alexametrics
29 C
Gresik
Friday, 20 May 2022

Pertama Kalinya, Lulusan STAN Jadi CPNS di Pemkab Gresik

GRESIK – Sedikitnya 26 orang lulusan Politeknik Keuangan Negara – Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN-STAN) tahun 2021 menerima SK CPNS Pemerintah Kabupaten Gresik.

Penempatan lulusan STAN ini merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan di lingkungan pemerintah Kabupaten Gresik, dimana hal ini merujuk pada program Kementerian Keuangan Republik Indonesia bahwa penempatan lulusan STAN tidak hanya terbatas pada kementerian keuangan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Akhmad Washil Miftahul Rahman memberikan ucapan selamat kepada semua lulusan STAN yang berlabuh di Pemerintah Kabupaten Gresik. “Yang pertama saya ucapkan selamat kepada adik-adik STAN, setelah proses yang cukup panjang akhirnya bisa bergabung di Pemerintah Kabupaten Gresik,” ujar Washil saat menyerahkan SK CPNS PKN-STAN di ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, hari ini, Jum’at (04/03).

Dengan masuknya sumber daya manusia dari lulusan STAN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik ini, Sekda mengharapkan adanya peningkatan kualitas yang bisa diambil manfaat positifnya utamanya dalam segi pelayanan kepada masyarakat.

“Terkait dengan peran dan fungsi adik-adik STAN ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) ada dua hal, yang pertama yaitu memastikan proses kegiatan berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan dan yang berikutnya adalah memastikan kegiatan pengadministrasian berjalan sesuai dengan kaidah yang berlaku,” jelas Washil.

Dari 26 lulusan PKN-STAN dengan komposisi 14 orang D3 Akutansi, 6 orang D3 Kebendaharaan Negara, 1 orang D3 Manajemen Aset, 2 orang D3 Pajak dan 3 orang D3 PBB/Penilai yang SK CPNS-nya diserahkan hari ini, rencananya akan ditempatkan di 10 Dinas yang ada di Kabupaten Gresik, seperti diantaranya Inspektorat dan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD).

“Semoga adik-adik yang dilantik hari ini bisa memberikan warna baru dalam aktifitas kegiatan di Kabupaten Gresik, serta tak kalah penting adalah mutu administrasi bisa lebih baik dari kondisi sebelumnya,” tutup Washil. (fir/han)

GRESIK – Sedikitnya 26 orang lulusan Politeknik Keuangan Negara – Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN-STAN) tahun 2021 menerima SK CPNS Pemerintah Kabupaten Gresik.

Penempatan lulusan STAN ini merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan di lingkungan pemerintah Kabupaten Gresik, dimana hal ini merujuk pada program Kementerian Keuangan Republik Indonesia bahwa penempatan lulusan STAN tidak hanya terbatas pada kementerian keuangan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Akhmad Washil Miftahul Rahman memberikan ucapan selamat kepada semua lulusan STAN yang berlabuh di Pemerintah Kabupaten Gresik. “Yang pertama saya ucapkan selamat kepada adik-adik STAN, setelah proses yang cukup panjang akhirnya bisa bergabung di Pemerintah Kabupaten Gresik,” ujar Washil saat menyerahkan SK CPNS PKN-STAN di ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, hari ini, Jum’at (04/03).

-

Dengan masuknya sumber daya manusia dari lulusan STAN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik ini, Sekda mengharapkan adanya peningkatan kualitas yang bisa diambil manfaat positifnya utamanya dalam segi pelayanan kepada masyarakat.

“Terkait dengan peran dan fungsi adik-adik STAN ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) ada dua hal, yang pertama yaitu memastikan proses kegiatan berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan dan yang berikutnya adalah memastikan kegiatan pengadministrasian berjalan sesuai dengan kaidah yang berlaku,” jelas Washil.

Dari 26 lulusan PKN-STAN dengan komposisi 14 orang D3 Akutansi, 6 orang D3 Kebendaharaan Negara, 1 orang D3 Manajemen Aset, 2 orang D3 Pajak dan 3 orang D3 PBB/Penilai yang SK CPNS-nya diserahkan hari ini, rencananya akan ditempatkan di 10 Dinas yang ada di Kabupaten Gresik, seperti diantaranya Inspektorat dan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD).

“Semoga adik-adik yang dilantik hari ini bisa memberikan warna baru dalam aktifitas kegiatan di Kabupaten Gresik, serta tak kalah penting adalah mutu administrasi bisa lebih baik dari kondisi sebelumnya,” tutup Washil. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/