25 C
Gresik
Friday, 2 June 2023

Masuk 2022, Bupati Yani Dorong OPD Harus Bekerja Cepat dan Tuntas

GRESIK-Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Gresik mengadakan kegiatan motivasi kerja dan doa bersama awal Tahun 2022. Dalam kegiatan Khotmil Qur’an, dilanjutkan hari berikutnya dengan agenda pemberian santunan kepada anak yatim dan Istighotsah dan doa bersama, serta ceramah agama oleh K.H Muchtar Jamil dan motivasi kerja oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Kepala DPUTR Gresik, Ahmad Hadi mengatakan, dalam rangka mengawali pelaksanaan tugas Tahun 2022, DPUTR dan DPKP memberikan motivasi kerja kepada seluruh pegawai dan tim petugas lapangan dan doa bersama di halaman kantor DPUTR Gresik. Tujuannya untuk membangun mindset bahwa di era teknologi informasi (medsos) dan keterbukaan informasi saat ini, semua pegawai pemerintah di DPUTR dan PKP harus bekerja lebih cepat, bekerja tuntas dan ikhlas untuk kepentingan masyarakat. “Untuk kedepan harus bekerja lebih cepat, bekerja tuntas dan ikhlas untuk kepentingan masyarakat,”katanya.

Selain itu juga, pihaknya menjelaskan, dalam meningkatkan kinerja seluruh komponen DPUTR dan PKP sebagai bagian dari mendukung program nawa karsa¬† Bupati, terutama sektor penanganan banjir kali lamong maupun perkotaan dan pembangunan infrastruktur jalan. Kemudian melaksanakan ikhtiar batin melalui khotmil quran, santunan anak yatim, istighosah dan doa bersama. “Semoga DPUTR dan PKP diberikan kelancaran, kesuksesan dan keberkahan dalam melaksanakan tugas dan fungsi dalam melayani kepentingan masyarakat,”terangnya.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengatakan, menyambut baik kegiatan yang diadakan bersama antara Dinas PUPR dan Dinas PKP Kabupaten Gresik ini. Kegiatan yang penuh keberkahan ini merupakan suatu rangkaian dalam ikhtiar bersama agar tahun 2022 ini menjadi tahun yang penuh berkah dan menjadi manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Gresik. Selain itu juga memberikan apresiasi terhadap motto yang digabungkan lewat kegiatan ini yaitu Kerja Cepat, Kerja Tuntas, dan Kerja Ikhlas Untuk Masyarakat Gresik.

“Sejatinya ada dua hal utama dalam motto tersebut yaitu akal dan rasa. Bekerja tanpa menggunakan akal dan rasa dipastikan tidak akan tuntas, tidak fokus. Di tahun 2022 kita harus fokus agar seluruh pekerjaan yang sudah kita rencanakan bisa tuntas,”ucap Gus Yani sapaan dari Bupati Gresik.

Lebih lanjut, bahwa kerja cepat sangat diperlukan disaat ini, apalagi sekarang masih dalam masa pandemi, juga sangat perlu dalam akselerasi diperlukan agar tidak tertinggal dari waktu yang terus berjalan.

“Muncul pertanyaan, kenapa kita harus kerja cepat? Jawabannya adalah karena hari ini kita dihadapkan pada tantangan yang cukup besar seperti Covid-19 hingga kemajuan teknologi yang pesat. Semuanya harus berjalan dengan cepat yang lambat pasti akan tertinggal,”ujarnya.

Sementara itu perlu adanya kerja tuntas, yang mana ini merupakan suatu budaya kerja yang harus dibiasakan. Kerja tuntas berarti fokus untuk menyelesaikan pekerjaan dengan memanfaatkan waktu yang ada dengan semaksimal mungkin. Dan yang terakhir adalah kerja ikhlas yang bermakna bahwa harus bekerja dengan hati, untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Gresik. Selain itu dalam era teknologi informasi seperti saat ini, media sosial tidak boleh dijadikan lawan. Sebaliknya, media sosial harus dijadikan partner dalam keseharian di pekerjaan. “Media sosial jangan dianggap lawan. Jadikan media sosial menjadi mitra yang kerap kali mengingatkan kita. Jangan memakai kacamata yang negatif saat di media sosial ada masyarakat yang menyampaikan aspirasi mereka yang harus kita lakukan tentunya adalah bersikap responsif,”tegasnya.

