alexametrics
30C
Gresik
Monday, 12 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Dewan Desak Pemkab Buka Jalan Wahidin

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRESIK – Penutupan Jalan Wahidin Sudirohusodo akibat proyek pembangunan underpass hingga kini belum juga dibuka. Kondisi ini mendapat sorotan dari DPRD Kabupaten Gresik. Pasalnya, sesuai surat pemberitahuan seharusnya penutupan selesai pada 15 Desember lalu .

Hal ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gresik Asroin Widyana. Menurut dia, seharusnya penutupan jalan hanya terjadi sejak 5 September hingga 15 Desember 2020. Tetapi hingga Maret 2021 belum juga dibuka. “Kami minta segera dibuka. Karena ini mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.

Terkait alasan belum dibukanya jalan karena longsor, seharusnya kontraktor pelaksana diminta tanggung jawab. Sesuai ketentuan ada masa pemeliharaan proyek selama 6 bulan. “Tapi kenyataannya dibiarkan begitu saja,” terangnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gresik Gunawan Setiaji mengatakan alasan belum dibukanya kembali Jalan Wahidin karena longsor di sisi kanan dan kiri bangunan. “Iya, kami khawatir nanti membahayakan pengguna jalan yang melintas,” ungkap dia.

Terkait proses perbaikan, rencananya akan dilakukan kontraktor pemenang lelang tahap II. Saat ini, lelang sudah dilakukan. “Sebelum menggarap pembangunan tahap II, kami akan minta pemenang lelang untuk menyelesaikan persoalan longsor tersebut. Baru nanti jalan akan dibuka kembali,” imbuhnya. (rof)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRESIK – Penutupan Jalan Wahidin Sudirohusodo akibat proyek pembangunan underpass hingga kini belum juga dibuka. Kondisi ini mendapat sorotan dari DPRD Kabupaten Gresik. Pasalnya, sesuai surat pemberitahuan seharusnya penutupan selesai pada 15 Desember lalu .

Hal ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gresik Asroin Widyana. Menurut dia, seharusnya penutupan jalan hanya terjadi sejak 5 September hingga 15 Desember 2020. Tetapi hingga Maret 2021 belum juga dibuka. “Kami minta segera dibuka. Karena ini mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.

Terkait alasan belum dibukanya jalan karena longsor, seharusnya kontraktor pelaksana diminta tanggung jawab. Sesuai ketentuan ada masa pemeliharaan proyek selama 6 bulan. “Tapi kenyataannya dibiarkan begitu saja,” terangnya.

Mobile_AP_Half Page

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gresik Gunawan Setiaji mengatakan alasan belum dibukanya kembali Jalan Wahidin karena longsor di sisi kanan dan kiri bangunan. “Iya, kami khawatir nanti membahayakan pengguna jalan yang melintas,” ungkap dia.

Terkait proses perbaikan, rencananya akan dilakukan kontraktor pemenang lelang tahap II. Saat ini, lelang sudah dilakukan. “Sebelum menggarap pembangunan tahap II, kami akan minta pemenang lelang untuk menyelesaikan persoalan longsor tersebut. Baru nanti jalan akan dibuka kembali,” imbuhnya. (rof)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

Berita Terkait

Desktop_AP_Rectangle 1

Berita HITS

Desktop_AP_Rectangle 2

Berita Terbaru