alexametrics
28 C
Gresik
Saturday, 12 June 2021
Desktop_AP_Top Banner

Jelang Pilkades, Dua Desa di Benjeng Gelar Musdes

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRESIK– Untuk pertama kalinya Kecamatan Benjeng menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) dengan skema musyawarah desa (Musdes). Adapun dua desa yang melaksanakan pilkades dengan tahapan musdes yaitu Desa Pundut Trate dan Desa Metatu.

Ketua BPD Desa Metatu, Istandi Tajudin mengatakan, digelarnya pilkades tersebut kantara Kepala Desa definitif meninggal dunia di awal masa jabatannya. Sehingga terjadi kekosongan jabatan kades dengan masa 3 tahunan lebih atau lebih dari setahun. Selanjutnya, BPD bermusyawarah bersama pemdes dan tokoh masyarakat membentuk panitia pilkades pergantian antar waktu Metatu agar tidak terjadi kekosongan jabatan kades. Sehingga diharapkan jalannya pemerintahan desa bisa berjalan dengan baik.

“Pembentukan panitia pilkades PAW Desa Metatu, sesuai amanat Perda Kabupaten Gresik No. 12 Tahun 2015 tentang pedoman pencalonan, pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian kepala desa. Dan juga Perbup No. 23 Tahun 2015 tentang peraturan pelaksanaan Perda No. 12 Tahun 2015,” kata dia.

Pilkades kali ini diikuti lima calon kepala desa. Mereka selanjutnya mengikuti seleksi administratif sehingga terjaring tiga kandidat cakades melalui musyawarah desa yang diinisiasi BPD. Uniknya dalam setiap tahapan yang berlangsung tampak kondusif.

Camat Benjeng, Suryo Wibowo menuturkan Pilkades kali ini termasuk Pergantian Antar Waktu (PAW) yang ditentukan melalui musdes.  “Saya harapkan siapaun yang terpilih tidak jadi masalah, karena semua adalah putra daerah. Apalagi semua sudah berikrar bersama menjaga kondusifitas selama pelaksanaan pilkades antar waktu. Baru kali pertama ini, Desa Metatu melaksanakan pilkades antar waktu,” tegas Suryo.

Sementara itu, Ketua panitia Pilkades Pergantian Antar Waktu Desa Metatu Hadi Setiawan mengungkapkan Panitia Pilkades pergantian antar waktu sudah melakukan penjaringan sampai penetapan calon pilkades PAW.  “Kami menunggu ketetapan dari Bupati Gresik terkait jadwal pelaksanaan Musdes pemilihan Kades antar waktu. Kami sudah kirim berkasnya ke Pemkab. Harapannya, pelaksanaan pilkades PAW Desa Metatu berjalan baik dan lancar sesuai kesepakatan bersama,” tuturnya.

Panitia Pilkades PAW Hadi mengatakan, kegiatan  bersifat kolektif kolegial dan berjumlah tujuh orang, jadi apapun keputusan akan dirapatkan bersama. Mulai penjaringan, pengumuman terkait pelaksanaan pilkades PAW.Para calon Kades PAW sempat membaca ikrar menjaga kondusifitas pilkades antar waktu Desa Metatu dan dilanjutkan penandatangan berita acara hasil perhitungan tambahan calon pilkades antar waktu disaksikan Ketua BPD, Pj. Kades Metatu, Ketua Panitia Pilkades antar waktu, Danramil  Benjeng dan Kanit Intel Polsek Benjeng.

Sementara itu, dalam tahapan awal administrasi ada lima bakal calon yang lolos verifikasi administrasi diantaranya Abdul Fatah, Didik Marjudin, Muhamad Lutfi Hambali Abdilah, Nurul Hadi dan Diana Eviana. Mereka selanjutnya mengikuti tahapan seleksi tambahan sehingga hanya lolos 3 orang yaitu Abdul Fatah, M. Lutfi Hambali Abdilah dan Diana Eviana.(fir/han)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRESIK– Untuk pertama kalinya Kecamatan Benjeng menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) dengan skema musyawarah desa (Musdes). Adapun dua desa yang melaksanakan pilkades dengan tahapan musdes yaitu Desa Pundut Trate dan Desa Metatu.