Lanjut Gus Yani, juga mengingatkan kepada seluruh unit agar tidak kendor dalam menjalankan protokol kesehatan, terlebih saat ini ada varian Omicron Covid-19 yang baru – baru ini di konfirmasi terdeteksi di Surabaya. “Dipakai maskernya, kalau sekitar kita tidak ada yang memakai masker dan kita tidak berani menegur, setidaknya dari kita sendiri yang memakai masker dan terus menjaga protokol kesehatan,”ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gresik, Ahmad Hadi dan Kepala Dinas PKP Kabupaten Gresik Ida Lailatussa’adiyah. (jar/han)

GRESIK-Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Gresik mengadakan kegiatan motivasi kerja dan doa bersama awal Tahun 2022. Dalam kegiatan Khotmil Qur’an, dilanjutkan hari berikutnya dengan agenda pemberian santunan kepada anak yatim dan Istighotsah dan doa bersama, serta ceramah agama oleh K.H Muchtar Jamil dan motivasi kerja oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Kepala DPUTR Gresik, Ahmad Hadi mengatakan, dalam rangka mengawali pelaksanaan tugas Tahun 2022, DPUTR dan DPKP memberikan motivasi kerja kepada seluruh pegawai dan tim petugas lapangan dan doa bersama di halaman kantor DPUTR Gresik. Tujuannya untuk membangun mindset bahwa di era teknologi informasi (medsos) dan keterbukaan informasi saat ini, semua pegawai pemerintah di DPUTR dan PKP harus bekerja lebih cepat, bekerja tuntas dan ikhlas untuk kepentingan masyarakat. “Untuk kedepan harus bekerja lebih cepat, bekerja tuntas dan ikhlas untuk kepentingan masyarakat,”katanya.

Selain itu juga, pihaknya menjelaskan, dalam meningkatkan kinerja seluruh komponen DPUTR dan PKP sebagai bagian dari mendukung program nawa karsa¬† Bupati, terutama sektor penanganan banjir kali lamong maupun perkotaan dan pembangunan infrastruktur jalan. Kemudian melaksanakan ikhtiar batin melalui khotmil quran, santunan anak yatim, istighosah dan doa bersama. “Semoga DPUTR dan PKP diberikan kelancaran, kesuksesan dan keberkahan dalam melaksanakan tugas dan fungsi dalam melayani kepentingan masyarakat,”terangnya.

-

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengatakan, menyambut baik kegiatan yang diadakan bersama antara Dinas PUPR dan Dinas PKP Kabupaten Gresik ini. Kegiatan yang penuh keberkahan ini merupakan suatu rangkaian dalam ikhtiar bersama agar tahun 2022 ini menjadi tahun yang penuh berkah dan menjadi manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Gresik. Selain itu juga memberikan apresiasi terhadap motto yang digabungkan lewat kegiatan ini yaitu Kerja Cepat, Kerja Tuntas, dan Kerja Ikhlas Untuk Masyarakat Gresik.

“Sejatinya ada dua hal utama dalam motto tersebut yaitu akal dan rasa. Bekerja tanpa menggunakan akal dan rasa dipastikan tidak akan tuntas, tidak fokus. Di tahun 2022 kita harus fokus agar seluruh pekerjaan yang sudah kita rencanakan bisa tuntas,”ucap Gus Yani sapaan dari Bupati Gresik.

Lebih lanjut, bahwa kerja cepat sangat diperlukan disaat ini, apalagi sekarang masih dalam masa pandemi, juga sangat perlu dalam akselerasi diperlukan agar tidak tertinggal dari waktu yang terus berjalan.

“Muncul pertanyaan, kenapa kita harus kerja cepat? Jawabannya adalah karena hari ini kita dihadapkan pada tantangan yang cukup besar seperti Covid-19 hingga kemajuan teknologi yang pesat. Semuanya harus berjalan dengan cepat yang lambat pasti akan tertinggal,”ujarnya.

Sementara itu perlu adanya kerja tuntas, yang mana ini merupakan suatu budaya kerja yang harus dibiasakan. Kerja tuntas berarti fokus untuk menyelesaikan pekerjaan dengan memanfaatkan waktu yang ada dengan semaksimal mungkin. Dan yang terakhir adalah kerja ikhlas yang bermakna bahwa harus bekerja dengan hati, untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Gresik. Selain itu dalam era teknologi informasi seperti saat ini, media sosial tidak boleh dijadikan lawan. Sebaliknya, media sosial harus dijadikan partner dalam keseharian di pekerjaan. “Media sosial jangan dianggap lawan. Jadikan media sosial menjadi mitra yang kerap kali mengingatkan kita. Jangan memakai kacamata yang negatif saat di media sosial ada masyarakat yang menyampaikan aspirasi mereka yang harus kita lakukan tentunya adalah bersikap responsif,”tegasnya.

Lanjut Gus Yani, juga mengingatkan kepada seluruh unit agar tidak kendor dalam menjalankan protokol kesehatan, terlebih saat ini ada varian Omicron Covid-19 yang baru – baru ini di konfirmasi terdeteksi di Surabaya. “Dipakai maskernya, kalau sekitar kita tidak ada yang memakai masker dan kita tidak berani menegur, setidaknya dari kita sendiri yang memakai masker dan terus menjaga protokol kesehatan,”ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gresik, Ahmad Hadi dan Kepala Dinas PKP Kabupaten Gresik Ida Lailatussa’adiyah. (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru