alexametrics
28 C
Gresik
Sunday, 22 May 2022

Ada 2.100 P3K dan CASN Baru, TPP ASN Dipangkas 10 Persen

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan pengurangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik. Pengurangan sebesar 10 persen dilakukukan untuk menyeimbangkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan CPNS yang masuk di tahun 2022.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman membenarkan hal tersebut. Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan CPNS yang masuk di tahun 2022 ini mencapai 2.100 orang. Anggaran yang dibutuhkan cukup besar.

Mantan Kadisperkim itu juga menyampaikan pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap ASN secara keseluruhan, seperti yang terjadi di akhir tahun kemarin terjadi perubahan dari struktural eselon 4 ke fungsional.

“Diharapkan di tahun 2022, para ASN lebih fokus dan profesional kinerjanya di OPD. Sehingga ada efektifitas dan efisiensi disana. Untuk THL yang tidak produktif dan sering ndak masuk perlu dievaluasi,” ungkap dia.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Gresik Bustami Hazim menyebut bila awalnya dalam pembahasan bersama Tim Anggaran Pemkab Gresik, Badan Anggaran (Banggar) DPRD meminta TPP ASN dipotong 25 persen lantaran pendapatan daerah di 2021 terkumpul dibawah target yang ditetapkan.

“Sementara kita harus mengalokasikan anggaran untuk pemulihan ekonomi, bantuan jaring pengaman sosial selama pandemi dan sebagainya,” kata Bustami.

Karena itu, pihaknya meminta eksekutif untuk memotong anggaran TPP ASN, baik yang Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Tenaga Harian Lepas (THL).

“Program pembangunan harus tetap jalan, belanja modal harus tetap dialokasikan sementara anggaran terbatas,” kata Bustami.

Untuk teknis pelaksanaan pemotongan TPP tersebut akan diserahkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing.

“Ada yang mengalokasikan TPP penuh, tapi hanya untuk 10 bulan, ada juga yang menganggarkan TPP sudah terpotong 10 persen untuk 12 bulan, bahkan ada wacana perampingan THL,” imbuh Bustami. (fir/rof)

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan pengurangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik. Pengurangan sebesar 10 persen dilakukukan untuk menyeimbangkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan CPNS yang masuk di tahun 2022.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman membenarkan hal tersebut. Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan CPNS yang masuk di tahun 2022 ini mencapai 2.100 orang. Anggaran yang dibutuhkan cukup besar.

Mantan Kadisperkim itu juga menyampaikan pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap ASN secara keseluruhan, seperti yang terjadi di akhir tahun kemarin terjadi perubahan dari struktural eselon 4 ke fungsional.

-

“Diharapkan di tahun 2022, para ASN lebih fokus dan profesional kinerjanya di OPD. Sehingga ada efektifitas dan efisiensi disana. Untuk THL yang tidak produktif dan sering ndak masuk perlu dievaluasi,” ungkap dia.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Gresik Bustami Hazim menyebut bila awalnya dalam pembahasan bersama Tim Anggaran Pemkab Gresik, Badan Anggaran (Banggar) DPRD meminta TPP ASN dipotong 25 persen lantaran pendapatan daerah di 2021 terkumpul dibawah target yang ditetapkan.

“Sementara kita harus mengalokasikan anggaran untuk pemulihan ekonomi, bantuan jaring pengaman sosial selama pandemi dan sebagainya,” kata Bustami.

Karena itu, pihaknya meminta eksekutif untuk memotong anggaran TPP ASN, baik yang Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Tenaga Harian Lepas (THL).

“Program pembangunan harus tetap jalan, belanja modal harus tetap dialokasikan sementara anggaran terbatas,” kata Bustami.

Untuk teknis pelaksanaan pemotongan TPP tersebut akan diserahkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing.

“Ada yang mengalokasikan TPP penuh, tapi hanya untuk 10 bulan, ada juga yang menganggarkan TPP sudah terpotong 10 persen untuk 12 bulan, bahkan ada wacana perampingan THL,” imbuh Bustami. (fir/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/