. Bila kandidat tidak sampai dua orang,  pendaftaran dibuka tahap 2 mulai 6-14 Februari 2022. Bila masih belum ada calon lebih dari 2 diperpanjang tahap 3 mulai 15 Februari-3 Maret 2022.

“Pengalaman sebelumnya, pilkades rawan menimbulkan perselisihan antarpendukung. Antisipasi terjadinya gesekan antar pendukung calon, ” jelasnya.

Suyono juga menambahkan pihaknya telah melakukan mitigasi kerawanan tersebut. Hasil mitigasi kerawanan dari 47 desa yang menggelar pilkades terdapat delapan desa berpotensi menimbulkan gejolak. Kerawanan itu dikarenakan banyak kandidat calon yang maju dalam pilkades. Kemudian, 5 desa masuk kategori waspada dan 34 desa lainnya kategori terkendali.

“Doakan saja Pilkades lancar dan aman terkendali,”pungkasnya.

Sementara itu, dalam pantauan sejumlah calon mulai melakukan pemanasan. Mereka menyapa masyarakat sambil ngowes. Ada pula yang terang-terangan membawa poster untuk mendapatkan dukungan dari pemilih. (yud/han)

Most Read

Berita Terbaru