alexametrics
25 C
Gresik
Friday, 20 May 2022

Program Desa, Upaya Permudah Pelayanan Masyarakat Lewat Digital

GRESIK – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Gresik melakukan inovasi data di desa. Salah satunya dengan menggerakkan program Desa Siap di setiap kecamatan. Tujuannya guna mempermudah pelayanan kepada masyarakat lewat keterbukaan informasi di desa masing-masing

Kepala Bidang (Kabid) Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Diskominfo Gresik, Fahry Ady Yamin mengatakan, salah satu program nawa karsa adalah Gresik Akas (amanah, kolaboratif, antisipatif dan sigap). “Programnya di setiap desa harus mempunyai informasi digital atau desa siap,” kata Fahry.

Dengan desa siap, lanjut Fahry, Bupati Gresik berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat secara cepat. “Dengan desa siap bisa memberikan layanan kepada masyarakat secara cepat dengan keterbukaan informasi dengan data melalui website desa,” kata Fahry.

Program itu rencananya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Informasi di desa siap digunakan untuk berbagai promosi desa seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Usaha Mikro Kecil (UMK) dan lain sebagainya.  Konsep desa siap yakni masyarakat bisa langsung mengakses informasi tanpa harus wira-wiri ke desa, semisal pengurusan KTP, mencari informasi produk UMK dan lain sebagainya.

Sementara dari Sekretaris Diskominfo Gresik, Muhammad Hari Syawaludin mengatakan, saat ini, sudah ada desa siap berada di Kecamatan Bungah dan Kedamean Kabupaten pada 2021 lalu. Ditargetkan, 2022, bisa menambah dua desa siap lagi. “Tinggal nanti sosialisasi ke setiap desa dan kecamatan dan kami akan melakukan pendampingan,” kata Hari. (jar/han)

GRESIK – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Gresik melakukan inovasi data di desa. Salah satunya dengan menggerakkan program Desa Siap di setiap kecamatan. Tujuannya guna mempermudah pelayanan kepada masyarakat lewat keterbukaan informasi di desa masing-masing

Kepala Bidang (Kabid) Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Diskominfo Gresik, Fahry Ady Yamin mengatakan, salah satu program nawa karsa adalah Gresik Akas (amanah, kolaboratif, antisipatif dan sigap). “Programnya di setiap desa harus mempunyai informasi digital atau desa siap,” kata Fahry.

Dengan desa siap, lanjut Fahry, Bupati Gresik berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat secara cepat. “Dengan desa siap bisa memberikan layanan kepada masyarakat secara cepat dengan keterbukaan informasi dengan data melalui website desa,” kata Fahry.

-

Program itu rencananya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Informasi di desa siap digunakan untuk berbagai promosi desa seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Usaha Mikro Kecil (UMK) dan lain sebagainya.  Konsep desa siap yakni masyarakat bisa langsung mengakses informasi tanpa harus wira-wiri ke desa, semisal pengurusan KTP, mencari informasi produk UMK dan lain sebagainya.

Sementara dari Sekretaris Diskominfo Gresik, Muhammad Hari Syawaludin mengatakan, saat ini, sudah ada desa siap berada di Kecamatan Bungah dan Kedamean Kabupaten pada 2021 lalu. Ditargetkan, 2022, bisa menambah dua desa siap lagi. “Tinggal nanti sosialisasi ke setiap desa dan kecamatan dan kami akan melakukan pendampingan,” kata Hari. (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/