Ketua BPD Desa Metatu, Istandi Tajudin mengatakan, digelarnya pilkades tersebut kantara Kepala Desa definitif meninggal dunia di awal masa jabatannya. Sehingga terjadi kekosongan jabatan kades dengan masa 3 tahunan lebih atau lebih dari setahun. Selanjutnya, BPD bermusyawarah bersama pemdes dan tokoh masyarakat membentuk panitia pilkades pergantian antar waktu Metatu agar tidak terjadi kekosongan jabatan kades. Sehingga diharapkan jalannya pemerintahan desa bisa berjalan dengan baik.

“Pembentukan panitia pilkades PAW Desa Metatu, sesuai amanat Perda Kabupaten Gresik No. 12 Tahun 2015 tentang pedoman pencalonan, pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian kepala desa. Dan juga Perbup No. 23 Tahun 2015 tentang peraturan pelaksanaan Perda No. 12 Tahun 2015,” kata dia.

Mobile_AP_Half Page

Pilkades kali ini diikuti lima calon kepala desa. Mereka selanjutnya mengikuti seleksi administratif sehingga terjaring tiga kandidat cakades melalui musyawarah desa yang diinisiasi BPD. Uniknya dalam setiap tahapan yang berlangsung tampak kondusif.

Camat Benjeng, Suryo Wibowo menuturkan Pilkades kali ini termasuk Pergantian Antar Waktu (PAW) yang ditentukan melalui musdes.  “Saya harapkan siapaun yang terpilih tidak jadi masalah, karena semua adalah putra daerah. Apalagi semua sudah berikrar bersama menjaga kondusifitas selama pelaksanaan pilkades antar waktu. Baru kali pertama ini, Desa Metatu melaksanakan pilkades antar waktu,” tegas Suryo.

Sementara itu, Ketua panitia Pilkades Pergantian Antar Waktu Desa Metatu Hadi Setiawan mengungkapkan Panitia Pilkades pergantian antar waktu sudah melakukan penjaringan sampai penetapan calon pilkades PAW.  “Kami menunggu ketetapan dari Bupati Gresik terkait jadwal pelaksanaan Musdes pemilihan Kades antar waktu. Kami sudah kirim berkasnya ke Pemkab. Harapannya, pelaksanaan pilkades PAW Desa Metatu berjalan baik dan lancar sesuai kesepakatan bersama,” tuturnya.

Panitia Pilkades PAW Hadi mengatakan, kegiatan  bersifat kolektif kolegial dan berjumlah tujuh orang, jadi apapun keputusan akan dirapatkan bersama. Mulai penjaringan, pengumuman terkait pelaksanaan pilkades PAW.Para calon Kades PAW sempat membaca ikrar menjaga kondusifitas pilkades antar waktu Desa Metatu dan dilanjutkan penandatangan berita acara hasil perhitungan tambahan calon pilkades antar waktu disaksikan Ketua BPD, Pj. Kades Metatu, Ketua Panitia Pilkades antar waktu, Danramil  Benjeng dan Kanit Intel Polsek Benjeng.

Sementara itu, dalam tahapan awal administrasi ada lima bakal calon yang lolos verifikasi administrasi diantaranya Abdul Fatah, Didik Marjudin, Muhamad Lutfi Hambali Abdilah, Nurul Hadi dan Diana Eviana. Mereka selanjutnya mengikuti tahapan seleksi tambahan sehingga hanya lolos 3 orang yaitu Abdul Fatah, M. Lutfi Hambali Abdilah dan Diana Eviana.(fir/han)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

Berita Terkait

Desktop_AP_Rectangle 1

Berita HITS

Desktop_AP_Rectangle 2

Berita Terbaru